Pasokan BBM Sumbar Aman, Wamen ESDM Pastikan Distribusi Terkendali

Penulis -

Kamis, 25 Desember 2025 - 14:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri ESDM Yuliot memastikan pasokan BBM Sumatra Barat dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Nataru. (Foto: Kementerian ESDM)

Wakil Menteri ESDM Yuliot memastikan pasokan BBM Sumatra Barat dalam kondisi aman dan terkendali menjelang Nataru. (Foto: Kementerian ESDM)

Padang, Javanusa—Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Yuliot memastikan pasokan BBM Sumatra Barat dalam kondisi aman dan terkendali saat Natal dan Tahun Baru (Nataru).

Kepastian itu ia sampaikan setelah melakukan pemantauan langsung lintas daerah dari Sumatra Utara hingga Sumatra Barat.

Perjalanan darat panjang ditempuh Yuliot melalui Padang Sidempuan, Batang Toru, dan Panyabungan sebelum tiba di Kota Padang. Kunjungan ini untuk memastikan ketersediaan BBM, LPG, dan listrik tetap terjaga selama periode libur akhir tahun.

Yuliot menyampaikan hasil pengecekan lapangan menunjukkan distribusi BBM di Sumatra Barat berjalan relatif normal. Ia menegaskan antrean di SPBU sudah jauh berkurang dibanding hari-hari sebelumnya.

“Saya pagi tadi dari Pasaman Barat, Pasaman, Agam, lalu melintas di Padang Pariaman dan sore hari tiba di Padang. Dari pengecekan SPBU, alhamdulillah antrean sudah tidak signifikan,” ujar Yuliot di PT PLN Unit Induk Distribusi (UID) Sumatra Barat, Rabu (24/12).

Kendala Distribusi di Jalur Sitinjau Lauik

Meski pasokan BBM Sumatra Barat dinilai aman, Yuliot mengakui masih ada kendala distribusi di jalur Sitinjau Lauik. Kemacetan panjang di kawasan tersebut menyebabkan keterlambatan pengiriman hingga 6–8 jam.

Akibatnya, beberapa daerah seperti Bukittinggi, Batusangkar, Payakumbuh, dan Kabupaten Agam sempat mengalami antrean panjang. Pemerintah terus berupaya mengurai hambatan logistik agar distribusi kembali lancar.

Untuk mengantisipasi lonjakan kebutuhan, cadangan BBM di Sumatra Barat telah ditingkatkan secara signifikan. Rata-rata stok BBM yang semula cukup untuk 9 hari kini diperpanjang menjadi 13 hari.

“Bahkan untuk jenis tertentu seperti Pertamax Turbo, cadangannya mencapai 35 hari,” kata Yuliot. Ia juga meminta PT Pertamina memperkuat koordinasi dengan kepala daerah dan Polri guna mengawal distribusi LPG dan BBM.

Baca Juga :  Datang Malam Hari, Menteri Dody Cek Penanganan Pascabanjir Bandang di Solok
Suplai Silang Antarwilayah

Yuliot menjelaskan pemenuhan energi dilakukan melalui skema suplai silang antarwilayah. Integrated Terminal (IT) Teluk Kabung di Sumatra Barat turut menyuplai kebutuhan energi ke wilayah Sumatra Utara.

“IT Teluk Kabung melayani kebutuhan Sibolga dan Tapanuli, sementara sebagian wilayah Sumatra Barat disuplai dari IT Dumai,” ujarnya. Skema ini dinilai efektif mempercepat distribusi energi nasional.

Kondisi Kelistrikan Sumatra Barat Normal

Dari laporan per 23 Desember, kondisi kelistrikan Sumatra Barat secara umum berada dalam status normal. Namun, hujan intensitas tinggi menyebabkan longsor di Kecamatan Palembayan yang sempat mengganggu jaringan listrik.

Dari total 274.564 pelanggan terdampak, sebanyak 274.419 pelanggan telah kembali menikmati listrik. Saat ini masih terdapat dua gardu dari total 2.361 gardu yang dalam proses pemulihan.

PLN Siapkan Genset untuk Warga Terdampak

PT PLN (Persero) telah menyiapkan solusi sementara bagi warga yang listriknya belum pulih. Sebanyak 145 pelanggan diberikan bantuan genset dan lampu darurat.

Langkah ini dilakukan agar masyarakat tetap dapat beraktivitas normal di tengah perayaan Natal dan Tahun Baru. Pemerintah memastikan pemulihan jaringan listrik terus dipercepat. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru