Mentan Lepas Ekspor 545 Ton Produk Unggas ke-3 Negara, Nilai Rp18,2 Miliar

Penulis -

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:25 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pertanian Amran Sulaiman melepas ekspor produk unggas ketiga negara di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Foto: Kementan)

Menteri Pertanian Amran Sulaiman melepas ekspor produk unggas ketiga negara di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (3/3/2026). (Foto: Kementan)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Pertanian (Kementan) melepas ekspor 545 ton produk unggas senilai Rp18,2 miliar ke Singapura, Jepang, dan Timor Leste. Pengiriman dilakukan bertahap hingga 31 Maret 2026.

Pelepasan ekspor dilakukan Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman di Kantor Kementan, Jakarta, Selasa (3/3/2026).

Menurut Amran, ekspor ini dilakukan di tengah produksi nasional yang dinyatakan telah mencukupi kebutuhan dalam negeri.

“Sekarang ini kita sudah swasembada telur dan ayam. Kita dorong ekspor ke negara-negara lain,” ujar Amran dalam keterangan resminya.

Ia menyebutkan saat ini terdapat 10 negara tujuan ekspor produk unggas Indonesia. Pada tahap awal Maret 2026, pengiriman difokuskan ke tiga negara, meliputi telur konsumsi, ayam, serta produk olahannya.

Ekspor dilakukan oleh empat perusahaan nasional. Kontribusi terbesar berasal dari PT Charoen Pokphand Indonesia Tbk yang mengekspor 517 ton telur konsumsi atau setara 8,13 juta butir ke Singapura dengan nilai Rp15,90 miliar. Pada 3 Maret 2026, perusahaan tersebut mengirim 41,3 ton telur senilai sekitar Rp1,2 miliar.

PT Japfa Comfeed Indonesia Tbk mengekspor 6 ton olahan ayam ke Singapura senilai sekitar Rp1 miliar.

Sementara itu, PT Taat Indah Bersinar mengirim 22 ton olahan ayam dan karkas ke Timor Leste dengan nilai Rp837 juta.

Adapun PT Malindo Food Delight mengekspor 6 ton produk olahan seperti nugget dan karaage ke Jepang senilai Rp271,3 juta.

Pengendalian Surplus dan Standar Ekspor

Kementan menyatakan ekspor menjadi salah satu instrumen untuk mengelola surplus produksi agar tidak berdampak pada harga di tingkat peternak.

Selain ekspor, pemerintah juga melakukan penyerapan domestik melalui berbagai program, termasuk program Makan Bergizi Gratis (MBG).

Direktur Jenderal Peternakan dan Kesehatan Hewan Kementan, Agung Suganda, mengatakan seluruh produk ekspor telah melalui proses sertifikasi veteriner dan pengawasan sesuai standar negara tujuan.

Baca Juga :  Mentan Amran Tegaskan Rp2 Triliun Bukan Keuntungan Penggilingan Beras, Tapi Dugaan Penipuan Beras Premium

“Setiap produk yang diekspor telah melalui sertifikasi veteriner dan pengawasan ketat sesuai persyaratan negara tujuan,” ujar Agung.

Ia menambahkan penguatan sistem kesehatan hewan, keamanan pangan, serta diplomasi veteriner terus dilakukan untuk menjaga akses pasar internasional.

Kementan menyatakan akan terus memantau keseimbangan antara produksi nasional, stabilitas harga di tingkat peternak, dan perluasan pasar ekspor. (*/red)

Berita Terkait

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah
Pertalite Diduga Tercampur Material Asing, Pertamina Periksa 6 SPBU di Padang dan Agam

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru