Pembangunan Tol Sicincin–Bukittinggi Dibagi Dua Segmen, Total Biaya Capai Rp25,23 Triliun

Penulis -

Rabu, 4 Februari 2026 - 12:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Suasana rapat pembahasan pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi di ruang rapat Kementerian PU, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto: ADPSB)

Suasana rapat pembahasan pembangunan Tol Sicincin-Bukittinggi di ruang rapat Kementerian PU, Jakarta, Selasa (3/2/2026). (Foto: ADPSB)

Jakarta, Javanusa—Pembangunan Jalan Tol Padang–Pekanbaru seksi Sicincin–Bukittinggi direncanakan dibagi menjadi dua segmen utama dengan total kebutuhan biaya Rp 25,23 triliun.

Rencana ini dibahas Kementerian Pekerjaan Umum bersama Pemprov Sumbar dan pemerintah kabupaten/kota terkait. Proyek ini menjadi bagian penting penguatan konektivitas Sumatera Barat.

Rapat koordinasi digelar di Kementerian PU dan melibatkan Pemprov Sumbar, Padang Pariaman, Agam, Tanah Datar, Kota Bukittinggi, dan Padang Panjang. Sejumlah instansi pusat dan BUMN karya juga ikut membahas aspek teknis dan perizinan.

Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi Ansharullah mengatakan, trase tol akan dibagi menjadi dua segmen besar. Segmen pertama menghubungkan Sicincin/Kayu Tanam–Padang Panjang sepanjang 20,3 kilometer. Segmen kedua menghubungkan Bukittinggi–Padang Panjang sepanjang 19,71 kilometer.

Setiap segmen dirancang memiliki satu simpang susun (interchange) untuk mendukung arus kendaraan dan akses antarwilayah. Skema ini dipilih untuk menyesuaikan kondisi geografis pegunungan di Sumbar.

“Perencanaannya akan disesuaikan dengan kondisi medan yang memiliki kompleksitas tinggi,” kata Mahyeldi usai rapat di Kementerian PU, Jakarta, Selasa (3/2/2026).

Terowongan dan Jembatan Jadi Komponen Utama

Pada segmen Sicincin/Kayu Tanam–Padang Panjang, proyek mencakup pembangunan dua terowongan dengan total panjang 5,85 kilometer. Terowongan pertama dirancang sepanjang 5,5 kilometer, sedangkan terowongan kedua sekitar 0,35 kilometer.

Selain terowongan, trase segmen ini akan memadukan beberapa metode konstruksi. Rinciannya, 4,45 kilometer jalan at grade, 10 kilometer jembatan, dan sisanya terowongan.

Untuk segmen Bukittinggi–Padang Panjang, konstruksi lebih banyak menggunakan jalur permukaan. Panjang jalan at grade direncanakan mencapai 17 kilometer.

Sementara itu, jembatan akan dibangun sepanjang 2,71 kilometer. Desain ini disusun berdasarkan hasil kajian awal topografi kawasan.

Tahapan Survei Geoteknik Dimulai Februari 2026

Mahyeldi menyebut survei topografi untuk trase tol sudah selesai dilakukan. Tahap berikutnya adalah survei geoteknik melalui boring investigation atau pengeboran vertikal tanah.

Baca Juga :  Wako Fadly Amran Ajak Yayasan RPN Kolaborasi Tangani Sampah dan Berdayakan Kaum Duafa

Survei tersebut dijadwalkan berlangsung pertengahan Februari hingga awal Mei 2026. Namun pelaksanaannya bergantung pada izin kawasan hutan lindung dari kementerian terkait.

“Dengan syarat, izin memasuki hutan lindungnya sudah keluar. Jika belum terbit, tim survei belum bisa bekerja,” ujar Mahyeldi.

Turut hadir Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, perwakilan Kementerian Kehutanan, Direksi Hutama Karya, serta Ketua Masyarakat Terowongan dan Konstruksi Bawah Tanah Indonesia. (*/adpsb)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB