FAO Nilai Laboratorium Veteriner Kementan Makin Berkualitas dan Penuhi Standar Internasional

Penulis -

Senin, 11 Mei 2026 - 15:02 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim FAO menilai Laboratorium Veteriner Kementan makin berkualitas dan penuhi standar internasional. (Foto: Ditjen PKH Kementan)

Tim FAO menilai Laboratorium Veteriner Kementan makin berkualitas dan penuhi standar internasional. (Foto: Ditjen PKH Kementan)

Surabaya, Javanusa—Food and Agriculture Organization (FAO) mengapresiasi peningkatan kapasitas laboratorium Balai Besar Veteriner Farma (BBVF) Pusvetma Kementerian Pertanian dalam pelaksanaan Laboratory Mapping Tool (LMT) Assessment di Surabaya pada 7–8 Mei 2026.

Tim FAO yang dipimpin Chriss Morissy melakukan asesmen sebagai bagian dari evaluasi menyeluruh terhadap sistem laboratorium veteriner.

Penilaian meliputi manajemen mutu, penerapan biosafety dan biosecurity, kompetensi sumber daya manusia, infrastruktur laboratorium, hingga kemampuan teknis pengujian dan produksi veteriner.

Seluruh staf yang terlibat dalam penerapan biosafety dan biosecurity di lingkungan BBVF Pusvetma mengikuti kegiatan tersebut.

Perkuat Budaya Mutu Laboratorium

Kepala BBVF Pusvetma, Edy Budi Susila, menyebut asesmen LMT menjadi momentum penting untuk memperkuat kualitas layanan laboratorium secara berkelanjutan.

“Peningkatan capaian ini merupakan hasil kolaborasi seluruh tim BBVF Pusvetma dalam membangun budaya mutu, memperkuat implementasi biosafety dan biosecurity, serta meningkatkan kapasitas laboratorium agar selaras dengan standar internasional,” kata Edy Budi Susila, Jumat (8/5/2026).

Sementara itu, Ketua Tim Asesor FAO, Chriss Morissy, menilai BBVF Pusvetma menunjukkan perkembangan positif dibanding hasil asesmen sebelumnya.

“Kami melihat adanya komitmen yang kuat dari BBVF Pusvetma dalam memperkuat sistem laboratorium veteriner, baik dari sisi teknis, manajemen mutu, maupun penerapan biosafety dan biosecurity. Perkembangan yang dicapai menunjukkan proses perbaikan berkelanjutan berjalan dengan baik,” ujar Chriss Morissy.

Penuhi Standar Laboratorium Internasional

Melalui audit LMT, FAO menilai BBVF Pusvetma telah memenuhi kapasitas sebagai laboratorium veteriner berstandar internasional.

Penilaian itu didukung kesiapan infrastruktur, peralatan dan perlengkapan laboratorium, sistem penjaminan mutu hasil uji dan produk, serta penguatan jejaring dan kolaborasi antar lembaga.

Hasil evaluasi juga menunjukkan peningkatan capaian yang signifikan dibanding asesmen sebelumnya. Capaian tersebut menjadi indikator keberhasilan upaya perbaikan berkelanjutan dalam meningkatkan kualitas layanan laboratorium veteriner agar semakin profesional, andal, dan memenuhi standar internasional.

Baca Juga :  Produksi Bawang Putih Nasional Masih Tertinggal dari Kebutuhan, Kementan Perkuat Perbenihan

Peningkatan kapasitas ini diharapkan mampu memperkuat sistem kesehatan hewan nasional. Selain itu, langkah tersebut mendukung pengendalian penyakit hewan serta memperkuat implementasi pendekatan One Health yang mengintegrasikan kesehatan hewan, manusia, dan lingkungan. (*/red)

Berita Terkait

Kaleb J Rilis Tanda Cinta, Lagu tentang Janji Setia hingga Seumur Hidup
Presiden Prabowo Resmikan 11 Proyek Hilirisasi Nikel di IWIP Senilai Rp180 Triliun
BMKG Keluarkan Peringatan Dini Hujan Lebat di Pasaman Barat dan Pesisir Selatan Hari Ini
Kepala BGN Sudaryono: Insentif MBG Kini Lebih Adil, Proporsional dan Efisien
Uji Coba MBG Sistem Prasmanan, BGN Ingin Makanan Lebih Hangat dan Segar di Sekolah
MK Tak Temukan Bukti Gibran Punya Ijazah SLTA, tapi Tak Batalkan sebagai Wapres
Pemerintah Targetkan Renovasi 300 Ribu Sekolah dan Madrasah hingga 2029, Kemenag Siap Bersinergi
Kemenag Buka Bantuan S2 dan S3 hingga Rp25 Juta, Cek Syarat dan Jadwalnya

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:33 WIB

Mahyeldi Dorong 740 Ribu UMKM Sumbar Perkuat Legalitas, Sertifikasi Halal, dan Akses Modal

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:38 WIB

Kejuaraan Panahan Berkuda Porprov Sumbar Dongkrak Omzet Pedagang Pantai Pasir Jambak

Jumat, 9 Oktober 2026 - 13:28 WIB

Perpres Perlindungan Ojol Terbit, Atur Kemitraan hingga Biaya Platform 8 Persen

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan

Senin, 5 Oktober 2026 - 14:13 WIB

Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:17 WIB

Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak

Jumat, 2 Oktober 2026 - 21:18 WIB

Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 14:29 WIB

SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  

Berita Terbaru