Jakarta, Javanusa—Dewan Pengurus Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) membahas sejumlah isu keuangan daerah, termasuk anggaran desa dan mekanisme transfer ke daerah (TKD).
Kegiatan tersebut juga dihadiri langsung oleh Menteri Dalam Negeri Muhammad Tito Karnavian serta Menteri Desa dan Pembangunan Daerah Tertinggal Yandri Susanto.
Rapat digelar di Raffles Jakarta, Kamis (5/3/2026), dan diikuti Dewan Pengurus APKASI masa bakti 2025–2030.
Kegiatan tersebut juga dirangkaikan dengan penyerahan santunan kepada anak yatim dalam rangka Ramadan 1447 Hijriah.
Wakil Sekretaris Jenderal APKASI yang juga Bupati Tanah Datar, Eka Putra, mengatakan rapat digunakan untuk membahas sejumlah persoalan yang dihadapi pemerintah kabupaten di berbagai daerah.
Salah satu topik yang dibahas adalah program Koperasi Merah Putih yang direncanakan hadir di setiap desa.
Menurutnya, program tersebut bertujuan memperkuat kegiatan ekonomi masyarakat desa melalui sistem usaha bersama.
“Program Koperasi Merah Putih ini beranggotakan masyarakat desa atau nagari dan dikelola bersama untuk mendukung aktivitas ekonomi warga,” kata Eka Putra di sela kegiatan.
Selain program koperasi, rapat juga membahas pemotongan anggaran desa serta mekanisme transfer dana dari pemerintah pusat ke daerah yang dilakukan secara bertahap.
Menurut Eka Putra, perubahan pada alokasi anggaran desa berdampak pada pelaksanaan sejumlah program pembangunan di tingkat desa.
Di beberapa daerah, kondisi tersebut turut memengaruhi kemampuan pemerintah desa dalam membiayai operasional pemerintahan.
Ia juga menyebut mekanisme transfer dana ke daerah yang dilakukan secara bertahap dapat memengaruhi perencanaan pembangunan di tingkat kabupaten.
Rapat tersebut menjadi forum bagi para kepala daerah yang tergabung dalam APKASI untuk menyampaikan kondisi dan tantangan yang dihadapi pemerintah daerah kepada pemerintah pusat. (*/red)






