Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran meresmikan peningkatan status Musala Al-Falah menjadi Masjid Al-Falah di Kelurahan Anduring, Kecamatan Kuranji, Jumat (16/1/2026).
Masjid yang berada di RT 06 RW 03 Sarang Gagak itu diharapkan menjadi pusat aktivitas keagamaan dan sosial masyarakat setempat.
Fadly Amran menegaskan peningkatan status musala menjadi masjid membawa tanggung jawab besar bagi seluruh jamaah. Menurutnya, masjid harus dimakmurkan secara konsisten dan inklusif.
“Masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga pusat pendidikan, sosial, dan pembinaan umat,” ujar Fadly Amran.
Ia menambahkan, penguatan fungsi masjid sejalan dengan kebutuhan masyarakat perkotaan yang dinamis. Karena itu, peran pengurus dan jamaah menjadi kunci keberlanjutan masjid.
Fadly Amran menyebut Masjid Al-Falah memiliki peran strategis dalam mendukung Program Unggulan Smart Surau. Program tersebut menjadi salah satu fokus Pemko Padang dalam pembangunan sumber daya manusia.
“Kami mendorong sinergi antara pengurus masjid dan pemerintah agar Smart Surau berjalan optimal,” kata Fadly. Program ini bertujuan membina generasi muda agar religius, berkarakter, dan berdaya saing.
Ia menilai masjid dapat menjadi ruang pembelajaran digital, penguatan literasi keagamaan, dan pembinaan akhlak generasi muda Kota Padang.
Selain itu, Fadly mengajak masyarakat meningkatkan kepedulian melalui sedekah dan partisipasi aktif. Dukungan tersebut dibutuhkan untuk pengembangan fisik Masjid Al-Falah.
Ketua Pengurus Masjid Al-Falah, Muhammad Ridwan Mars, mengungkapkan kebutuhan dana pembelian lahan tambahan mencapai sekitar Rp600 juta. Sementara itu, dana yang tersedia saat ini baru terkumpul sekitar Rp350 juta.
“Kami hanya diberi waktu hingga 31 Januari 2026 untuk pelunasan lahan,” ujarnya. Ia berharap dukungan pemerintah dan masyarakat agar rencana perluasan masjid dapat segera terwujud. (*/red)






