Kemenhaj Imbau Pelepasan Jemaah Haji di Daerah Dibuat Sederhana dan Tidak Melelahkan

Penulis -

Kamis, 23 April 2026 - 09:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak saat melepas kloter pertama Embarkasi Jakarta-Banten (JKB-01) di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (21/4/2026) malam. (Foto: Kemenhaj)

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak saat melepas kloter pertama Embarkasi Jakarta-Banten (JKB-01) di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (21/4/2026) malam. (Foto: Kemenhaj)

Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta kepala daerah di seluruh Indonesia menyederhanakan prosesi pelepasan jemaah haji.

Kemenhaj menilai sejumlah daerah masih menyelenggarakan pelepasan dengan rangkaian panjang. Kondisi tersebut berpotensi membuat jemaah kelelahan sebelum berangkat ke embarkasi.

Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik jemaah sejak awal perjalanan. Ia meminta seluruh pihak menghindari kegiatan seremonial yang berlebihan.

“Kami mengimbau kepada seluruh kepala daerah, agar prosesi pelepasan jemaah haji tidak dilakukan secara berlebihan. Jangan sampai jemaah menjadi lelah sebelum berangkat,” ujar Dahnil saat melepas kloter pertama Embarkasi Jakarta-Banten (JKB-01) di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (21/4/2026) malam.

Seremoni Singkat untuk Jaga Kondisi Jemaah

Dahnil menambahkan, rangkaian acara yang terlalu panjang dapat menurunkan kesiapan fisik jemaah, terutama bagi lanjut usia. Karena itu, ia mendorong penyederhanaan kegiatan pelepasan.

“Harapannya, kegiatan pelepasan bisa dibuat lebih ringkas, sehingga jemaah tetap dalam kondisi prima dan siap menjalankan ibadah di Tanah Suci,” lanjutnya.

Koordinasi Pemerintah Daerah dan Panitia Haji

Selain itu, Kemenhaj meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan panitia haji di daerah. Koordinasi ini penting agar waktu dan rangkaian acara tidak mengganggu jadwal keberangkatan jemaah.

Kemenhaj menegaskan pelayanan haji harus menjadi prioritas utama. Layanan yang baik perlu dimulai sejak jemaah berada di daerah asal hingga tiba di Arab Saudi.

Komitmen Pelayanan Haji yang Lebih Baik

Dengan imbauan tersebut, Kemenhaj berharap seluruh pihak dapat menjaga kualitas pelayanan haji. Jemaah diharapkan berangkat dalam kondisi sehat, tenang, dan siap menjalankan ibadah secara optimal.

Kemenhaj juga menegaskan bahwa kualitas pelayanan haji tidak hanya berlangsung di Tanah Suci. Pelayanan itu dimulai sejak langkah pertama jemaah dari rumah menuju perjalanan ibadah. (*/red)

Baca Juga :  Dirjen PE2HU Tinjau Bir Ali, Ingatkan Bahaya Haji Ilegal dan Pastikan Layanan Jemaah Optimal

Berita Terkait

BPIH 2027 Disepakati Rp98,46 Juta, Jemaah Haji Cukup Lunasi Rp23,04 Juta
Lindungi Dana Jemaah Umrah, Kemenhaj dan OJK Kaji Rekening Penampungan
Kemenhaj dan Kemendagri Padankan Data Jemaah Haji, Nomor Antrean Tetap Aman
Travel Umrah Diperingatkan Tak Promosikan Haji Khusus Tanpa Izin PIHK
368 ASN Lulus Seleksi Mutasi Karier Batch II, Mulai Bergabung 1 November 2026
189 Pengaduan Travel Haji dan Umrah Masuk hingga September 2026, Kemenhaj Perketat Pengawasan
Kemenhaj Sumbar Ingatkan Travel Umrah Gunakan Identitas Sesuai Izin, ID Card Wajib Diberikan H-1
Perkuat Perlindungan Jemaah, Kemenhaj Sumbar Bentuk Satgas Awasi Travel Umrah di Bandara

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru