Monumen Galodo Sumatera Dibangun di Padang Panjang, Jadi Ruang Edukasi Kebencanaan

Penulis -

Sabtu, 10 Januari 2026 - 09:56 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Peninjauan lokasi Pembangunan Monumen Galodo Sumatera di kawasan Jembatan Kembar, Padang Panjang, Jumat (9/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Peninjauan lokasi Pembangunan Monumen Galodo Sumatera di kawasan Jembatan Kembar, Padang Panjang, Jumat (9/1/2026). (Foto: Kominfo Padang Panjang)

Padang Panjang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang Panjang bersama Himpunan Bersatu Teguh (HBT) Sumbar–Riau mulai mematangkan rencana pembangunan Monumen Galodo Sumatera sebagai tugu peringatan bencana berskala regional.

Langkah awal dilakukan melalui peninjauan langsung lokasi yang direncanakan di kawasan Jembatan Kembar, Kelurahan Silaing Bawah, Kecamatan Padang Panjang Barat, Jumat (9/1/2026).

Lokasi tersebut dinilai strategis karena berada di jalur utama lintas Sumatera. Selain mudah diakses, kawasan ini diharapkan menjadi ruang edukasi dan refleksi kebencanaan bagi masyarakat luas.

Ketua HBT Sumbar–Riau, Andreas Sofiandi, mengatakan monumen dirancang sebagai bentuk penghormatan kepada para korban bencana galodo di sejumlah wilayah Sumatera.
Monumen tersebut direncanakan memuat nama korban dari tiga provinsi, yakni Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat.

“Rencananya akan kita bangun Monumen Galodo Sumatera di lokasi ini sebagai simbol penghormatan sekaligus pengingat agar masyarakat selalu waspada terhadap potensi bencana,” ujar Andreas.

Namun, ia menegaskan pihaknya tetap menyiapkan opsi penyesuaian jika menghadapi kendala teknis atau administratif. “Jika ada keterbatasan, monumen akan difokuskan untuk korban galodo di Sumatera Barat,” jelasnya.

Pengalaman HBT Bangun Monumen Kebencanaan

Andreas menyebut, HBT memiliki pengalaman panjang dalam pembangunan monumen kebencanaan di Indonesia. Beberapa di antaranya adalah Tugu Gempa 2009 di Padang, monumen tsunami di Nusa Tenggara Timur, serta monumen peringatan bencana di Palu.

Selain tugu peringatan, kawasan Monumen Galodo Sumatera juga akan dilengkapi dengan pembangunan musala. Fasilitas ini dirancang berdampingan dengan monumen sebagai ruang ibadah dan tempat singgah bagi pengguna jalan.

“Masyarakat yang melintas bisa beristirahat, beribadah, sekaligus mendoakan para korban. Target kami, monumen ini diresmikan satu tahun setelah bencana,” kata Andreas.

Pemko Padang Panjang Beri Dukungan Penuh

Wali Kota Padang Panjang, Hendri Arnis, menyampaikan apresiasi atas inisiatif HBT Sumbar–Riau yang memilih Padang Panjang sebagai lokasi pembangunan monumen.
Ia menilai monumen tersebut memiliki nilai kemanusiaan, edukasi, dan spiritual yang kuat.

Baca Juga :  Pastikan Bantuan Tepat Sasaran, Baznas Padang Tinjau Warga Koto Lua yang Tinggal di Hunian 2 x 2,5 Meter

“Atas nama Pemerintah Kota Padang Panjang, kami mengucapkan terima kasih atas kepedulian HBT. Ini bentuk empati yang sangat berarti bagi masyarakat,” ujar Hendri.

Menurutnya, keberadaan monumen dan musala dapat menjadi sarana pembelajaran kebencanaan sekaligus penguat nilai spiritual masyarakat.

Ia berharap monumen tersebut mendorong kesiapsiagaan warga menghadapi potensi bencana di masa depan.

DPR RI Dorong Koordinasi Lintas Lembaga

Anggota DPR RI, Shadiq Pasadigoe, turut menyambut baik rencana pembangunan Monumen Galodo Sumatera di Padang Panjang. Ia menilai konsep monumen yang dilengkapi musala memberikan manfaat langsung bagi masyarakat.

“Kami akan mencoba mengomunikasikan rencana ini dengan pihak-pihak terkait. Ini ide yang sangat baik dan berdampak luas,” kata Shadiq.

Ia berharap monumen tersebut dapat menumbuhkan kesadaran kolektif tentang pentingnya mitigasi dan kesiapsiagaan bencana. “Monumen ini diharapkan menjadi pengingat agar kita selalu waspada dan saling peduli,” ujarnya.

Turut hadir dalam peninjauan lokasi Wakil Wali Kota Padang Panjang Allex Saputra, kepala organisasi perangkat daerah terkait, camat, dan lurah setempat. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru