Menko PMK Serahkan Bantuan Tahap II, Pessel Terima Rp2,415 Miliar untuk Perbaikan Rumah Korban Bencana

Penulis -

Selasa, 3 Maret 2026 - 22:01 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Penyerahan bantuan perbaikan rumah bagi korban bencana hidrometeorologi Siklon Senyar tahap II di Kabupaten Pessel, Selasa (3/3/2026). (Foto: Dok. Niks)

Penyerahan bantuan perbaikan rumah bagi korban bencana hidrometeorologi Siklon Senyar tahap II di Kabupaten Pessel, Selasa (3/3/2026). (Foto: Dok. Niks)

Pessel, Javanusa—Pemerintah pusat kembali menyalurkan bantuan perbaikan rumah bagi korban bencana hidrometeorologi Siklon Senyar tahap II di Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel), Sumatera Barat, Selasa (3/3/2026).

Penyerahan bantuan tersebut dilaksanakan secara daring dan terpusat, dan untuk Pessel digelar di Gedung Painan Convention Center (PCC).

Kegiatan itu dihadiri Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan, Pratikno.

Turut mengikuti secara daring Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, dan Kepala Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Suharyanto.

Selain itu, Sekretaris Utama BNPB Dr. Rustian, gubernur serta para bupati dan wali kota dari Sumatera Barat, Sumatera Utara, dan Aceh.

Dari Sumatera Barat, hanya dua daerah yang menerima bantuan tahap II, yakni Kabupaten Pesisir Selatan dan Kabupaten Tanah Datar.

Untuk Kabupaten Pesisir Selatan, total bantuan yang diterima mencapai Rp2,415 miliar, terdiri atas 46 unit rumah rusak ringan masing-masing Rp15 juta dengan total Rp675 juta dan 58 unit rumah rusak sedang masing-masing Rp30 juta dengan total Rp1,740 miliar.

Bantuan tersebut secara simbolis diserahkan oleh Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur BNPB, Afrial Rosya, dengan didampingi Ketua DPRD Pessel, Darmansyah, Asisten I Bidang Pemerintahan dan Kesejahteraan Rakyat, Syahrizal Antoni, Kepala BPBD Pessel, Armen, dan kepala Organisasi Perangkat Daerah (OPD) lainnya kepada perwakilan masyarakat penerima di daerah itu.

Wakil Bupati Pessel, Risnaldi Ibrahim, yang juga hadir dalam kesempatan itu menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas perhatian dan dukungan terhadap masyarakat Pesisir Selatan yang terdampak bencana.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada pemerintah pusat, khususnya Kemenko PMK dan BNPB, atas bantuan yang sangat berarti ini bagi masyarakat kami,” ujar Risnaldi.

Ia menegaskan, bantuan tersebut diharapkan mampu mempercepat pemulihan hunian warga sehingga aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat dapat kembali berjalan normal.

Baca Juga :  Ribuan Masyarakat Ramaikan CFD di Desa Wisata Amping Parak Sutera

Menurutnya, Pemkab Pessel berkomitmen mengawal proses perbaikan rumah agar berjalan sesuai aturan dan tepat sasaran.

Sementara itu, Direktur Rehabilitasi dan Rekonstruksi Infrastruktur BNPB, Afrial Rosya, dalam sambutannya memberikan penjelasan teknis terkait mekanisme pencairan dana bantuan.

Ia menyampaikan bahwa pada tahap ini pencairan difokuskan untuk rumah kategori rusak ringan dan rusak sedang.

“Hari ini khusus untuk rumah rusak ringan dan sedang. Dananya langsung ditransfer ke rekening penerima sesuai ketentuan yang berlaku,” kata Afrial.

Ia menjelaskan, untuk rumah rusak berat terdapat dua skema yang dapat diterapkan, yakni pembangunan rumah secara terpadu oleh pemerintah atau pembangunan di atas lahan milik sendiri.

Menurut Afrial, pembangunan hunian tetap (huntap) dapat dilakukan melalui skema mandiri maupun melalui lahan milik pemerintah daerah.

“Bisa melalui skema mandiri maupun melalui lahan milik Pemda, semuanya mengikuti petunjuk teknis yang sudah ditetapkan,” jelasnya.

Ia juga mengingatkan dana yang telah dialokasikan tidak dapat langsung dicairkan tanpa memenuhi persyaratan administrasi dan petunjuk teknis.

Afrial juga mengedukasi masyarakat agar memahami bahwa proses pencairan dana harus melalui tahapan verifikasi, pembukaan rekening khusus, serta pengawasan penggunaan anggaran.

Kepala Pelaksana (Kalaksa) BPBD Pessel, Armen, dalam kesempatan yang sama juga menjelaskan kondisi hunian sementara (huntara) di daerah tersebut.

Armen menyebutkan, saat ini terdapat dua lokasi huntara di Kecamatan Bayang Utara, yakni di lapangan Parkir Limau Hantu Nagari Puluik Puluik, dengan penghuni 22 kepala keluarga (KK), dan di Kampung Taratak Baru sebanyak 31 KK pula.

“Totalnya ada 53 unit huntara di Bayang Utara. Seluruhnya akan dibangunkan hunian tetap oleh pemerintah,” ujarnya.

Ia menambahkan, pembangunan hunian tetap tersebut akan mengikuti dua skenario sebagaimana ketentuan yang berlaku, baik melalui pembangunan terpadu maupun di atas lahan milik masyarakat.

Baca Juga :  Bawaslu Pessel Deklarasikan Pengawas Partisipatif Muda di SMAN 2 Painan

Armen menegaskan bahwa pemerintah daerah terus berkoordinasi dengan BNPB dan pemerintah pusat agar proses transisi dari huntara ke huntap berjalan lancar dan tepat waktu.

Kegiatan ini menjadi bukti sinergi antara pemerintah pusat dan daerah dalam memperkuat ketahanan masyarakat menghadapi bencana hidrometeorologi.

Dengan bantuan tahap II ini, pemerintah berharap masyarakat Pesisir Selatan dapat segera bangkit, membangun kembali hunian yang layak, serta menatap masa depan dengan lebih optimistis. (adv)

Berita Terkait

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata
Perbup Nagari Mengaji Diusulkan, Kemenag Pessel Siapkan Pedoman Pembinaan Generasi
Wali Kota Padang Ajukan 3 Ranperda ke DPRD, Dorong Investasi dan Ekonomi Kreatif
Tekan Harga Pangan dan Kendalikan Inflasi, Pemkab Pessel Kembali Gelar GPM
IKWAL IV Jurai Matangkan Persiapan Pengukuhan Pengurus, Bahas AD/ART dan Penguatan Kegiatan Sosial
Dinas Dukcapil dan Tim Pora Pessel Periksa Dokumen KITAS WNA Asal India di Surantih
Pemkab Bersama PWI Perkuat Sinergi melalui Forum KOPI Pessel
DPRD Padang Setujui KUA-PPAS APBD 2027, Fraksi Soroti PAD, Pendidikan dan Infrastruktur

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:04 WIB

Pemko Padang Perkuat Pengelolaan Sampah Terpadu Lewat Gerakan Pilah Sampah dari Rumah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 16:53 WIB

Persiapan MTQ ke-42 Kota Padang Dimatangkan, 663 Kafilah Siap Bertanding

Selasa, 6 Oktober 2026 - 15:27 WIB

PWI Health Fun Run 5K Hadir di Mandeh, Gabungkan Olahraga dan Promosi Wisata

Berita Terbaru