Sertifikasi Guru Kemenag 2026: 98.036 Guru Ikuti Tahap Akhir PPG, Siap Terima Tunjangan Profesi

Penulis -

Senin, 23 Februari 2026 - 09:24 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag)

Menteri Agama, Nasaruddin Umar. (Foto: Kemenag)

Jakarta, Javanusa—Sebanyak 98.036 guru binaan Kementerian Agama mengikuti Uji Pengetahuan (UP) Pendidikan Profesi Guru (PPG) angkatan 4 pada 21–22 Februari 2026.

Ujian ini menjadi penentu kelulusan sebelum penerbitan sertifikat pendidik. Jika lulus, para guru resmi menyandang status profesional dan berhak menerima tunjangan profesi mulai tahun depan.

Uji Pengetahuan dilaksanakan selama dua hari di 15 Lembaga Pendidikan Tenaga Kependidikan (LPTK) sebagai Tempat Uji Kompetensi (TUK).

Kementerian Agama mengerahkan 2.454 pengawas untuk memastikan ujian berjalan objektif dan sesuai standar.

Peserta terdiri dari 62.419 guru mata pelajaran agama pada madrasah dan 18.737 guru mata pelajaran umum pada madrasah.

Selain itu, terdapat 15.160 guru Pendidikan Agama Islam, 804 guru Pendidikan Agama Katolik, 899 guru Pendidikan Agama Kristen, dan 17 guru Pendidikan Agama Khonghucu.

Uji Pengetahuan menjadi tahapan akhir selain Uji Kinerja. Hasil kedua ujian tersebut menjadi dasar penerbitan sertifikat pendidik.

Melalui mekanisme ini, Kemenag memastikan guru memenuhi standar kompetensi pedagogik, profesional, sosial, dan kepribadian. Proses penilaian kini tengah berlangsung secara bertahap.

Jika seluruh peserta lulus, total guru binaan Kemenag yang telah tersertifikasi mencapai 659.157 orang. Angka tersebut menunjukkan percepatan signifikan dalam program sertifikasi guru di lingkungan Kemenag.

Menteri Agama, Nasaruddin Umar, menegaskan akselerasi PPG menjadi bagian dari komitmen peningkatan mutu dan kesejahteraan guru.

“Guru itu tugas mulia, muru’ahnya harus kita jaga. Karena dari tangan guru lahir generasi masa depan bangsa,” ujar Nasaruddin di Jakarta, Minggu (22/2/2026).

Ia menegaskan, sertifikasi bukan sekadar formalitas administratif. Program ini menjadi bentuk penghargaan atas dedikasi dan profesionalisme guru.

Menurutnya, langkah ini juga selaras dengan visi Presiden Prabowo Subianto dalam Asta Cita yang menekankan pembangunan sumber daya manusia unggul dan berdaya saing.

Baca Juga :  Rekrutmen PT SiCepat Ekspres Indonesia, 7 Posisi, Buruan Daftar!
Ujian Objektif dan Akuntabel

Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Amien Suyitno, memastikan pelaksanaan Uji Pengetahuan dan Uji Kinerja berjalan objektif dan akuntabel.

“Kami ingin memastikan setiap guru yang lulus benar-benar kompeten dan siap memberikan layanan pendidikan terbaik bagi peserta didik,” ujarnya.

Ia menyebut PPG sebagai momentum strategis untuk meningkatkan kualitas guru Kemenag di seluruh Indonesia. Peningkatan kapasitas guru dinilai menjadi kunci kemajuan pendidikan agama di berbagai satuan pendidikan.

Besaran Tunjangan Profesi Guru

Setelah dinyatakan lulus dan memperoleh sertifikat pendidik, guru berhak menerima Tunjangan Profesi Guru (TPG).

Bagi guru ASN, tunjangan diberikan sebesar satu kali gaji pokok setiap bulan. Sementara guru non-ASN menerima Rp2.000.000 per bulan sesuai ketentuan yang berlaku.

Dengan sertifikasi dan tunjangan profesi, Kemenag menargetkan peningkatan kualitas pembelajaran di madrasah dan sekolah. Guru profesional dan sejahtera diharapkan mampu melahirkan generasi unggul dan berakhlak. (*/red)

Berita Terkait

BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya
Kontes Sapi APPSI Piala Presiden 2026 Dorong Peternak Perkuat Genetik dan Produktivitas
Mentan Amran Sambut Wamentan Saleh Mustafa: Speed Kerja Pertanian Harus Meningkat

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru