Bupati Eka Putra Minta Wali Nagari Serahkan Data Valid untuk Pembangunan Huntara

Penulis -

Jumat, 12 Desember 2025 - 07:53 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam rapat persiapan pembangunan Huntara di posko utama bantuan Batu Taba, Kamis (11/12/2025) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam rapat persiapan pembangunan Huntara di posko utama bantuan Batu Taba, Kamis (11/12/2025) malam. (Foto: Prokopim Tanah Datar)

Tanah Datar, Javanusa—Upaya percepatan pemindahan warga terdampak banjir bandang dan longsor di Tanah Datar memasuki tahap krusial.

Pemerintah daerah menegaskan bahwa pembangunan Hunian Sementara (Huntara) menjadi langkah utama setelah warga lebih dari sepekan bertahan di pengungsian.

Ketelitian dalam pendataan kembali menjadi kunci agar tidak ada korban yang tercecer dari daftar penerima fasilitas tersebut.

Penekanan itu disampaikan Bupati Tanah Datar Eka Putra dalam rapat persiapan pembangunan Huntara di posko utama bantuan Batu Taba, Kamis (11/12/2025) malam.

Rapat tersebut dihadiri Wakil Bupati Ahmad Fadly, Dandim 0307/TD, Sekda, Asisten Ekobang, Asisten Administrasi Umum, Kasdim 0307/TD, Kalaksa BPBD, Kadis Kominfo, para camat di wilayah terdampak, serta Wali Nagari terkait.

Dalam arahannya, Bupati Eka meminta seluruh Wali Nagari menyerahkan data warga terdampak secara lengkap dan akurat. Ia menegaskan tidak boleh ada satu pun warga yang luput dari pendataan.

“Tujuan rapat kita malam ini jelas: memindahkan para korban ke Huntara. Ini perintah langsung dari Presiden. Proses ini dipermudah karena Huntara akan dibangun pemerintah pusat, berbeda dengan bencana tahun lalu yang harus kita tangani sendiri. Karena itu saya minta data yang valid, jangan sampai ada satu orang pun yang tertinggal. Data ini wajib selesai besok siang,” tegasnya.

Bupati menjelaskan, warga diperkirakan akan menempati Huntara selama sekitar satu tahun. Setelah itu, pemerintah memasuki tahap rehabilitasi dan rekonstruksi, termasuk pendataan ulang penerima Hunian Tetap (Huntap), baik secara relokasi terpadu maupun mandiri oleh pemerintah.

“Saya minta para Wali Nagari yang dipilih langsung masyarakat agar serius menangani ini. Semua kerusakan akibat bencana harus dilaporkan secara tertulis, karena akan kita ajukan untuk pembangunan ke pusat, termasuk fasilitas umum dan lahan pertanian,” katanya.

Baca Juga :  Pilwakoci dan Duta Anak 2025, Pemko Padang Dorong Anak Jadi Pemimpin Sejak Dini

Ia juga menekankan perlunya penandatanganan surat pernyataan bermaterai bagi warga yang menolak relokasi, agar tidak muncul persoalan di kemudian hari.

Menurut Bupati, setelah Huntara selesai, pos pengungsian akan ditutup sehingga seluruh warga harus kembali pada mekanisme penempatan yang ditentukan.

“Saat ini masyarakat membutuhkan kita. Jangan lelah, jangan menyerah, dan jangan terpengaruh omongan yang tidak produktif. Bekerjalah dengan ikhlas untuk masyarakat. InsyaAllah menjadi amal ibadah,” ujarnya.

Dandim 0307/TD Letkol Inf. Agus Priyo Pujo Sumedi menambahkan agar Wali Nagari memastikan informasi kepada warga tersampaikan dengan jelas, terutama bagi mereka yang tinggal di zona merah.

“Sampaikan kepada masyarakat bahwa tujuan kita menyelamatkan mereka. Yakinkan warga yang tinggal di zona merah untuk direlokasi. Pastikan lahan Huntara maupun Huntap benar-benar aman,” pesannya.

Wakil Bupati Ahmad Fadly turut mengingatkan seluruh unsur pemerintah nagari dan kecamatan untuk bekerja tuntas dan penuh tanggung jawab.

“Masyarakat pasti bertanya bagaimana nasibnya setelah ini. Huntara adalah langkah awal. Selanjutnya kita akan data ulang untuk Huntap. Sampaikan kepada warga bahwa bantuan awal seperti alat masak dan tempat tidur akan diberikan setelah Huntara selesai. Selama di Huntara, listrik dan air juga ditanggung pemerintah,” jelasnya.

Ia menutup dengan ajakan agar seluruh pihak bekerja secara tulus demi mempercepat pemulihan masyarakat terdampak bencana. “Mari kita bekerja ikhlas demi membantu masyarakat,” ujarnya. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru