Padang, Javanusa—Wali Kota Padang, Fadly Amran menutup Turnamen Sepak Bola Pauh Cup 2025 di Lapangan Pauh Kampung Dalam, Minggu (25/1/2026).
Ajang ini menjadi momentum kebangkitan semangat pemuda setelah warga Kecamatan Pauh melewati masa sulit pascabencana.
Turnamen yang berlangsung sejak 9 Desember 2025 tersebut diikuti oleh tim-tim dari berbagai kelurahan di Kecamatan Pauh. Selain kompetisi olahraga, kegiatan ini juga memperkuat interaksi sosial antarwarga.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengapresiasi panitia dan seluruh pihak yang menyukseskan turnamen ini. Ia menyebut Pauh Cup sebagai wadah strategis membangun gaya hidup sehat di tengah masyarakat.
Menurutnya, olahraga memiliki peran penting dalam menjaga stabilitas sosial, terutama pascabencana. Karena itu, Pemko Padang mendorong kegiatan serupa terus digelar secara berkelanjutan.
“Di tengah kondisi masyarakat yang baru melewati masa sulit akibat bencana, kegiatan positif seperti ini mampu membangkitkan kembali semangat kebersamaan, khususnya bagi para pemuda,” ujar Fadly Amran.
Ia menegaskan olahraga bukan sekadar aktivitas fisik, tetapi juga sarana memperkuat solidaritas sosial. Hal ini selaras dengan program Pemko Padang bertajuk Padang Balomba yang mengedepankan kompetisi sehat antarwilayah.
Pauh Cup Agar Jadi Agenda Tahunan
Fadly berharap Pauh Cup tidak berhenti sebagai agenda sesaat. Ia mendorong turnamen ini berkembang menjadi kalender rutin tahunan.
“Ke depan, Pauh Cup bisa berkembang lebih besar, baik di tingkat kecamatan, kota, bahkan regional,” tambahnya.
Pemko Padang, kata dia, siap mendukung pengembangan olahraga berbasis masyarakat.
Sementara itu, Ketua Panitia Pauh Cup 2025 Rizki Alfajri menyampaikan Cupak Tangah FC berhasil meraih Juara I, disusul Koto Lua FC sebagai Juara II, dan Persatuan Sepak Bola Kampung Dalam (PSKD) sebagai Juara III.
“Alhamdulillah, kegiatan berjalan lancar tanpa keributan berkat kerja sama semua pihak,” ujar Rizki. (*/red)






