Status Tanggap Darurat Provinsi Sumbar Berakhir, Pemprov Masuki Tahap Pemulihan Pascabencana

Penulis -

Selasa, 23 Desember 2025 - 18:26 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemprov Sumbar secara resmi mengakhiri status tanggap darurat tingkat provinsi dan mulai beralih ke tahap pemulihan pascabencana. (Foto: ADPSB)

Pemprov Sumbar secara resmi mengakhiri status tanggap darurat tingkat provinsi dan mulai beralih ke tahap pemulihan pascabencana. (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Status tanggap darurat Provinsi Sumbar resmi berakhir. Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sumbar mulai memasuki tahap pemulihan pascabencana hidrometeorologi di sejumlah daerah terdampak.

Pemerintah daerah kini memprioritaskan percepatan pendataan kerusakan dan kerugian. Langkah ini menjadi dasar pemulihan layanan dasar masyarakat sebelum masuk tahap rehabilitasi dan rekonstruksi.

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah menegaskan fokus utama pemerintah berada pada kebutuhan mendesak warga terdampak. Pemprov memastikan layanan publik kembali berjalan secara bertahap dan terukur.

Pemulihan pascabencana mencakup penyediaan air bersih, sanitasi, layanan kesehatan, pendidikan, dan hunian sementara. Pemerintah menargetkan layanan dasar tersebut segera pulih di wilayah terdampak.

“Kita targetkan pendataan kerusakan dan kerugian tuntas paling lambat 28 Desember 2025,” kata Mahyeldi saat memimpin Focus Group Discussion (FGD) bersama Wakil Gubernur Sumbar Vasko Ruseimy. FGD digelar di Posko Tanggap Darurat Bencana Sumbar, Aula Kantor Gubernur, Senin malam (22/12/2025).

Forum ini dihadiri Forkopimda Provinsi serta Sekretaris Utama BNPB Rustian. Bupati dan wali kota daerah terdampak mengikuti kegiatan secara daring.

FGD menjadi ruang evaluasi menyeluruh penanganan bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat. Pemerintah pusat dan daerah menyelaraskan langkah menuju fase pemulihan pascabencana.

Meski status tanggap darurat Provinsi Sumbar telah berakhir, pemerintah menegaskan keselamatan masyarakat tetap menjadi prioritas utama. Pemprov juga memperkuat program trauma healing dan pendampingan psikososial.

Selain itu, pemerintah mempercepat validasi dan verifikasi data Jitupasna. Data tersebut akan menjadi dasar penyusunan Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P).

BNPB Ingatkan Pentingnya Data Akurat

Sekretaris Utama BNPB Rustian menekankan penyusunan R3P tidak bisa dilakukan tanpa data yang valid. Ia menilai ketepatan perencanaan menentukan kecepatan pemulihan wilayah terdampak.

“Tanpa data yang kuat, perencanaan tidak akan tepat sasaran,” ujar Rustian. BNPB memastikan pendampingan teknis terus berjalan selama proses pemulihan.

Baca Juga :  Tinjau UPTD SPP Pasia Nan Tigo, Fadly Amran Soroti Fasilitas Pengolahan Perikanan yang Belum Optimal
Apresiasi Relawan dan Perkembangan Korban

Gubernur Mahyeldi mengapresiasi relawan, perantau, dan lembaga kemanusiaan yang terlibat dalam penanganan bencana. Ia menyebut semangat gotong royong menjadi kekuatan utama Sumbar.

“Relawan hadir dengan pengorbanan luar biasa,” kata Mahyeldi. Banyak di antaranya meninggalkan keluarga dan pekerjaan demi membantu sesama.

Sementara itu, Wakapolda Sumbar Brigjen Pol Solihin menyampaikan proses identifikasi korban masih berlangsung. Hingga kini, 28 jenazah belum teridentifikasi dan menjalani pengujian lanjutan di Jakarta.

Dari 16 kabupaten dan kota terdampak, tiga daerah masih memperpanjang status tanggap darurat. Daerah tersebut yakni Kabupaten Agam, Pasaman Barat, dan Tanah Datar.

Berdasarkan dashboard satu data bencana Pemprov Sumbar, korban meninggal mencapai 260 orang. Korban hilang tercatat 72 orang dan luka-luka 382 orang.

Total masyarakat terdampak bencana hidrometeorologi di Sumatera Barat mencapai 296.307 jiwa. Pemerintah memastikan seluruh data terus diperbarui secara berkala. (*/adpsb)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru