Kerugian Bencana Pariaman Rp499 Miliar, Wako Yota Balad Paparkan Data di Rakor R3P Sumbar

Penulis -

Jumat, 9 Januari 2026 - 14:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Pariaman Yota Balad pada Rapat Koordinasi (Rakor) dalam Rakor Finalisasi R3P Hidrometeorologi Sumbar di Auditorium Gubernur, Kamis (8/1/2026). (Foto: Kominfo Pariaman)

Wali Kota Pariaman Yota Balad pada Rapat Koordinasi (Rakor) dalam Rakor Finalisasi R3P Hidrometeorologi Sumbar di Auditorium Gubernur, Kamis (8/1/2026). (Foto: Kominfo Pariaman)

Pariaman, Javanusa—Bencana hidrometeorologi yang melanda Kota Pariaman pada akhir November 2025 meninggalkan dampak kerusakan dan kerugian besar dengan nilai hampir Rp500 miliar.

Infrastruktur publik menjadi sektor paling terdampak, disusul terganggunya aktivitas ekonomi masyarakat lintas sektor.

Total kerugian tersebut diungkapkan Wali Kota Pariaman Yota Balad pada Rapat Koordinasi (Rakor) Finalisasi Rencana Rehabilitasi dan Rekonstruksi Pascabencana (R3P) Hidrometeorologi Sumatera Barat (Sumbar) di Auditorium Sumbar, Kamis (8/1/2026).

Rakor dibuka Sekretaris Utama BNPB Rustian dan dihadiri Gubernur Sumbar Mahyeldi serta kepala daerah se-Sumatera Barat.

Yota Balad menjelaskan, hasil verifikasi lapangan lintas organisasi perangkat daerah (OPD) mencatat nilai kerusakan fisik mencapai Rp497 miliar. Kerusakan tersebut mencakup sektor perumahan, infrastruktur, ekonomi, sosial, dan lintas sektor.

“Kerusakan terbesar berada di sektor infrastruktur dengan nilai sekitar Rp452 miliar,” kata Yota Balad.
Sektor perumahan tercatat Rp6,8 miliar, ekonomi Rp17,6 miliar, sosial Rp12,6 miliar, dan lintas sektor Rp7,9 miliar.

Selain kerusakan fisik, bencana hidrometeorologi juga menimbulkan kerugian ekonomi sebesar Rp499 miliar.
Kerugian ini berasal dari terhentinya aktivitas UMKM, perdagangan, pertanian, perikanan, hingga sektor pariwisata.

Gangguan layanan publik, pendidikan, dan kesehatan turut memperbesar dampak ekonomi masyarakat.
Menurut Yota, kerugian ini bersifat tidak langsung namun berdampak panjang terhadap pemulihan daerah.

Kebutuhan Dana R3P Pariaman Rp589 Miliar

Berdasarkan akumulasi kerusakan dan kerugian, Pemko Pariaman menyusun kebutuhan dana R3P sebesar Rp589 miliar.
Anggaran tersebut diarahkan untuk pemulihan fisik sekaligus peningkatan ketahanan wilayah.

Fokus utama meliputi perbaikan dan pembangunan rumah warga terdampak.
Selain itu, relokasi rumah di sepanjang aliran sungai menjadi prioritas untuk menekan risiko bencana berulang.

Pemulihan sektor infrastruktur dilakukan secara bertahap. Prioritas mencakup transportasi, penyediaan air minum, sumber daya air, dan irigasi.

Baca Juga :  Warga Pariaman Antusias Sambut Car Free Day

Sektor ekonomi difokuskan pada pemulihan usaha masyarakat agar aktivitas produksi kembali berjalan.
Subsektor pariwisata juga masuk agenda rehabilitasi untuk menggerakkan ekonomi lokal.

Pendanaan R3P akan diusulkan melalui APBD Kota Pariaman, APBD Provinsi Sumbar, APBN, serta sumber sah lainnya. Skema ini disesuaikan dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Bencana hidrometeorologi akhir November 2025 berdampak pada 7.661 jiwa di empat kecamatan di Kota Pariaman. Sebanyak 2.377 rumah terdampak atau terendam akibat kejadian tersebut.

Data Pemko Pariaman mencatat 45 rumah rusak dan 10 rumah harus direlokasi. Kerusakan juga terjadi pada berbagai infrastruktur vital.

Infrastruktur Vital Ikut Rusak

Kerusakan meliputi 13 ruas jalan dan 4 jembatan.
Selain itu, terdapat kerusakan pada 15 fasilitas keselamatan jalan dan 6 drainase jalan.

Dua unit transportasi laut turut terdampak bencana.
Fasilitas pendidikan, kesehatan, pariwisata, rumah ibadah, serta ratusan hektare lahan pertanian dan perikanan juga mengalami kerusakan.

Yota Balad menegaskan komitmen Pemko Pariaman mendukung penuh kebijakan pemerintah pusat dan provinsi. Komitmen ini difokuskan pada fase rehabilitasi dan rekonstruksi yang berkelanjutan.

“Kami ingin pemulihan tidak hanya membangun kembali fisik, tetapi juga memperkuat mitigasi bencana,” ujar Yota. Penguatan mitigasi dinilai penting untuk menekan risiko bencana di masa depan.

BNPB Dorong Finalisasi R3P Terintegrasi

Sestama BNPB Rustian menekankan pentingnya data valid dalam penyusunan R3P. Menurutnya, data menjadi kunci agar bantuan dan relokasi warga tepat sasaran.

“BNPB siap mendukung rehab-rekon daerah terdampak melalui kementerian terkait,” kata Rustian.

Ia berharap finalisasi R3P dapat mempercepat pemulihan secara terencana dan akuntabel.

Sementara itu, Sekdaprov Sumbar Arry Yuswandi menyebut R3P disusun dengan semangat Sumbar Bangkit Menuju Ketangguhan Bencana. Pendekatan Build Back Better, Safer, and Sustainable menjadi landasan utama dokumen tersebut.

Baca Juga :  Selama Tanggap Darurat Kemenag Salurkan Rp19,3 M untuk Aceh, Fokus Pemulihan Madrasah dan Pesantren

Pada kesempatan itu, Yota Balad menandatangani komitmen “Sumbar Bangkit” bersama 12 kepala daerah terdampak. Penandatanganan ini menegaskan kesepahaman percepatan rehabilitasi dan rekonstruksi pascabencana. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru