Presiden Prabowo Beri Hormat kepada Mentan Amran dan Petani: Swasembada Pangan Tercepat dalam Sejarah Indonesia

Penulis -

Kamis, 8 Januari 2026 - 10:04 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Presiden RI Prabowo Subianto memberi hormat kepada Mentan Andi Amran Sulaiman dan seluruh petani Indonesia saat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026). (Foto: Kementan)

Presiden RI Prabowo Subianto memberi hormat kepada Mentan Andi Amran Sulaiman dan seluruh petani Indonesia saat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026). (Foto: Kementan)

Karawang, Javanusa—Presiden RI Prabowo Subianto memberi apresiasi dan penghormatan setinggi-tingginya kepada Menteri Pertanian (Mentan) Andi Amran Sulaiman dan seluruh petani Indonesia.

Apresiasi ini diberikan atas keberhasilan mencetak swasembada pangan tercepat dalam sejarah bangsa. Dalam waktu hanya satu tahun, Indonesia berhasil berdiri di atas kaki sendiri dan lepas dari ketergantungan impor pangan.

“Saudara-saudara sekalian, izinkan saya hormat kepada seluruh dari kalian yang telah berjuang mengabdi sehingga kita swasembada pangan,” kata Presiden Prabowo saat Panen Raya dan Pengumuman Swasembada Pangan di Karawang, Rabu (7/1/2026).

Ia menekankan pencapaian ini lebih cepat dari target awal empat tahun. “Satu tahun kita sudah berdiri di atas kaki sendiri, satu tahun kita tidak tergantung bangsa lain,” tegasnya.

Presiden juga memuji kinerja Mentan Amran. “Beliau pengusaha sukses, menjadi menteri adalah pengorbanan. Dia tidur 3–4 jam sehari demi kemajuan pertanian Indonesia,” ujarnya.

Presiden Prabowo mengenang pengalaman selama menjadi TNI. Ia menyebut peran petani dalam mendukung tentara dan kemerdekaan Indonesia.

“Ketika kita menyatakan kemerdekaan 17 Agustus 1945, tidak ada anggaran, tetapi petani memberi makan tentara. Kita tidak merdeka tanpa jasa mereka,” ungkapnya.

Swasembada Pangan

Di hadapan ribuan petani dan pejabat pemerintah, Presiden secara resmi mengumumkan keberhasilan Indonesia mencapai swasembada pangan.

“Dengan mengucap bismillahirrahmanirrahim, hari ini Indonesia kembali menjadi bangsa yang swasembada pangan,” kata Presiden Prabowo.

Badan Pusat Statistik (BPS) melalui Kerangka Sampel Area (KSA) November 2025 memprediksi produksi beras nasional mencapai 34,71 juta ton, melebihi konsumsi domestik.

Laporan USDA juga menempatkan Indonesia sebagai produsen beras terbesar di ASEAN, melampaui Thailand dan Vietnam.

Strategi Pemerintah dan Dukungan Kepada Petani

Keberhasilan ini berkat keberanian mengambil keputusan besar dan keberpihakan nyata kepada petani.
Beberapa kebijakan yang dijalankan:

    • Penyederhanaan regulasi pupuk
    • Penurunan harga pupuk bersubsidi hingga 20 persen
    • Modernisasi alat mesin pertanian
    • Rehabilitasi dan pembangunan irigasi
    • Penyerapan gabah langsung oleh BULOG Rp6.500/kg
Baca Juga :  Pj Wako Padang Panjang Terima Penghargaan Baznas Award

Presiden menegaskan swasembada pangan bukan akhir, melainkan awal untuk sektor pertanian yang lebih maju. Target berikutnya mencakup jagung, singkong, bawang putih, peternakan, dan perikanan.

“Kalau ada yang nyinyir, kita jawab dengan kerja dan bukti. Tahun ini swasembada, tahun depan swasembada lagi,” katanya disambut tepuk tangan petani.

Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menegaskan keberhasilan ini berkat dukungan penuh Presiden Prabowo.
“Atas nama petani Indonesia, kami mengucapkan terima kasih. Harga gabah naik, pupuk turun, pupuk tersedia. Swasembada ini kerja kolektif seluruh petani Indonesia,” kata Mentan Amran. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru