Solsel, Javanusa—Pemerintah Kabupaten Solok Selatan memperkuat komitmen memajukan pendidikan melalui program Seragam Gratis bagi murid baru tingkat SMA.
Pada 2025, Pemkab menyiapkan 5.846 stel seragam dengan total anggaran Rp 1,136 miliar, yang akan didistribusikan ke seluruh sekolah SLTA se-Kabupaten Solok Selatan.
Khusus di Kecamatan Sangir, penyaluran seragam berlangsung Rabu (10/12/2025) di SMA Negeri 6 Solok Selatan, dengan total 914 stel seragam yang dibagikan kepada murid baru dari 5 sekolah di wilayah tersebut. Program ini menunjukkan perhatian Pemkab terhadap pemerataan fasilitas pendidikan di seluruh kecamatan.
Dalam sambutannya, Wakil Bupati Solok Selatan H. Yulian Efi menekankan seragam gratis bukan sekadar perlengkapan sekolah, tetapi juga bentuk kepedulian pemerintah terhadap masa depan generasi muda.
“Semoga seragam ini menjadi penyemangat bagi anak-anak kita untuk terus belajar, menggapai cita-cita, dan menjadi generasi yang membanggakan bagi Kabupaten Solok Selatan,” ujarnya.
Selain seragam gratis, Pemkab juga menganggarkan program pendidikan gratis hingga tingkat SMA, yang akan direalisasikan mulai 2026 melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Sumatera Barat.
Wabup Yulian menegaskan, “Kami ingin memastikan tidak ada lagi anak Solok Selatan yang putus sekolah hanya karena alasan biaya.”
Pada kesempatan yang sama, Pemkab menyerahkan bantuan beasiswa untuk siswa berprestasi dan kurang mampu tingkat SMA senilai Rp200 juta bagi 200 penerima manfaat.
Untuk mahasiswa tingkat perguruan tinggi, disalurkan beasiswa Rp 570 juta kepada 285 mahasiswa asal Solok Selatan yang menempuh pendidikan di berbagai kampus.
Program terpadu ini menunjukkan langkah nyata Pemkab Solok Selatan dalam mendorong akses pendidikan merata dan meningkatkan kualitas sumber daya manusia di daerah. (*/red)






