Transformasi Bang Dodo (Ridho Riyansa): Dari Meja Bankir Menjadi Pionir Edukasi Digital Sumbar

Penulis -

Senin, 19 Januari 2026 - 14:55 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Ridho Riyansa atau Bang Dodo, dari bankir profesional menjadi pionir edukasi digital Sumbar. (Foto: Ist)

Ridho Riyansa atau Bang Dodo, dari bankir profesional menjadi pionir edukasi digital Sumbar. (Foto: Ist)

Padang, Javanusa—Di tengah pesatnya pertumbuhan ekonomi digital di Indonesia, nama Ridho Riyansa atau yang lebih akrab disapa Bang Dodo muncul sebagai sosok sentral di Sumatera Barat (Sumbar).

Pria kelahiran Padang, 2 April 1991 ini tidak sekadar dikenal sebagai penyanyi atau pembuat konten (content creator) yang viral, melainkan seorang edukator dan pengusaha digital yang kini menaungi ribuan pegiat UMKM melalui platform Klinik Konten.

Perjalanan karier Bang Dodo merupakan sebuah studi kasus menarik tentang keberanian melakukan pivot karier. Sebelum dikenal luas dengan jargon khasnya “Ndak Pakai Tapi” di media sosial, Bang Dodo menghabiskan satu dekade hidupnya sebagai seorang bankir profesional.

Jejak Langkah dari Perbankan ke Dunia Kreatif

Anak Pertama dari pasangan Ir. Daryanto Sabir, M.Si dan Ir. Ellya Rosa ini memiliki latar belakang pendidikan yang solid di bidang ekonomi. Ia menamatkan pendidikan Diploma III Akuntansi di Universitas Andalas pada 2012 dan melanjutkan ke jenjang Sarjana Akuntansi di Universitas Bung Hatta hingga lulus pada 2015.

Kariernya di dunia korporat dimulai pada tahun 2013. Bang Dodo tercatat pernah berkarya di berbagai institusi keuangan ternama, mulai dari Bank Nagari, Bank Danamon, CIMB Niaga, hingga Bank Mega Syariah. Pengalaman manajerialnya semakin matang ketika ia menjabat sebagai Office Manager di PT Hankuk Engineering Consultant, Manajer di PT Hasta Raya Sumbar, hingga posisi terakhirnya sebagai Kepala Cabang Prioritas di KOPNUSPOS Indonesia pada tahun 2023.

Namun, darah seni yang mengalir deras dalam dirinya tidak pernah benar-benar tidur. Sejak kecil, ia tumbuh di lingkungan yang mencintai budaya lokal. Hal ini diperkuat dengan rekam jejaknya sebagai pelatih vokal (vocal coach) di GRSB dan Purwacaraka Studio sejak tahun 2008, serta kemampuannya sebagai penyanyi bersuara khas yang kerap tampil di berbagai panggung.

Baca Juga :  Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
Momentum Pandemi dan Lahirnya Bang Dodo

Tahun 2020 menjadi titik balik bagi Ridho. Di tengah kesibukannya bekerja, ia mulai merambah dunia konten kreator. Awalnya, ia memfokuskan diri sebagai food vlogger yang mengangkat kuliner khas Minangkabau. Dengan gaya narasi yang hangat, jujur, dan menyentuh sisi emosional, ia berhasil mencuri perhatian publik.

Dua jargon andalannya, “Cobak Tebak Bang Dodo Lagi di Mana” dan “Lamak Bana Ndak Pakai Tapi”, menjadi penanda (branding) yang kuat dan melekat di ingatan pengikutnya. Kesuksesan ini tidak membuatnya berpuas diri. Ia kemudian memperluas spektrum kontennya ke ranah yang lebih edukatif, mencakup storytelling, pembahasan isu viral, hingga motivasi hidup.

Membangun Ekosistem Digital: Klinik Konten dan Podcast

Keseriusan Bang Dodo dalam industri kreatif dibuktikan dengan tidak sekadar menjadi pelaku, tetapi juga pengajar. Ia telah mengantongi sertifikasi profesional dari Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) sebagai Content Creator, Digital Marketing, dan Trainer of Trainer.

Keahlian ini ia salurkan dengan mendirikan Klinik Konten di bawah naungan CV Riyansa Abadi. Melalui platform ini, ia menawarkan sistem layanan “Konsultasi Digital ala Dokter”, sebuah pendekatan unik yang memungkinkan pelaku UMKM dan kreator pemula berkonsultasi mengenai strategi konten dan penjenamaan diri (personal branding). Ribuan peserta dari seluruh Indonesia telah merasakan manfaat dari pelatihan yang ia berikan, termasuk melalui kerja sama strategis dengan Pemerintah Provinsi Sumbar.

Terbaru, sebagai bentuk pengembangan dari ekosistem digital yang dibangunnya, ia meluncurkan Podcast Bangdodo-id. Saluran ini menjadi wadah baru bagi dirinya untuk berbagi wawasan lebih mendalam, mewawancarai tokoh inspiratif, dan membahas dinamika dunia digital yang terus berkembang.

Karya Lintas Dimensi

Produktivitas Bang Dodo tidak berhenti di layar ponsel pintar. Pada tahun 2024, ia merilis lagu tunggal (single) berjudul Obrolan Diri, tahun 2025 single kedua (Tetap Di Sini) sebuah karya musik yang merefleksikan kontemplasi personalnya. Selain itu, kemampuan perannya juga teruji saat ia memerankan sosok Bapak Rohana dalam film drama biografi pahlawan nasional Rohana Kudus berjudul Soenting Melajoe yang ditayangkan di TVRI Sumatra Barat, serta tahun 2025 memerankan Film Pendek di TVRI Sumbar dengan judul Bunga Taman Layu , berperan sebagai Faisal Dewasa seorang dokter.

Baca Juga :  Kartu Kredit Indonesia Diluncurkan, MDR QRIS 0 Persen Diperluas Mulai Oktober

Kini, dengan dukungan sang istri, Stella Monica, dan dua orang anaknya, Ridho “Bang Dodo” Riyansa terus bergerak dinamis. Ia bukan lagi sekadar mantan bankir atau sekadar selebritas internet, melainkan seorang teknopreneur yang menjembatani budaya lokal Sumatra Barat dengan akselerasi dunia digital modern. (*)

Berita Terkait

ak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua
Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih
Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial
Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa
Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih
Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta
Aplikasi Iblis Tayang 15 Oktober 2026, Rindu Kekasih Berujung Teror Mengerikan
Meiska Remake Lagu Aku Cuma Punya Hati, Beri Sentuhan Baru dari Versi Mytha Lestari

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru