Padang, Javanusa—Manajemen Semen Padang FC menyampaikan permintaan maaf kepada suporter dan masyarakat Sumatera Barat setelah tim turun ke Liga 2 musim depan.
Pernyataan itu disampaikan melalui unggahan resmi klub di Instagram sebagai bentuk tanggung jawab sekaligus komitmen untuk berbenah.
Manajemen mengakui hasil sepanjang musim jauh dari harapan. Kondisi tersebut memicu kekecewaan, terutama bagi suporter setia Kabau Sirah.
Evaluasi Total dari Manajemen hingga Pemain
Sebagai langkah awal, manajemen memastikan akan melakukan evaluasi menyeluruh. Evaluasi ini mencakup tata kelola klub, kinerja tim pelatih, dan strategi pembinaan pemain.
Seluruh elemen klub juga sepakat melakukan perbaikan total. Upaya ini bertujuan membangun kembali kekuatan tim agar lebih kompetitif pada musim berikutnya.
Rencana Renovasi Stadion dan Penyesuaian Tiket
Selain pembenahan internal, klub menyiapkan rencana renovasi Stadion H. Agus Salim. Dampak dari rencana tersebut, manajemen akan menyesuaikan harga tiket untuk dua laga kandang terakhir musim ini.
Dua pertandingan itu mempertemukan Semen Padang FC dengan Persik Kediri dan Persebaya Surabaya. Penyesuaian harga tiket diharapkan membuka peluang lebih luas bagi masyarakat untuk hadir langsung di stadion.
Apresiasi untuk Suporter dan Target Bangkit
Manajemen juga menyampaikan terima kasih atas loyalitas suporter yang tetap mendukung tim dalam situasi sulit. Dukungan itu menjadi energi penting untuk proses kebangkitan tim.
Dengan evaluasi dan pembenahan yang disiapkan, Semen Padang FC menargetkan kembali bersaing lebih baik. Klub juga membuka peluang untuk kembali ke kasta tertinggi sepak bola nasional. (*/red)






