Makkah, Javanusa—Petugas Kloter PDG 06 Embarkasi Padang mendampingi jemaah haji, terutama lansia dan jemaah risiko tinggi menuju Masjidil Haram. Pendampingan ini menjawab kerinduan jemaah untuk salat di Masjidil Haram.
Petugas memastikan jemaah tetap beribadah tanpa mengabaikan kondisi kesehatan. Selain itu, petugas menyesuaikan pendampingan dengan kondisi fisik jemaah. Jarak, kepadatan jemaah dunia, dan cuaca Makkah menjadi tantangan utama.
Petugas Haji Kloter PDG 06, H. Afrilen, menyampaikan pendampingan diberikan secara khusus kepada jemaah yang ingin melaksanakan ibadah di Masjidil Haram, namun tetap mempertimbangkan faktor kesehatan dan kondisi fisik jemaah.
Ia menegaskan petugas terus mengingatkan jemaah agar tidak memaksakan diri. Jemaah juga diminta mengatur waktu ibadah dengan lebih bijak.
Petugas mendorong jemaah memperbanyak istirahat dan menjaga asupan cairan. Langkah ini bertujuan menjaga kondisi tubuh menjelang puncak haji Armuzna.
Di tengah padatnya aktivitas ibadah di Makkah, layanan ini mendapat respons positif. Jemaah merasa terbantu dengan kehadiran petugas kloter di lapangan. Layanan ini membuat lansia lebih tenang saat beribadah di Masjidil Haram.
Umrah Wajib Selesai dan Evaluasi Kloter
Seluruh rangkaian umrah wajib jemaah Kloter PDG 06 telah selesai dilaksanakan. Pembimbing ibadah kloter kemudian melakukan evaluasi kegiatan ibadah tersebut.
“Alhamdulillah jemaah Kloter PDG 06 sudah menyelesaikan rangkaian umrah wajib dan telah dilakukan evaluasi oleh pembimbing ibadah kloter,” tulisnya dalam laporan.
Pembayaran Dam dan Persiapan Armuzna
Afrilen menambahkan pembayaran dam tamattu’ jemaah telah terlaksana. Proses ini berjalan melalui layanan resmi Addahi. Ketua kloter mengoordinasikan seluruh proses pembayaran tersebut.
Saat ini jemaah mulai bersiap menghadapi puncak ibadah haji. Fase tersebut berlangsung di Arafah, Muzdalifah, dan Mina atau Armuzna. Tahapan ini menjadi momen paling penting dan menguras tenaga.
“Mudah-mudahan seluruh jemaah diberikan kesehatan dan memperoleh haji yang mabrur,” tutupnya.
Penguatan Layanan di Tanah Suci
Petugas kloter terus hadir mendampingi jemaah selama di Kota Suci. Pendampingan ini membantu jemaah lansia dan disabilitas menjalankan ibadah dengan aman. Layanan ini diharapkan menjaga kenyamanan hingga seluruh rangkaian haji selesai. (*/red)






