Ekspor Perdana Beras untuk Jemaah Haji, Indonesia Kirim 2.280 Ton ke Arab Saudi

Penulis -

Kamis, 5 Maret 2026 - 13:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pelepasan ekspor beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj)

Pelepasan ekspor beras di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026) untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah Indonesia mengekspor 2.280 ton beras Nusantara ke Arab Saudi untuk memenuhi kebutuhan konsumsi jemaah haji Indonesia pada musim haji 2026.

Ekspor ini difasilitasi oleh Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) Republik Indonesia sebagai bagian dari penyediaan logistik haji berbasis produk pangan nasional.

Pengiriman beras dilakukan oleh Perum Bulog berdasarkan keputusan Rapat Koordinasi Terbatas (Rakortas) di Kementerian Koordinator Bidang Pangan serta keputusan Badan Pangan Nasional (Bapanas).

Volume ekspor disesuaikan dengan jumlah jemaah haji Indonesia tahun ini yang diperkirakan mencapai sekitar 205.420 orang, termasuk jemaah reguler dan petugas haji.

Direktur Jenderal Pengembangan Ekosistem Ekonomi Haji dan Umrah (PE2HU) Kementerian Haji dan Umrah, Jaenal Effendi, mengatakan pengiriman beras tersebut merupakan langkah awal pemanfaatan produk pangan nasional untuk kebutuhan jemaah haji di Arab Saudi.

“Beras Indonesia akhirnya dapat digunakan untuk konsumsi jemaah haji di Arab Saudi setelah melalui proses yang panjang,” kata Jaenal saat pelepasan ekspor di Gudang Bulog Kelapa Gading, Jakarta, Rabu (4/3/2026).

Acara pelepasan ekspor dihadiri sejumlah pejabat, antara lain Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman, Wakil Menteri Perdagangan Dyah Roro Esti Widya Putri, anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis, Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, serta Sekretaris Utama Badan Pangan Nasional Sarwo Edhy.

Direktur Utama Bulog Ahmad Rizal Ramdhani menjelaskan beras yang dikirim merupakan hasil panen baru dari wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Beras tersebut diproses langsung tanpa melalui stok lama.

Pengolahan dilakukan di empat fasilitas, yakni pabrik Wilmar di Serang dan Mojokerto serta pabrik Bulog di Karawang dan Subang.

Menurut Rizal, beras yang diekspor memiliki kualitas premium dengan tingkat pecahan di bawah 5 persen dan kadar air di bawah 14 persen.

Baca Juga :  Peluang Berkarir di Lembaga Pemerintah! Pusdatin Kementerian ATR/BPN Buka Lowongan

Sementara itu, Menteri Pertanian Andi Amran Sulaiman menyebut ekspor ini didukung oleh kondisi produksi dan stok beras nasional. Hingga Maret 2026, stok beras nasional tercatat sekitar 3,7 juta ton.

Anggota Komisi IV DPR RI Abdul Kharis menilai pengiriman beras untuk jemaah haji dapat membuka peluang pasar baru bagi komoditas pangan Indonesia di luar negeri.

Pengiriman beras direncanakan melalui tiga jalur pelayaran, yaitu kapal Hyundai, Wan Hai, dan Kota Sejati. Keberangkatan dijadwalkan pada 7 Maret 2026 dengan tujuan pelabuhan Jeddah, Arab Saudi.

Pemerintah menyatakan pengiriman logistik dilakukan dengan memperhatikan aspek keamanan dan kondisi geopolitik kawasan. (*/red)

Berita Terkait

Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara
Sidak Travel Umrah di BIM, Kemenhaj Sumbar Temukan Jemaah Batal Berangkat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 13:43 WIB

BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober

Kamis, 8 Oktober 2026 - 10:01 WIB

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:44 WIB

Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana

Rabu, 7 Oktober 2026 - 09:18 WIB

Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan

Selasa, 6 Oktober 2026 - 20:27 WIB

Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:22 WIB

Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:17 WIB

Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:11 WIB

KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terbaru