Kompleksitas Bencana Butuh Pendekatan Terintegrasi, Sekda Tekankan Kolaborasi Lintas Sektor

Penulis -

Selasa, 21 April 2026 - 22:09 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat membuka Workshop Pertemuan Lintas Sektoral Pendukung Klaster Penanggulangan Bencana Provinsi Sumbar di The ZHM Premiere Hotel Padang, Selasa (21/4/2026). (Foto: ADPSB)

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi saat membuka Workshop Pertemuan Lintas Sektoral Pendukung Klaster Penanggulangan Bencana Provinsi Sumbar di The ZHM Premiere Hotel Padang, Selasa (21/4/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat terus memperkuat sistem penanggulangan bencana melalui kolaborasi lintas sektor.

Sekretaris Daerah Provinsi Sumbar, Arry Yuswandi, menegaskan hal itu saat membuka Workshop Pertemuan Lintas Sektoral Pendukung Klaster Penanggulangan Bencana Provinsi Sumbar di The ZHM Premiere Hotel Padang, Selasa (21/4/2026).

Arry Yuswandi menilai kompleksitas bencana di Sumbar menuntut pendekatan terintegrasi dan kolaboratif antar pemangku kepentingan. Ia juga mengingatkan dampak besar bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025 sebagai pelajaran penting.

“Bencana tersebut menimbulkan dampak signifikan, baik korban jiwa, pengungsian, kerusakan infrastruktur, hingga terganggunya aktivitas sosial dan ekonomi masyarakat. Tercatat 264 jiwa meninggal dunia, 72 orang hilang, dan lebih dari 10 ribu masyarakat harus mengungsi,” ungkapnya.

Menurutnya, kondisi tersebut menegaskan bahwa penanggulangan bencana membutuhkan kolaborasi multipihak yang terstruktur, sistematis, dan berkelanjutan.

Pendekatan Klaster Dinilai Tingkatkan Efektivitas

Sejalan dengan kebijakan nasional, pemerintah daerah mendorong penerapan pendekatan klaster dalam penanggulangan bencana sesuai amanat BNPB.

Pendekatan ini mampu meningkatkan efektivitas koordinasi antar pemangku kepentingan, baik pada fase pra bencana, tanggap darurat, maupun pascabencana.

Namun, Arry Yuswandi mengakui implementasi pendekatan klaster di daerah masih menghadapi sejumlah tantangan.

Beberapa di antaranya meliputi fungsi klaster yang belum optimal, pembagian peran yang belum jelas, serta mekanisme koordinasi yang belum terpadu.

“Melalui kegiatan ini, kita ingin memperkuat pemahaman bersama, membangun koordinasi lintas sektor yang lebih solid, serta menyusun rencana aksi yang benar-benar implementatif dan menjawab kebutuhan di lapangan,” tegasnya.

Peran Strategis Pemprov dan Kolaborasi Multipihak

Arry Yuswandi menegaskan pemerintah provinsi berperan strategis dalam mengorkestrasi sinergi antar pihak. Ia juga memastikan setiap kebijakan dan langkah penanggulangan bencana berjalan efektif dan tepat sasaran.

Baca Juga :  Perdana Pimpin Apel, Wagub Vasko Ingatkan Pentingnya Soliditas

Pemprov Sumbar menyambut inisiatif kolaboratif dalam kegiatan ini, termasuk peran aktif Sumbar Pulih bersama Yayasan Plan International Indonesia.

Sinergi antara pemerintah, masyarakat, dunia usaha, dan mitra pembangunan menjadi kunci membangun ketangguhan daerah terhadap bencana.

Ia berharap forum ini menghasilkan struktur koordinasi klaster yang jelas, pembagian peran yang tegas, serta rencana aksi yang terarah dan berkelanjutan.

“Lebih dari itu, kita berharap pendekatan klaster ini benar-benar menjadi bagian integral dalam sistem penanggulangan bencana di Sumatera Barat,” tambahnya.

Kegiatan ini dihadiri Kepala Pelaksana BPBD Provinsi Sumbar beserta jajaran, pimpinan Yayasan Plan International Indonesia, pimpinan Platform Sumbar Pulih, BPBD kabupaten/kota, unsur OPD, TNI/Polri, instansi vertikal, dunia usaha, perguruan tinggi, organisasi kemasyarakatan, relawan kebencanaan, serta para narasumber dan fasilitator. (*/adpsb)

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru