Dharmasraya, Javanusa—Jalan Simpang Blok E Tiumang akhirnya kembali beraspal hitam setelah lebih dari 20 tahun belum tersentuh perbaikan berarti.
Ruas jalan sepanjang 722 meter itu kini hampir rampung dan siap menunjang aktivitas ekonomi warga, Rabu (25/12/2025).
Perbaikan jalan tersebut mengakhiri penantian panjang masyarakat Kecamatan Tiumang yang selama ini menghadapi kondisi jalan rusak dan tergenang air.
Saat musim hujan, lubang dan genangan kerap menghambat mobilitas warga serta distribusi usaha kecil di kawasan tersebut.
Jalan Rusak Hambat Aktivitas Ekonomi Warga
Warga setempat, Prasetyo Sumbariauko (61), menyebut kondisi jalan rusak selama bertahun-tahun berdampak langsung terhadap usaha yang dijalaninya. Toko fotokopi dan alat tulis miliknya kerap sepi saat hujan karena akses keluar masuk kawasan menjadi sulit.
“Sekarang jalannya sudah hitam dan nyaman dilalui. Ini benar-benar membantu usaha kami,” ujar Prasetyo.
Ia menyebut perbaikan Jalan Simpang Blok E Tiumang sebagai harapan lama masyarakat yang akhirnya terwujud.
Terealisasi Era Annisa-Leli
Menurut Prasetyo, perbaikan jalan tersebut terealisasi pada masa kepemimpinan Bupati Dharmasraya Annisa Suci Ramadhani bersama Wakil Bupati Leli Arni.
Atas nama warga, ia menyampaikan terima kasih karena pembangunan infrastruktur kali ini dirasakan langsung manfaatnya.
Perbaikan Jalan Simpang Blok E merupakan bagian dari Paket Rehabilitasi Jalan Paket 2 yang dikerjakan Pemerintah Kabupaten Dharmasraya. Paket ini ditargetkan rampung sepenuhnya hingga akhir Desember 2025.
Satu Paket dengan Empat Ruas Jalan Strategis
Selain Jalan Simpang Blok E Tiumang, Paket Rehabilitasi Jalan Paket 2 juga mencakup beberapa ruas strategis lainnya.
Di antaranya Jalan Ampalu–Koto Salak, Simpang Pulai Panyubarangan, Sungai Duo–Microwave, dan Lawai–Gunung Medan.
Seluruh ruas tersebut ditargetkan selesai pada 31 Desember 2025 guna mendukung konektivitas antarwilayah. Pemerintah daerah menilai peningkatan akses jalan menjadi kunci penguatan ekonomi lokal.
Komitmen Tingkatkan Kemantapan Jalan
Pada November lalu, Bupati Annisa Suci Ramadhani meninjau langsung Jalan Simpang Blok E bersama anggota DPRD Dharmasraya. Beberapa legislator yang hadir antara lain Bayu Irawan, Poniman, dan Rosandi Sanjaya Putra.
Pemerintah Kabupaten Dharmasraya menargetkan tingkat kemantapan jalan meningkat minimal 10 persen setiap tahun. Target ini menjadi bagian dari komitmen pemerataan pembangunan infrastruktur daerah.
Untuk mencapainya, Bupati Annisa secara aktif menjemput peluang pendanaan ke Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan pemerintah pusat.
Langkah ini agar pembangunan jalan tidak hanya bergantung pada APBD, melainkan didukung pembiayaan lintas pemerintahan. (*/red)






