Padang Pariaman, Javanusa— Pembangunan Jembatan Rajang Sipinang di Korong Sipisang–Sipinang, Nagari Anduriang, Kecamatan 2×11 Kayu Tanam, dipastikan mulai dikerjakan pada Januari–Februari 2026.
Kepastian ini disampaikan langsung Bupati Padang Pariaman, John Kenedy Azis, saat meninjau lokasi jembatan, Rabu (31/12/2025).
Jembatan Rajang Sipinang menjadi akses vital masyarakat setempat yang sempat terputus akibat kerusakan parah. Pemerintah daerah menargetkan pembangunan rampung tepat waktu agar mobilitas warga kembali normal.
Bupati John Kenedy Azis menjelaskan, sekitar 20 hari sebelumnya Pemkab Padang Pariaman telah melakukan peninjauan awal.
Hasilnya, jembatan dinilai tidak lagi layak dan menghambat aktivitas harian masyarakat.
“Kondisi jembatan putus dan tidak bisa dilalui. Ini berdampak langsung pada aktivitas warga, sehingga perlu percepatan pembangunan,” ujar John Kenedy Azis.
Pemerintah daerah pun langsung menyiapkan langkah administratif dan teknis agar proyek dapat segera direalisasikan pada awal 2026.
Pembangunan Jembatan Rajang Sipinang akan dibiayai melalui dana bantuan dari Pemprov Sumbar. Selain itu, dukungan anggaran juga berasal dari sejumlah pemerintah daerah lain di Indonesia.
Dana bantuan tersebut telah masuk ke rekening Bantuan Keuangan Khusus (BKK). Pemerintah memastikan penggunaannya sesuai peruntukan untuk pembangunan kembali jembatan.
Akses Vital Bagi Ekonomi Warga
Didampingi Sekda, camat, dan wali nagari, Bupati menegaskan peran strategis jembatan bagi masyarakat Korong Sipisang–Sipinang.
Jembatan ini menjadi akses utama bagi sekitar 20 kepala keluarga yang bermukim di kawasan tersebut.
Selain itu, jalur ini menunjang aktivitas ekonomi warga menuju kebun durian, lahan pertanian, serta kebun sayur-mayur.
Keberadaan jembatan dinilai sangat menentukan kelancaran distribusi hasil pertanian.
Harapan Rampung Tepat Waktu
Bupati berharap dukungan dan doa masyarakat agar proses pembangunan berjalan lancar.
Pemerintah menargetkan jembatan dapat segera difungsikan setelah pembangunan selesai.
“Dengan jembatan ini kembali berfungsi, mobilitas warga akan pulih dan ekonomi masyarakat bisa bergerak lebih baik,” kata John Kenedy Azis. (*/red)






