Tanahdatar, Javanusa—Pegawai Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kota Padang menjadi narasumber dalam kuliah umum (visiting lecture) di Program Studi Komunikasi Penyiaran Islam (KPI) dan Jurnalistik Islam, Fakultas Ushuluddin Adab dan Dakwah (FUAD), UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Selasa (7/4/2026).
Kegiatan yang berlangsung di Aula FUAD ini menghadirkan praktisi komunikasi publik dari Diskominfo Padang untuk membagikan pengalaman dan strategi praktis kepada mahasiswa.
Tema yang diangkat adalah “Berbicara dengan Percaya Diri: Strategi Public Speaking untuk Profesional Public Relations.”
Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik (IKP) Diskominfo Kota Padang, Suryani memaparkan materi terkait praktik terbaik (best practice) dalam public speaking. Ia menjelaskan kemampuan berbicara di depan umum merupakan keterampilan yang perlu dilatih secara berkelanjutan, bukan sekadar bakat.
Dalam sesi tersebut, mahasiswa juga terlibat aktif melalui diskusi dan tanya jawab. Suryani menyampaikan apresiasi atas partisipasi peserta selama kegiatan berlangsung.
“Saya sangat mengapresiasi keaktifan mahasiswa UIN Mahmud Yunus Batusangkar. Mereka antusias mengikuti kuliah umum ini, terutama dalam menggali strategi menjadi pembicara yang percaya diri di ruang publik,” ujar Suryani.
Dekan FUAD UIN Mahmud Yunus Batusangkar, Wahida Fitriani, menyatakan kehadiran narasumber dari Diskominfo Padang memberikan nilai tambah dalam proses pembelajaran mahasiswa.
Ia menilai pengalaman praktis dari narasumber relevan dengan kebutuhan akademik dan dunia kerja.
“Ketiga pemateri merupakan profesional dari Diskominfo Kota Padang dengan kompetensi tinggi. Materi yang disampaikan diharapkan dapat membantu mahasiswa memahami cara menyampaikan pesan secara efektif,” kata Wahida.
Selain Suryani, Diskominfo Padang juga menghadirkan dua Pranata Humas Ahli Muda, yakni Dewi Aftianengsih dan Eka Perwita Sari. Keduanya memberikan materi lanjutan berjudul Sistem Layanan Aspirasi dan Pengaduan Online Rakyat serta Dari Nervous Jadi Public Speaker Fabulous.
Kegiatan ini menjadi bagian dari kolaborasi antara institusi pendidikan dan praktisi pemerintahan dalam penguatan kapasitas mahasiswa di bidang komunikasi publik. (*/red)






