Jakarta, Javanusa—Kementerian Haji dan Umrah (Kemenhaj) meminta kepala daerah di seluruh Indonesia menyederhanakan prosesi pelepasan jemaah haji.
Kemenhaj menilai sejumlah daerah masih menyelenggarakan pelepasan dengan rangkaian panjang. Kondisi tersebut berpotensi membuat jemaah kelelahan sebelum berangkat ke embarkasi.
Wakil Menteri Haji dan Umrah RI, Dahnil Anzar Simanjuntak, menegaskan pentingnya menjaga kondisi fisik jemaah sejak awal perjalanan. Ia meminta seluruh pihak menghindari kegiatan seremonial yang berlebihan.
“Kami mengimbau kepada seluruh kepala daerah, agar prosesi pelepasan jemaah haji tidak dilakukan secara berlebihan. Jangan sampai jemaah menjadi lelah sebelum berangkat,” ujar Dahnil saat melepas kloter pertama Embarkasi Jakarta-Banten (JKB-01) di Asrama Haji Cipondoh, Tangerang, Banten, Selasa (21/4/2026) malam.
Seremoni Singkat untuk Jaga Kondisi Jemaah
Dahnil menambahkan, rangkaian acara yang terlalu panjang dapat menurunkan kesiapan fisik jemaah, terutama bagi lanjut usia. Karena itu, ia mendorong penyederhanaan kegiatan pelepasan.
“Harapannya, kegiatan pelepasan bisa dibuat lebih ringkas, sehingga jemaah tetap dalam kondisi prima dan siap menjalankan ibadah di Tanah Suci,” lanjutnya.
Koordinasi Pemerintah Daerah dan Panitia Haji
Selain itu, Kemenhaj meminta pemerintah daerah berkoordinasi dengan panitia haji di daerah. Koordinasi ini penting agar waktu dan rangkaian acara tidak mengganggu jadwal keberangkatan jemaah.
Kemenhaj menegaskan pelayanan haji harus menjadi prioritas utama. Layanan yang baik perlu dimulai sejak jemaah berada di daerah asal hingga tiba di Arab Saudi.
Komitmen Pelayanan Haji yang Lebih Baik
Dengan imbauan tersebut, Kemenhaj berharap seluruh pihak dapat menjaga kualitas pelayanan haji. Jemaah diharapkan berangkat dalam kondisi sehat, tenang, dan siap menjalankan ibadah secara optimal.
Kemenhaj juga menegaskan bahwa kualitas pelayanan haji tidak hanya berlangsung di Tanah Suci. Pelayanan itu dimulai sejak langkah pertama jemaah dari rumah menuju perjalanan ibadah. (*/red)






