Sijunjung, Javanusa—Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah menegaskan pentingnya kesiapan generasi muda yang beriman dan berpendidikan sebagai bagian dari strategi menghadapi bonus demografi Indonesia.
Hal itu disampaikan saat Safari Ramadan di Masjid Jabal Rahmah, Nagari Tanjung Labuah, Kecamatan Sumpur Kudus, Kabupaten Sijunjung, Minggu (1/3/2026).
Menurut Mahyeldi, generasi muda akan menjadi penentu arah pembangunan daerah dan bangsa pada masa mendatang. Karena itu, pembekalan ilmu pengetahuan harus berjalan seiring dengan penguatan pendidikan keagamaan sejak dini.
Dalam kegiatan tersebut, Mahyeldi juga berdialog dengan peserta Pesantren Ramadan tingkat SD, SMP, hingga SMA/SMK. Ia mengajukan sejumlah pertanyaan terkait materi keagamaan dan memberikan apresiasi kepada peserta yang mampu menjawab dengan tepat.
Selain itu, Gubernur mengingatkan nilai historis Nagari Tanjung Labuah dan wilayah Sumpur Kudus yang pernah menjadi bagian penting perjuangan Pemerintahan Darurat Republik Indonesia (PDRI) di bawah kepemimpinan Sjafruddin Prawiranegara.
Sebagai bentuk dukungan, Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyalurkan hibah pembangunan masjid sebesar Rp50 juta, 40 mushaf Al-Qur’an, kain sarung, serta bantuan Rp3 juta dari Baznas Sumbar untuk dua petugas masjid. Bantuan lain yang diserahkan meliputi Rp10 juta dari Bank Nagari, beasiswa Baznas senilai Rp520 juta, serta bantuan bagi fakir miskin.
Bupati Sijunjung, Benny Dwifa Yuswir, menyampaikan apresiasi atas perhatian dan dukungan Pemerintah Provinsi Sumbar terhadap pembangunan daerah dan masyarakat Kabupaten Sijunjung.
Sementara itu, Pengurus Masjid Jabal Rahmah, Rahmid, menyatakan bantuan hibah tersebut akan dimanfaatkan untuk melanjutkan pembangunan masjid.
Safari Ramadan ini menjadi bagian dari agenda Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dalam mempererat silaturahmi dengan masyarakat sekaligus mendorong penguatan sumber daya manusia berbasis pendidikan dan nilai keagamaan. (*/red)






