Pariaman, Javanusa—Wali Kota Pariaman, Yota Balad memantau langsung proses pemeriksaan jajanan sekolah oleh Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BPOM).
Kegiatan ini berlangsung di SDN 08 Kampung Jawa, Kamis (12/2), untuk memastikan pangan yang dikonsumsi anak-anak aman dan sehat.
“Kesehatan anak-anak kita adalah prioritas utama. Melalui pengawasan ketat bersama BPOM, kita ingin memastikan jajanan di sekolah hanya menyediakan makanan yang sehat, bergizi, dan aman,” ujar Yota Balad.
Kegiatan ini menargetkan makanan dan minuman yang dijual di lingkungan sekolah agar bebas zat berbahaya seperti formalin, boraks, dan pewarna tekstil.
Pemerintah Kota Pariaman berkomitmen melakukan pengawasan secara berkala di seluruh sekolah, bukan hanya di satu lokasi.
Jika ditemukan pedagang yang melanggar, pihak berwenang akan memberikan teguran dan pembinaan intensif agar kejadian serupa tidak terulang.
Uji Sampel Cepat dengan Laboratorium Keliling
Kepala BPOM Padang, Martin Suhendri menjelaskan pengawasan dilakukan menggunakan mobil laboratorium keliling. Metode ini memungkinkan uji sampel langsung di lokasi dengan hasil sekitar 30 menit.
“Kami mengapresiasi Wali Kota Pariaman yang proaktif. Kolaborasi ini memberikan rasa aman bagi anak-anak dan masyarakat,” kata Martin.
Yota Balad menambahkan, pengawasan tidak hanya di sekolah, tetapi juga pasar dan kampung oleh-oleh di Kelurahan Kampung Perak, Kecamatan Pariaman Tengah. Tujuannya agar masyarakat merasa lebih tenang, dan siswa dapat belajar tanpa risiko penyakit akibat pangan tidak sehat.
“Keamanan pangan adalah tanggung jawab bersama. Kami mengimbau pelaku usaha menerapkan standar keamanan pangan, dan masyarakat selalu melakukan Cek KLIK: Cek Kemasan, Cek Label, Cek Izin Edar, dan Cek Kedaluwarsa sebelum membeli,” tutupnya. (*/red)






