Sapi Warga Dimangsa Harimau, Warga Lubuk Betung Pessel Resah

Penulis -

Kamis, 15 Januari 2026 - 11:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim BKSDA Resor Pessel bersama personel kepolisian dan masyarakat meninjau lokasi sapi yang diterkam harimau di Nagari Lubuk Betung, Kecamatan Airpura. (Foto: Dok. BKSDA)

Tim BKSDA Resor Pessel bersama personel kepolisian dan masyarakat meninjau lokasi sapi yang diterkam harimau di Nagari Lubuk Betung, Kecamatan Airpura. (Foto: Dok. BKSDA)

Pessel, Javanusa—Warga Nagari Lubuk Betung, Kecamatan Airpura, Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), diresahkan oleh kemunculan seekor harimau yang memangsa ternak warga di kawasan perkebunan kelapa sawit.

Peristiwa tersebut terungkap setelah seekor sapi milik warga bernama Buya (65) ditemukan mati dengan luka parah pada tubuhnya, Rabu pagi (14/1/2026).

Buya menjelaskan bangkai sapi tersebut pertama kali ditemukan oleh seorang warga yang hendak berangkat ke kebun sekitar pukul 07.00 WIB di area perkebunan sawit Nagari Lubuk Betung.

“Saat ditemukan, sapi itu sudah penuh luka, bagian ekornya putus, dan terdapat lumuran darah segar di bagian pantat serta leher,” ujar Buya.

Di sekitar lokasi bangkai sapi tersebut ditemukan banyak bekas tapak kaki harimau yang terlihat jelas di tanah, sehingga memperkuat dugaan bahwa ternak tersebut diterkam satwa liar.

Menurut Buya, kejadian itu membuat warga sekitar merasa takut, terutama mereka yang sehari-hari beraktivitas di kebun yang diduga menjadi jalur lintasan harimau.

“Kami jadi takut ke kebun. Apalagi lokasi kejadian memang sering dilewati warga,” ungkapnya.

Menindaklanjuti laporan warga, Balai Konservasi Sumber Daya Alam (BKSDA) Resor Kabupaten Pessel langsung turun ke lapangan untuk melakukan pengecekan dan verifikasi di lokasi kejadian.

Kepala Resor BKSDA Pessel, Novtiwarman, membenarkan adanya laporan serangan harimau terhadap ternak warga di Nagari Lubuk Betung.

Ia menjelaskan hasil pemeriksaan di lapangan menunjukkan ciri-ciri khas serangan harimau, seperti bekas gigitan dan jejak kaki di sekitar bangkai sapi.

“Kami mengimbau masyarakat agar tetap waspada dan untuk sementara tidak beraktivitas di kawasan kebun sawit serta tidak melepas ternak di area tersebut,” kata Novtiwarman, Kamis (15/1/2026).

Ia menambahkan, bangkai sapi tersebut telah dimusnahkan dengan cara dibakar untuk mengantisipasi agar satwa tersebut tidak kembali ke lokasi.

Baca Juga :  Camat Airpura Surmayenti Apresiasi Ekstrakurikuler Silat Tradisi di SMAN 1 Airpura

“Bangkai sapi kami musnahkan dengan cara dibakar sebagai langkah pencegahan. Warga kami minta tidak panik, tetapi tetap meningkatkan kewaspadaan,” ujarnya.

Sementara itu, Kapolsek Pancung Soal, AKP Hendra, mengimbau masyarakat agar segera melapor kepada pihak kepolisian apabila kembali melihat keberadaan harimau di sekitar kebun maupun pemukiman.

AKP Hendra menegaskan setiap laporan masyarakat akan segera diteruskan kepada pihak BKSDA karena penanganan satwa liar yang dilindungi memiliki prosedur dan keahlian khusus.

“Sesuai laporan masyarakat, jika kepergok ada harimau, kami akan langsung meneruskan ke BKSDA. Mereka lebih menguasai secara teknis bagaimana menangani hewan liar yang dilindungi Undang-undang,” jelasnya.

Ia juga meminta masyarakat tidak bertindak sendiri dan segera melapor kepada pihak berwenang apabila menemukan aktivitas mencurigakan yang berkaitan dengan keberadaan satwa liar demi menjaga keselamatan bersama. (naurah)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru