Jakarta, Javanusa—Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI), Erick Thohir, menghadiri sekaligus menyaksikan penandatanganan nota kesepakatan antara Federasi Bola Basket Internasional (FIBA) dan MILO Indonesia.
Agenda tersebut berlangsung di Kantor FIBA Indonesia, Menara Danareksa, Rabu (6/5). Acara ini menjadi langkah penting dalam memperkuat pengembangan olahraga basket di Indonesia.
Penandatanganan nota kesepakatan diwakili oleh Patrick Mariller selaku Chief Operating Officer FIBA dan Alaa Sahaban sebagai Manager Beverages and Confectionery Business Unit MILO.
Keduanya juga menyampaikan apresiasi kepada Kementerian Pemuda dan Olahraga atas dukungan terhadap kerja sama tersebut.
Tekankan Peran Swasta dalam Olahraga Nasional
Menpora Erick Thohir menilai kerja sama ini sebagai bentuk nyata keterlibatan sektor swasta dalam pembangunan olahraga nasional.
Ia menegaskan pengembangan olahraga tidak hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, tetapi juga membutuhkan dukungan aktif dari sektor swasta.
“Saya sangat mengapresiasi MILO dan FIBA yang aktif dalam pengembangan olahraga di sekolah. Penandatanganan kerja sama ini, merupakan langkah positif bagi olahraga basket khususnya. Bola basket adalah salah satu olahraga populer di masyarakat, dan saya berharap melalui kerjasama ini dapat semakin luas menjangkau hingga tingkat akar rumput,” ujarnya.
Erick juga mendorong perluasan akses pembinaan agar olahraga basket semakin dekat dengan masyarakat di tingkat dasar.
Perkuat Pembinaan Olahraga di Tingkat Grassroot
Lebih lanjut, Menpora Erick Thohir menegaskan rencana Kemenpora untuk memperkuat kolaborasi dengan berbagai pihak dalam pengembangan olahraga grassroot. Fokus utama diarahkan pada peningkatan kualitas sumber daya manusia seperti pelatih dan wasit bola basket.
“Sesuai arahan Presiden, kita harus membangun talenta nasional. Program ini merupakan sinergi antara Kemenpora, Bappenas, Kemendikdasmen dan Kemendikbud. Salah satu fokusnya adalah meningkatkan jumlah pelatih dan wasit dengan melibatkan guru-guru yang berminat, kemudian memberikan sertifikasi melalui federasi,” jelasnya.
Program tersebut diharapkan mampu memperkuat ekosistem olahraga sejak tingkat sekolah.
FIBA Apresiasi Momen Strategis Pengembangan Basket
Sementara itu, Patrick Mariller dari FIBA menyampaikan bahwa kerja sama ini lahir dari kesamaan visi dalam mempromosikan gaya hidup sehat melalui olahraga. Ia menilai kerja sama dengan MILO menjadi salah satu pencapaian penting FIBA pada tahun ini.
“Hari ini merupakan momen penting bagi FIBA. Kerja sama dengan MILO menjadi salah satu pencapaian strategis kami tahun ini. Kami berharap dapat terus menyebarkan semangat hidup sehat melalui olahraga bola basket hingga ke tingkat akar rumput,” tuturnya.
MILO Indonesia Dukung Gaya Hidup Sehat Lewat Basket
Dari pihak MILO Indonesia, Alaa Sahaban menegaskan komitmen perusahaan dalam mendukung pengembangan olahraga bersama FIBA, Kemenpora, dan Perbasi.
Ia menyebut kolaborasi ini sebagai upaya memperluas dampak positif olahraga bagi masyarakat.
“Melalui kerja sama ini, kami berharap dapat bersama-sama membangun generasi yang aktif dan sehat melalui olahraga bola basket serta menyebarkan energi positif tanpa batas,” ujarnya.
Kerja sama ini diharapkan menjadi langkah strategis dalam membangun generasi muda yang lebih sehat dan aktif di Indonesia. (*/red)






