Cegah Kupon Ganda dan Penumpukan Massa, Pemko Padang Terapkan Sistem Barcode

Penulis -

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:35 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pemko Padang kembali gunakan sistem barcode untuk distribusi daging kurban ASN. (Foto: FB Diskominfo Padang)

Pemko Padang kembali gunakan sistem barcode untuk distribusi daging kurban ASN. (Foto: FB Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Padang kembali menerapkan sistem barcode dalam distribusi daging kurban bagi aparatur sipil negara (ASN) pada Iduladha 2026.

Sistem ini untuk mempercepat pembagian daging sekaligus mencegah antrean panjang dan penyalahgunaan kupon.

Pemko Padang melanjutkan penggunaan sistem tersebut setelah uji coba pada 2025 dinilai berjalan efektif. Panitia menilai digitalisasi distribusi membantu proses pembagian menjadi lebih tertib dan transparan.

Ketua Panitia Kurban Pemko Padang, Didi Aryadi, mengatakan sistem barcode memudahkan peserta saat mengambil daging kurban di Rumah Pemotongan Hewan (RPH).

“Sistem barcode ini sudah kita mulai sejak tahun lalu. Hasilnya efektif, sehingga tahun ini kembali diterapkan untuk memudahkan peserta,” ujar Didi Aryadi yang juga menjabat Asisten II Setdako Padang, Kamis (7/5/2026).

Cegah Kupon Ganda dan Penumpukan Massa

Sebelum sistem digital diterapkan, panitia kerap menghadapi persoalan kupon fisik yang digandakan oleh oknum tertentu. Selain itu, penumpukan peserta di kawasan RPH Dinas Pertanian juga sering memicu kemacetan.

Kasubag Bina Mental Bagian Kesra Setdako Padang, Zul Asfi Lubis, mengatakan kondisi pembagian daging sebelumnya sering tidak terkendali akibat peserta berkumpul di satu lokasi.

“Dulu pengambilan daging menumpuk di satu titik di kawasan RPH Dinas Pertanian hingga menyebabkan kemacetan total,” katanya.

Satu Barcode untuk Satu Peserta

Panitia merancang sistem barcode dengan mekanisme sederhana. Setiap peserta kurban menerima satu barcode yang dapat ditunjukkan kepada petugas melalui telepon seluler saat pengambilan daging.

Petugas kemudian memindai barcode tersebut sebelum menyerahkan daging kurban kepada peserta. Setiap peserta menerima 1,5 kilogram daging.

Setelah proses pemindaian selesai, sistem otomatis mengunci barcode sehingga tidak dapat digunakan kembali. Cara ini mampu mencegah pengambilan ganda dan memastikan distribusi berjalan adil.

Baca Juga :  Stafsus Mendikdasmen Tinjau Sekolah Terdampak Banjir dan Salurkan Bantuan Pendidikan di Pariaman
Distribusi Lebih Higienis dan Ramah Lingkungan

Selain menerapkan sistem digital, Pemko Padang juga menyiapkan proses distribusi yang lebih higienis dan ramah lingkungan. Panitia tidak lagi menggunakan kantong plastik dalam pembagian daging kurban tahun ini. (*/red)

Berita Terkait

Terkait Kisruh Gelar Datuak Rajo Bandaro, Dugaan Pemalsuan Tanda Tangan Mantan Wali Nagari Puluik Puluik Mencuat
Fadly Amran Minta OPD Padang Perkuat Inovasi Smart City di Enam Dimensi
Koto Tangah Siapkan 16 Venue MTQ ke-42 Padang, Ini Daftar Lokasinya
Koto Tangah Siapkan 65 Kafilah, Bidik Juara Umum MTQ ke-42 Kota Padang
Pemko Padang dan Pelindo Siapkan Penataan Muaro Padang Jadi Kawasan Wisata Maritim
Tutupi Trotoar dan Drainase, Satpol PP Padang Bongkar Lapak Pedagang di Jalan Sutan Syahrir
Gubernur Mahyeldi Dorong Tata Kelola Pemerintahan Sumbar Makin Kuat, Cegah Korupsi Sejak Awal
Farewell Parade Kapolda Sumbar, Irjen Pol Djati Wiyoto Serahkan Estafet Kepemimpinan kepada Irjen Pol Jawari

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 23:02 WIB

Alee Rilis Single Apa Kabarmu?, Angkat Rindu yang Kembali Setelah Perpisahan

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:08 WIB

BLINGOUTKID Rilis Single Freak Like Me, Kisah Keberanian Menjadi Diri Sendiri

Kamis, 8 Oktober 2026 - 20:03 WIB

satchi! Rilis All the Almost, Lagu Indie-Folk tentang Cinta yang Tak Kunjung Terungkap

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:36 WIB

Patras Jalani Tur Jepang Perdana, Bawa Cha-Cha Boo! ke Empat Panggung

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Berita Terbaru