Jakarta, Javanusa—Kota Pariaman berhasil meraih Universal Health Coverage (UHC) Awards 2026 atas pencapaian cakupan peserta UHC tahun 2025.
Penghargaan ini diterima langsung oleh Wali Kota Pariaman, Yota Balad, di Ballroom JIEXPO Kemayoran, Jakarta Pusat, Selasa (27/1/2026).
Penghargaan diserahkan oleh Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Muhaimin Iskandar, bersama Menteri Kesehatan, Budi Gunadi Sadikin, serta Direktur Utama BPJS Kesehatan, Ali Ghufron Mukti.
Usai menerima penghargaan, Wali Kota Yota Balad menegaskan komitmen Kota Pariaman dalam memastikan seluruh warga mendapatkan akses layanan kesehatan.
“Tujuannya memberikan jaminan kesehatan di mana setiap warga berhak mengakses layanan medis tanpa kendala biaya,” ujar Yota Balad.
Yota menambahkan, tahun 2026 fokus akan ditingkatkan pada pelayanan kesehatan yang lebih merata, adil, dan terjangkau, sebagai bukti komitmen tinggi Pemko Pariaman.
Kategori Madya dan Capaian UHC
Kategori Madya diberikan kepada daerah dengan cakupan kepesertaan minimal 98 persen dan tingkat keaktifan minimal 85 persen. Kriteria ini mencakup penduduk yang didaftarkan pemerintah daerah, berstatus UHC prioritas, serta membayar iuran PBPU pemerintah daerah hingga September 2025.
Agenda tahunan yang digelar BPJS Kesehatan ini merupakan bentuk apresiasi terhadap pemerintah daerah yang aktif mendaftarkan warganya pada program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). Program ini mencakup layanan promotif, preventif, kuratif, hingga rehabilitatif.
Dalam menerima penghargaan, Wali Kota Yota Balad didampingi Asisten II Setdako Pariaman sekaligus Plt. Kepala Dinas Kesehatan, Kepala BPJS Kota Pariaman, Riko Hariono Saputra, dan jajaran Pemko Pariaman.
Penghargaan ini menjadi motivasi Pemko Pariaman untuk terus meningkatkan layanan kesehatan bagi seluruh warga, terutama dalam akses medis tanpa biaya tambahan. (*/red)






