Pessel, Javanusa—Silaturahmi antara guru dan siswa mewarnai hari pertama masuk sekolah di SMK Teknologi Lengayang, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (31/3/2026) di Kambang.
Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum mempererat hubungan kekeluargaan serta mematangkan persiapan menghadapi ujian bagi siswa kelas XII yang dijadwalkan mulai 1 April 2026.
Kegiatan tersebut dihadiri Ketua Yayasan SMK Teknologi Lengayang, Yusma Joyo, Kepala SMK Teknologi Lengayang, Mai Rida Triwati, para wakil kepala sekolah, majelis guru, staf tata usaha, serta seluruh siswa.
Ketua Yayasan SMK Teknologi Lengayang, Yusma Joyo, dalam sambutannya menyampaikan apresiasi kepada seluruh tenaga pendidik yang telah hadir dan kembali menjalankan aktivitas pendidikan di hari pertama sekolah.
“Saya mengucapkan terima kasih kepada kepala sekolah dan seluruh majelis guru yang telah hadir dengan penuh semangat di hari pertama ini. Ini menjadi bukti komitmen kita bersama dalam memajukan pendidikan di sekolah ini,” ujar Yusma Joyo.
Ia menegaskan kegiatan silaturahmi yang dirangkai dengan rapat bersama majelis guru tersebut menjadi langkah strategis dalam mempersiapkan pelaksanaan ujian siswa kelas XII agar berjalan lancar, aman, dan sukses.
Menurutnya, kesiapan tidak hanya menyangkut aspek teknis, tetapi juga mental dan spiritual siswa. Ia mengingatkan pentingnya penguatan iman sebagai pondasi utama dalam menempuh pendidikan dan menghadapi berbagai tantangan.
“Iman harus menjadi dasar dalam setiap langkah. Dengan iman yang kuat, siswa akan lebih siap menghadapi ujian, tidak hanya secara akademik, tetapi juga dalam kehidupan,” katanya.
Selain itu, Yusma Joyo juga mendorong para guru untuk terus meningkatkan kualitas sebagai tenaga pendidik. Ia menilai kualitas guru sangat menentukan keberhasilan siswa dan kemajuan sekolah secara keseluruhan.
Ia juga menekankan pentingnya peningkatan sarana dan prasarana pendidikan agar proses belajar mengajar dapat berlangsung lebih efektif dan modern, sejalan dengan perkembangan zaman.Di sisi lain, peningkatan jumlah siswa juga menjadi perhatian.
Menurutnya, prestasi yang diraih siswa dapat menjadi daya tarik utama bagi masyarakat untuk mempercayakan pendidikan anak-anak mereka di SMK Teknologi Lengayang.
“Prestasi siswa adalah cerminan kualitas sekolah. Jika prestasi meningkat, maka kepercayaan masyarakat juga akan tumbuh,” ungkapnya.
Tidak kalah penting, ia mengingatkan perlunya peningkatan pelayanan, baik kepada orang tua siswa, organisasi, maupun tamu yang berkunjung ke sekolah, sebagai bagian dari upaya membangun citra positif lembaga pendidikan.
Yusma Joyo juga mengajak seluruh warga sekolah untuk menjaga kebersihan lingkungan dengan membiasakan membuang sampah pada tempatnya demi menciptakan lingkungan yang sehat dan nyaman.
“Kebersihan adalah tanggung jawab bersama. Lingkungan yang bersih akan mendukung proses belajar yang lebih baik,” tambahnya.
Sementara itu, Kepala SMK Teknologi Lengayang, Mai Rida Tri Wati, menyampaikan harapannya agar para siswa, khususnya kelas XII, dapat meraih hasil terbaik dalam ujian serta menjadi lulusan yang berkualitas dan siap bersaing.
“Kami berharap seluruh siswa dapat mengikuti ujian dengan baik dan menghasilkan tamatan yang tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga memiliki keterampilan dan karakter yang kuat,” ujarnya.
Ia menambahkan pihak sekolah terus berupaya meningkatkan mutu lulusan melalui berbagai program pembelajaran dan pengembangan keterampilan.
Rida juga mencontohkan salah satu capaian siswa sebagai bukti potensi yang dimiliki peserta didik di sekolah tersebut. Salah satunya adalah inovasi yang dibuat oleh seorang siswa bernama Radit.
“Radit berhasil menciptakan miniatur perahu yang dapat dikendalikan dengan remote control. Ini merupakan inovasi yang sangat membanggakan dan memiliki potensi untuk dikembangkan lebih jauh,” jelasnya.
Secara teknis, miniatur perahu tersebut dirancang dengan sistem kendali jarak jauh yang memungkinkan pengoperasian secara presisi, layaknya kendaraan bermotor berbasis teknologi modern. Inovasi ini menunjukkan bahwa siswa SMK Teknologi Lengayang mampu mengaplikasikan ilmu yang dipelajari ke dalam bentuk karya nyata.
Rida menilai, kemampuan seperti ini perlu terus didorong agar siswa tidak hanya menjadi pencari kerja, tetapi juga mampu menciptakan peluang melalui inovasi dan kreativitas.
Dengan adanya kegiatan silaturahmi dan rapat persiapan ini, diharapkan seluruh elemen sekolah dapat bersinergi dalam meningkatkan kualitas pendidikan, sehingga SMK Teknologi Lengayang semakin maju dan mampu mencetak generasi yang unggul, berdaya saing, serta berakhlak mulia. (yoniks)






