Minang Halal Fest 2026 Resmi Dibuka, Gubernur Mahyeldi Dorong Penguatan Ekonomi Syariah Sumbar

Penulis -

Jumat, 16 Januari 2026 - 13:15 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah membuka Minang Halal Fest 2026 di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang, Jumat (16/1/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar Mahyeldi Ansharullah membuka Minang Halal Fest 2026 di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang, Jumat (16/1/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah secara resmi membuka Minang Halal Fest 2026 di kawasan Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi, Padang, Jumat (16/1/2026).

Kegiatan ini digelar selama tiga hari, 16–18 Januari 2026, dan melibatkan pemerintah, perbankan, pelaku usaha, akademisi, serta komunitas halal. Minang Halal Fest menjadi bagian dari upaya penguatan ekosistem halal di Sumatera Barat.

Gubernur Mahyeldi menyebut Minang Halal Fest sebagai wujud kolaborasi lintas pemangku kepentingan dalam pengembangan ekonomi syariah. Menurutnya, kolaborasi menjadi kunci mempercepat pertumbuhan sektor halal yang inklusif dan berkelanjutan.

“Atas nama Pemerintah Provinsi Sumbar, kami mengapresiasi Bank Indonesia, panitia, dan seluruh mitra atas terselenggaranya Minang Halal Fest 2026,” ujar Mahyeldi.

Ia berharap kegiatan ini memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan pelaku usaha lokal.

Ekonomi Syariah Jadi Sumber Pertumbuhan Baru

Mahyeldi menilai ekonomi dan keuangan syariah kini berkembang sebagai sumber pertumbuhan ekonomi baru. Sektor ini dinilai mampu memperkuat ketahanan ekonomi daerah berbasis nilai keadilan dan keberlanjutan.

Sumatera Barat, kata dia, memiliki modal sosial dan budaya yang kuat untuk mengembangkan industri halal. Nilai religius masyarakat Minangkabau dinilai sejalan dengan prinsip ekonomi syariah.

“Nilai syariah telah lama hidup dalam falsafah adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” kata Mahyeldi.

Karena itu, pengembangan industri halal dan halal lifestyle dinilai relevan dengan jati diri masyarakat Minangkabau.

Ia menambahkan, pendekatan berbasis budaya lokal menjadi keunggulan Sumbar dalam membangun ekosistem halal nasional. Hal ini sekaligus memperkuat daya saing daerah.

32 Ribu Sertifikasi Halal Gratis untuk UMK

Mahyeldi mengungkapkan Sumbar mendapat alokasi lebih dari 32 ribu sertifikasi halal gratis pada 2026. Program ini berasal dari Program Sertifikasi Halal Gratis (SEHATI) BPJPH.

Baca Juga :  Piala Dunia 2026 Tayang di TVRI, Gubernur Mahyeldi: Warga Sumbar Bisa Nonton Gratis

“Ini peluang besar bagi pelaku Usaha Mikro dan Kecil untuk meningkatkan daya saing produknya,” ujar Mahyeldi.

Ia menekankan pentingnya pemanfaatan kuota secara maksimal.

Menurutnya, percepatan sertifikasi halal membutuhkan sinergi pemerintah daerah, pendamping halal, perbankan syariah, dan pelaku usaha. Pemprov Sumbar terus mengoptimalkan fasilitasi agar proses berjalan cepat dan tertib.

Mahyeldi juga menyoroti peran strategis masjid dalam pemberdayaan ekonomi. Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat literasi dan pengembangan ekonomi syariah berbasis komunitas.

Kebijakan ini sejalan dengan komitmen Pemprov Sumbar dalam memperkuat ekonomi nagari. Pendekatan berbasis nilai keislaman dinilai efektif memberdayakan masyarakat.

Bank Indonesia Perkuat Peran Masjid Raya

Sementara itu, Direktur Departemen Ekonomi dan Keuangan Syariah Bank Indonesia, Rifki Ismal, menegaskan dukungan BI terhadap Minang Halal Fest 2026. Salah satunya melalui penguatan peran Masjid Raya Syekh Ahmad Khatib Al Minangkabawi.

BI mendorong penguatan tata kelola kelembagaan dan pengembangan kawasan masjid. Tujuannya menjadikan masjid sebagai pusat aktivitas ekonomi umat yang inklusif dan berkelanjutan.

“Minang Halal Fest kami harapkan menjadi ruang kolaborasi untuk memperkuat literasi dan ekonomi syariah, baik di Sumbar maupun nasional,” kata Rifki.

Minang Halal Fest 2026 menghadirkan berbagai agenda strategis. Kegiatan meliputi simposium, bazar produk halal, kompetisi, dan talkshow ekonomi syariah. Selain itu, kegiatan ini juga meningkatkan literasi halal lifestyle di tengah masyarakat. (*/adpsb)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru