Padang, Javanusa—Libur Natal dan Tahun Baru (Nataru) 2025 mendorong kunjungan wisatawan libur Nataru Padang ke sejumlah destinasi unggulan.
Pantai Padang dan Daya Tarik Wisata (DTW) Gunung Padang menjadi lokasi dengan peningkatan kunjungan paling terlihat.
Dinas Pariwisata Kota Padang mencatat lonjakan terjadi meski tidak setinggi libur Nataru pada tahun-tahun sebelumnya. Aktivitas wisata masih terpantau terkendali dan relatif aman.
Kepala Bidang Destinasi dan Daya Tarik Wisata Dinas Pariwisata Kota Padang, Diko Riva Utama, menyebut Pantai Padang menjadi destinasi favorit wisatawan selama libur Nataru.
“Kalau untuk peningkatan wisatawan di libur Nataru ini pastinya ada, namun tidak seperti libur Nataru tahun-tahun sebelumnya,” ujar Diko, Sabtu (27/12/2025).
Ia menjelaskan, lonjakan pengunjung ke Pantai Padang terjadi pada waktu tertentu. Wisatawan umumnya memadati kawasan pantai pada pagi dan sore hari untuk menikmati suasana laut Samudera Hindia.
“Pengunjung mendatangi pantai pada pagi dan sore,” katanya.
Selain Pantai Padang, DTW Gunung Padang juga mencatat peningkatan kunjungan selama libur Nataru. Namun, jumlah pengunjung dinilai belum terlalu signifikan.
Menurut Diko, wisatawan biasanya memilih mendaki Gunung Padang pada pagi hari. Faktor cuaca dan kondisi fisik pengunjung menjadi pertimbangan utama.
“Kedatangan wisatawan tidak cukup signifikan, biasanya pengunjung menaiki Gunung Padang saat pagi hari,” jelasnya.
Pasir Jambak dan Pantai Air Manis Alami Penurunan
Berbeda dengan dua destinasi tersebut, Pasir Jambak dan Pantai Air Manis justru mengalami penurunan kunjungan. Kondisi ini dipengaruhi dampak bencana banjir yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.
“Kondisi di dua destinasi itu jauh menurun, terutama pascabencana banjir,” ungkap Diko.
Pemerintah Kota Padang terus melakukan pemulihan dan pembenahan destinasi wisata. Langkah ini diharapkan dapat memulihkan minat wisatawan sekaligus menjaga keberlanjutan sektor pariwisata daerah. (*/red)






