Menhaj: Biaya Haji 2026 Tak Dibebankan ke Jemaah Meski Ada Penyesuaian Harga

Penulis -

Kamis, 9 April 2026 - 14:12 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf. (Foto: Kemenhaj)

Menteri Haji dan Umrah RI, Moch. Irfan Yusuf. (Foto: Kemenhaj)

Tangerang, Javanusa—Menteri Haji dan Umrah Republik Indonesia, Moch. Irfan Yusuf menegaskan setiap potensi penyesuaian biaya dalam penyelenggaraan ibadah haji 1447 H/2026 M tidak akan dibebankan kepada jemaah.

Penegasan tersebut disampaikan dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Konsolidasi Penyelenggaraan Haji di Tangerang, Rabu (8/4/2026).

Menurut Irfan Yusuf, kebijakan ini merupakan implementasi arahan Presiden Prabowo Subianto yang menekankan tambahan biaya, apabila terjadi, tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji.

“Sejak awal Presiden Prabowo Subianto telah memberikan arahan tegas bahwa apapun yang terjadi, jika ada penambahan biaya, tidak boleh dibebankan kepada jemaah haji. Pemerintah memastikan komitmen ini dijalankan secara konsisten,” ujarnya.

Ia menjelaskan, dinamika global turut memengaruhi aspek operasional penyelenggaraan haji, termasuk adanya permintaan penyesuaian harga dari maskapai penerbangan. Kondisi tersebut berdampak pada komponen biaya layanan haji secara keseluruhan.

Pada 30 Maret 2026, maskapai Garuda Indonesia mengajukan penyesuaian harga, disusul oleh Saudi Airlines pada 31 Maret 2026.

Meski demikian, pemerintah memastikan perubahan tersebut tidak akan memengaruhi biaya yang ditanggung oleh jemaah.

“Kami pastikan, perubahan harga tidak akan dibebankan kepada jemaah. Negara hadir untuk melindungi jemaah,” tegasnya.

Lebih lanjut, Kementerian Haji dan Umrah RI menegaskan bahwa aspek keamanan dan keselamatan jemaah tetap menjadi prioritas utama dalam penyelenggaraan ibadah haji.

Pemerintah juga mencatat kondisi global yang mulai membaik memberikan optimisme terhadap kelancaran pelaksanaan ibadah haji tahun ini.

Stabilitas kawasan, termasuk di Timur Tengah, dinilai menjadi faktor pendukung penting dalam operasional penyelenggaraan haji.

“Alhamdulillah, ketegangan di Timur Tengah mulai menurun. Ini menjadi faktor penting dalam mendukung kelancaran ibadah haji,” kata Irfan Yusuf. (*/red)

Baca Juga :  554 Kloter Jemaah Haji Reguler sudah Tervisa, 12 Mei 2024 Siap Diberangkatkan

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru