Padang, Javanusa—Kebakaran hebat melanda kawasan padat penduduk di Simpang Pasar Bandar Buat No. 30, Kecamatan Lubuk Kilangan, Kota Padang, Sabtu malam (27/12/2025).
Api menghanguskan satu unit rumah hunian dan tiga petak toko dengan total kerugian ditaksir mencapai Rp2,5 miliar.
Peristiwa tersebut memicu kepanikan warga sekitar. Kobaran api membesar dengan cepat karena lokasi berada di tepi jalan utama dan berdekatan dengan bangunan lain.
Kepala Bidang Operasi dan Sarana Prasarana Dinas Pemadam Kebakaran Kota Padang, Rinaldi mengatakan api membakar area seluas sekitar 1.000 meter persegi.
“Objek yang terbakar meliputi satu rumah hunian dan tiga petak toko milik warga,” kata Rinaldi, Sabtu malam.
Saksi mata, Mairawati (48), menyebut api pertama kali terlihat dari arah bangunan pertokoan. Asap hitam tebal muncul sebelum api membesar.
Warga yang melihat kejadian tersebut langsung menghubungi Dinas Damkar Kota Padang. Respons cepat petugas membantu mencegah api meluas ke bangunan lain.
Bangunan yang terbakar diketahui milik Syafar Diman (49), yang juga menghuni rumah tersebut bersama tiga anggota keluarganya. Selain itu, dua toko lain ikut terdampak.
Toko elektronik milik Novi Endri (50) dan gerai Bolu Kukus Malin Kundang milik Alvi (50) mengalami rusak berat. Seluruh bangunan tidak dapat diselamatkan.
Sebanyak 90 personel gabungan dikerahkan untuk menangani kebakaran. Terdiri dari tujuh unit mobil Damkar Padang dan tiga unit armada Damkar PT Semen Padang.
Petugas juga mendapat dukungan dari TNI, Polri, Satpol PP, PMI, serta PLN. Kolaborasi ini mempercepat proses pemadaman dan pengamanan lokasi.
“Kami berhasil mengisolasi api sehingga tidak merambat ke tiga rumah dan lima toko di sekitarnya,” ujar Rinaldi.
Aset Rp10 Miliar Berhasil Diselamatkan
Rinaldi menyebut, petugas menyelamatkan aset senilai sekitar Rp10 miliar. Area yang berpotensi terdampak mencapai 1.500 meter persegi.
Operasi pemadaman dan pendinginan dinyatakan selesai pada pukul 21.05 WIB. Situasi di lokasi kini sudah sepenuhnya terkendali.
Dalam insiden ini, tidak ada korban jiwa maupun luka-luka. Satu kepala keluarga dengan empat jiwa terdampak, namun tidak ada warga yang mengungsi.
Penyebab pasti kebakaran masih dalam penyelidikan pihak kepolisian. Ia mengimbau warga tetap waspada terhadap potensi kebakaran, terutama di kawasan padat hunian. (*/red)






