Pembukaan Selat Hormuz Redakan Tekanan Global, Pemerintah Pastikan Pasokan Energi Nasional Aman

Penulis -

Sabtu, 18 April 2026 - 08:44 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia. (Foto: IG @dwi_anggia)

Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia. (Foto: IG @dwi_anggia)

Jakarta, Javanusa—Pemerintah Indonesia menyambut positif pengumuman Pemerintah Iran terkait pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional.

Langkah ini menjadi sinyal kuat meredanya ketegangan geopolitik global sekaligus memunculkan optimisme terhadap stabilisasi pasokan energi dunia.

Merespons kondisi tersebut, Juru Bicara Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Dwi Anggia menegaskan bahwa perkembangan ini tidak hanya berdampak positif bagi kondisi energi global, tetapi juga memperkuat ketahanan energi nasional.

“Pembukaan kembali Selat Hormuz merupakan perkembangan yang sangat positif bagi stabilitas pasokan energi global, termasuk Indonesia. Ini memberikan kepastian terhadap jalur distribusi energi yang sebelumnya sempat terganggu akibat dinamika geopolitik,” ujar Anggia di Jakarta, Jumat (17/4).

Lebih lanjut, pemerintah sejak awal telah mengantisipasi berbagai skenario gangguan pasokan global. Upaya tersebut dilakukan melalui penguatan stok nasional serta diversifikasi sumber energi.

“Pemerintah memastikan ketahanan energi nasional tetap terjaga selama periode ketidakpastian kemarin. Dengan dibukanya kembali Selat Hormuz, tekanan terhadap rantai pasok global mulai mereda, termasuk terhadap pergerakan harga minyak dunia yang menunjukkan tren penurunan,” tambah Anggia.

Respons Iran dan Dampak ke Pasar Global

Sebelumnya, otoritas resmi Iran telah mengumumkan pembukaan kembali Selat Hormuz bagi pelayaran komersial internasional.

Menteri Luar Negeri Iran Abbas Araqchi menyampaikan jalur pelayaran untuk seluruh kapal komersial kini telah dibuka sepenuhnya.

“Sejalan dengan gencatan senjata di Lebanon, jalur bagi semua kapal komersial melalui Selat Hormuz dinyatakan sepenuhnya terbuka,” jelas Abbas.

Pasar global langsung merespons kebijakan tersebut secara positif. Harga minyak tercatat mengalami penurunan signifikan, mencerminkan berkurangnya kekhawatiran terhadap gangguan pasokan energi.

Sebagai informasi, Selat Hormuz merupakan salah satu jalur utama distribusi energi global yang berperan penting dalam menjaga kelancaran rantai pasok minyak dan gas dunia.

Baca Juga :  Presiden Prabowo: Biodiesel B50 Hemat Devisa Rp170 Triliun, Target Berikutnya Menuju B60
Upaya Pemerintah Jaga Distribusi Energi

Sementara itu, terkait kapal milik Pertamina yang sebelumnya tertahan di kawasan tersebut, Kementerian ESDM terus melakukan koordinasi intensif agar kedua kapal dapat segera melintas.

“Seperti yang kita ketahui pemerintah terus melakukan upaya negosiasi agar kapal milik Indonesia bisa melintas. Sebelumnya sudah ada sinyal positif dari pemerintah Iran terkait hal ini. Kita berharap proses pelayaran secara bertahap mulai kembali normal seiring dengan dibukanya jalur tersebut. Pemerintah dalam hal ini terus berkoordinasi dengan para pemangku kepentingan untuk memastikan kelancaran distribusi energi ke dalam negeri tetap terjaga,” tambah Anggia.

Di sisi lain, pemerintah menegaskan akan terus memonitor perkembangan situasi global secara ketat. Selain itu, pemerintah juga menyiapkan langkah-langkah responsif guna menjaga stabilitas pasokan dan harga energi domestik. (*/red)

Berita Terkait

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal
Padang Bidik UCCN 2027, Fadly Amran Ajak Pelaku Usaha Gastronomi Perkuat Kolaborasi
Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak
Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen
Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru