Padang, Javanusa—Pemerintah Provinsi Sumatera Barat menyatakan kesiapan mendukung pelaksanaan Kuliah Kerja Dalam Negeri (KKDN) Pasis Dikreg LV Sesko TNI Tahun 2026. Kegiatan ini akan berlangsung pada 8–12 Juni 2026 di Kota Padang.
Agenda tersebut menjadi bagian dari program strategis nasional. Fokus kajian menitikberatkan pada kesiapsiagaan daerah menghadapi ancaman megathrust.
Kepala Badan Kesbangpol Sumbar, Mursalim menegaskan Sumbar termasuk daerah rawan bencana sehingga membutuhkan perhatian serius.
Mursalim menilai tema kegiatan sangat relevan dengan kondisi geografis Sumbar. Wilayah ini berada di zona rawan gempa dan tsunami.
Menurutnya, momentum ini penting untuk memperkuat sinergi antarlembaga. Selain itu, kegiatan ini juga mendorong lahirnya rekomendasi kebijakan berbasis kondisi riil daerah.
Ia meyakini penetapan Sumbar sebagai lokasi kegiatan akan memberi dampak positif. Upaya mitigasi bencana membutuhkan dukungan banyak pihak, bukan hanya pemerintah daerah.
“Ini bukan sekadar kegiatan kajian akademik, tetapi forum strategis untuk merumuskan rekomendasi kebijakan pertahanan dan tata kelola daerah berbasis kondisi riil di lapangan,” ujar Mursalim usai menerima audiensi tim Sesko TNI, Selasa (21/4/2026).
Peserta dan Agenda Kegiatan
Program KKDN ini akan melibatkan sekitar 60 peserta. Komandan Sesko TNI, Marsekal Madya TNI Anf. Widianto, dijadwalkan hadir langsung.
Gubernur Sumbar, Mahyeldi Ansharullah, juga masuk dalam daftar pemateri. Ia akan memberikan pembekalan terkait kondisi kebencanaan daerah. Selain itu, materi mencakup kebutuhan dukungan pusat dan strategi kesiapsiagaan.
Selama kegiatan berlangsung, peserta akan mengunjungi sejumlah instansi strategis. Kunjungan tersebut mencakup Kodam I/Bukit Barisan, Polda Sumbar, Lanud Sutan Sjahrir, dan Kodaeral II Teluk Bayur.
Rangkaian kunjungan ini diharapkan memberi gambaran komprehensif. Peserta dapat memahami kesiapan daerah dalam menghadapi potensi bencana besar.
Kegiatan Pendukung dan Sinergi Daerah
Selain agenda utama, panitia menyiapkan kegiatan pendukung. Aktivitas ini melibatkan ASN dan masyarakat.
Salah satu peserta, Kolonel Inf. Eka Wira Dharmawan yang dikenal sebagai “King Sparko”, akan berbagi tips kebugaran. Kegiatan ini dikemas melalui senam bersama ASN di halaman Istana Gubernur.
Kepala Biro Umum Setdaprov Sumbar, Andree Algamar, menyebut pihaknya segera membahas rencana ini dengan pimpinan. Pembahasan difokuskan pada dukungan teknis untuk kelancaran kegiatan.
“Sinergi lintas perangkat daerah terus kami perkuat untuk mendukung kesiapan teknis dan substansi kegiatan,” ujarnya.
Audiensi tersebut dihadiri Marsma TNI Said Haryana selaku Kadepninjemen Sesko TNI. Ia didampingi Kolonel Inf. Farid Yudis Purwanto sebagai Dosen/Pembimbing Utama Sesko TNI. Selain itu, hadir Mayor Inf. Edi Arman dari Pabandia Dik Spres Kodam I/Bukit Barisan. (*/adpsb)






