“Seribu Asa Bebas Stunting” di Payakumbuh Selatan, Gerakan Kolektif Tekan Angka Stunting

Penulis -

Senin, 4 Mei 2026 - 20:34 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kecamatan Payakumbuh Selatan meluncurkan inovasi “Seribu Asa Bebas Stunting” di kantor camat, Senin (4/5/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Kecamatan Payakumbuh Selatan meluncurkan inovasi “Seribu Asa Bebas Stunting” di kantor camat, Senin (4/5/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Kecamatan Payakumbuh Selatan meluncurkan inovasi “Seribu Asa Bebas Stunting” bersamaan dengan pencanangan Zona Integritas menuju Wilayah Bebas dari Korupsi (WBK) dan Wilayah Birokrasi Bersih dan Melayani (WBBM).

“Ini langkah kita menjawab isu strategis nasional terkait stunting yang berdampak langsung pada kualitas sumber daya manusia,” kata Asisten I Nofriwandi di Kantor Camat Payakumbuh Selatan, Padang Karambia, Senin (4/5/2026).

Stunting Jadi Isu Serius Kualitas Generasi

Pemerintah menilai stunting sebagai persoalan penting yang tidak hanya berkaitan dengan tinggi badan anak. Isu ini juga menyangkut gizi, kesehatan, dan pola asuh.

“Kita mengapresiasi langkah konkret Kecamatan Payakumbuh Selatan melalui inovasi ‘Seribu Asa Bebas Stunting’. Ini bukan hanya program, tetapi gerakan kolektif yang melibatkan seluruh elemen masyarakat untuk melahirkan generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas,” ujarnya.

Dampak Jangka Panjang Stunting

Menurutnya, anak yang mengalami stunting berisiko memiliki kemampuan kognitif lebih rendah. Selain itu, produktivitas mereka juga bisa menurun dan lebih rentan terhadap penyakit.

Karena itu, pemerintah mendorong penanganan stunting dilakukan secara menyeluruh, terintegrasi, dan berkelanjutan.

Peran Keluarga dan Edukasi Gizi

Nofriwandi menekankan peran ibu sangat penting dalam tumbuh kembang anak. Edukasi gizi seimbang harus terus diperkuat di masyarakat.

“Peran ibu sangat penting dalam memastikan tumbuh kembang anak berjalan optimal. Edukasi gizi seimbang, pentingnya 1.000 hari pertama kehidupan, serta pola asuh yang tepat harus terus digencarkan,” ujarnya.

Ia juga mendorong keterlibatan TP-PKK, Bunda PAUD, dan kader posyandu untuk memperkuat pendampingan di lapangan.

Kolaborasi Lintas Sektor

Pemerintah daerah berkomitmen mempercepat penurunan stunting melalui kerja sama lintas sektor. Kolaborasi dinilai menjadi kunci utama keberhasilan program.

“Dengan kolaborasi yang baik, kita yakin Payakumbuh Selatan dapat menjadi contoh kecamatan yang mampu menekan angka stunting secara signifikan,” tutupnya.

Baca Juga :  Pemko Payakumbuh Lindungi 2.410 Pekerja Rentan Lewat BPJS Ketenagakerjaan
Inovasi “Seribu Asa Bebas Stunting”

Camat Payakumbuh Selatan, Dewi Mulia, menjelaskan program ini lahir dari kebutuhan memperkuat intervensi gizi dan kesehatan anak.

“Program ini kita rancang sebagai langkah kolaboratif untuk mempercepat penurunan stunting, sekaligus melibatkan masyarakat secara aktif dalam setiap tahap pelaksanaannya,” ujarnya.

Pengembangan dari Program DAHSYAT ke MBG

Ia menjelaskan program ini merupakan pengembangan dari DAHSYAT (Dapur Sehat Atasi Stunting) yang sebelumnya digagas DP3AP2KB dan Dinas Kesehatan.

Seiring kebijakan terbaru, intervensi disesuaikan dengan program Makanan Bergizi Gratis (MBG).

“Ke depan, kita fokus pada pemberian susu dan makanan tinggi protein yang dapat membantu memicu pertumbuhan dan perkembangan anak secara optimal,” katanya.

Pendampingan Tumbuh Kembang Anak

Selain asupan gizi, program ini juga menghadirkan pemijatan bayi oleh terapis Puskesmas Padang Karambia.

“Melalui pendekatan ini, kita ingin memastikan intervensi yang diberikan tidak hanya dari sisi gizi, tetapi juga stimulasi tumbuh kembang anak,” ujarnya.

Komitmen Zona Integritas ASN

Pada kesempatan itu, ASN Kecamatan Payakumbuh Selatan juga menandatangani pakta integritas. Mereka menyatakan komitmen mendukung Zona Integritas menuju WBK dan WBBM.

“Kami berkomitmen membangun tata kelola pemerintahan yang bersih, akuntabel, serta berorientasi pada pelayanan publik yang berkualitas,” terangnya.

Kegiatan ini dihadiri kepala OPD, Forkopimca, BNN, Puskesmas Padang Karambia, Ketua KAN, Bundo Kanduang, serta lembaga kemasyarakatan.

Gerakan Bersama untuk Masa Depan

Camat menegaskan gerakan ini bukan sekadar program, tetapi langkah penyelamatan generasi masa depan.

“Jika hari ini kita abai, maka kita sedang mempertaruhkan masa depan generasi kita. Tapi jika kita bergerak bersama sekarang, kita sedang menyiapkan Payakumbuh yang lebih kuat, lebih cerdas, dan bebas stunting. Ini bukan pilihan, ini keharusan,” pungkasnya. (*/red)

Baca Juga :  Presiden Prabowo Tegaskan Gizi Anak Jadi Kunci Pembangunan Manusia dan Masa Depan Indonesia

Berita Terkait

Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen
Padang Utara Siapkan 72 Kafilah, Targetkan Juara Umum MTQN ke-42 Kota Padang
KAI Divre II Sumbar Tutup 30 Perlintasan Liar, Keselamatan di Jalur Kereta Diperketat

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Kamis, 8 Oktober 2026 - 00:04 WIB

Gateball Kota Padang Raih Emas Perdana Porprov Sumbar 2026 lewat Double Putra

Rabu, 7 Oktober 2026 - 23:54 WIB

Edo Vernando Sumbang Emas Pertama Biliar Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:38 WIB

Jadwal Lengkap Pertamina Grand Prix Indonesia: MotoGP, Sprint, hingga Balapan Utama

Rabu, 7 Oktober 2026 - 18:20 WIB

MotoGP Mandalika 2026: Perebutan Gelar Memanas, Martin dan Marquez Cuma Terpaut 2 Poin

Berita Terbaru