Agam, Javanusa—Bencana tanah longsor menerjang Jorong Kampung Baruah, Nagari Sungailandia, Kecamatan IV Koto, Kabupaten Agam, Selasa (5/5/2026) sekitar pukul 22.00 WIB. Peristiwa ini menimbulkan korban jiwa dan menimbun tiga rumah warga dengan material tanah.
Kepala Pelaksana BPBD Agam, Rahmad Lasmono, menjelaskan hujan deras yang mengguyur sejak sore memicu longsor di kawasan tersebut. Akibatnya, tiga kepala keluarga terdampak langsung dalam kejadian ini.
“Tim berhasil mengevakuasi tujuh korban. Enam orang selamat namun mengalami luka dan membutuhkan perawatan, sedangkan satu orang meninggal dunia atas nama Awal (50),” kata Rahmad, Rabu dini hari (6/5/2026).
Proses Evakuasi dan Penanganan Korban
Tim gabungan yang terdiri dari BPBD, Basarnas, PMI, Kelompok Siaga Bencana (KSB), dan warga setempat bergerak cepat melakukan evakuasi di lokasi kejadian. Mereka bekerja sama mengevakuasi korban dari timbunan material longsor.
Enam korban selamat saat ini menjalani perawatan di Rumah Sakit Achmad Mochtar. Korban tersebut yakni Dayat (33), Noya (35), Safira (1), Yoni (45), Zaki (18), dan Kuntum (14).
Akses Jalan Tertutup dan Imbauan Warga
Selain merusak permukiman, longsor juga menutup akses jalan utama yang menghubungkan Lubukbasung dengan Bukittinggi melalui Sungailandia. Hingga kini, kendaraan belum dapat melintasi jalur tersebut.
Pihak berwenang mengimbau masyarakat untuk sementara menghindari ruas jalan itu dan menggunakan jalur alternatif demi keselamatan.
“Pengguna jalan kami sarankan melintasi Simpang Panta sampai pembersihan material selesai,” ujar Rahmad.
Waspada Longsor Susulan
Proses pembersihan material longsor masih berlangsung hingga saat ini. Sementara itu, warga di sekitar lokasi diminta meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi longsor susulan.
Kondisi tanah yang masih labil akibat tingginya curah hujan berpotensi memicu bencana lanjutan jika hujan kembali turun dengan intensitas tinggi. (*/red)






