Padang, Javanusa—Semangat kebersamaan dan pertukaran budaya antarbangsa memuncak di Kota Padang dengan suksesnya penyelenggaraan Majlis Penutupan 7 Wonders Explorace: Culture Edition Sesi 2025/2026, Sabtu (23/5/2026) malam.
Acara yang menjadi simbol kuatnya hubungan serumpun ini merupakan buah kolaborasi gemilang antara Kolej Kediaman Ketujuh (Za’ba), Universiti Malaya, Malaysia, dan Universitas Negeri Padang (UNP), Indonesia.
Pemko Padang memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif strategis ini. Dalam prosesi penutupan yang berlangsung khidmat, Wali Kota Padang Fadly Amran diwakili oleh Kepala Dinas Pariwisata Kota Padang, Yenni Yuliza.
Karena kolaborasi lintas negara ini sangat selaras dengan pencapaian visi strategic Pemerintah Kota Padang, khususnya melalui program unggulan Padang Juara dan Smart Surau. Dan kehadiran pemko menegaskan dukungan penuh terhadap kegiatan yang mampu mempererat tali silaturahmi serta memperluas wawasan kebudayaan generasi muda kedua negara.
Program 7 Wonders Explorace: Culture Edition dirancang bukan sekadar sebagai ajang mobilitas mahasiswa, melainkan sebuah penjelajahan mendalam terhadap kekayaan budaya Minangkabau. Selama kegiatan, para peserta, termasuk delegasi mahasiswa dari Universiti Malaya, diajak mengeksplorasi berbagai keajaiban budaya dan kearifan lokal yang menjadi identitas Sumatra Barat, khususnya Kota Padang.
Dalam sambutan tertulis Wali Kota Padang yang dibacakan oleh Yenni Yuliza, disampaikan rasa terima kasih yang mendalam kepada pihak Universiti Malaya, khususnya Kolej Kediaman Ketujuh (Za’ba), dan UNP atas kepercayaan menjadikan Kota Padang sebagai lokus kegiatan berkelas internasional ini.
“Kegiatan mobilitas mahasiswa seperti ini memiliki nilai strategis yang sangat tinggi. Selain memperkuat hubungan diplomatik dan kebudayaan antara Indonesia dan Malaysia di tingkat akar rumput, program ini juga menjadi wahana efektif untuk mempromosikan potensi pariwisata Kota Padang kepada dunia internasional, khususnya melalui kacamata generasi muda,” ujar Yenni Yuliza.
Pemko Padang Perluas Kerja Sama Pendidikan
Ia mengungkapkan, Pemko Padang menempatkan internasionalisasi pendidikan sebagai salah satu prioritas utama pembangunan sumber daya manusia. Dalam konteks kerja sama dengan Pemerintah Malaysia, Pemko Padang secara aktif telah menjalin sinergi formal.
Sebagai langkah konkret pada awal bulan Mei 2026 yang lalu, Pemerintah Kota Padang telah menggelar pertemuan strategis dengan perwakilan Kementerian Pendidikan Tinggi Malaysia dan lembaga Education Malaysia Global Services (EMGS).
Pertemuan tersebut difokuskan untuk memperluas akses beasiswa dan memfasilitasi program pertukaran pelajar internasional bagi generasi muda Kota Padang.
Lebih lanjut, Pemko Padang berharap agar jalinan kerja sama antara kedua universitas ternama ini tidak berhenti pada program ini saja.
Ke depan, diharapkan muncul inisiatif-inisiatif kolaboratif lainnya di berbagai bidang, seperti pendidikan, riset, dan pengabdian masyarakat, yang memberikan manfaat nyata bagi kedua negara.
“Kepada para mahasiswa Universiti Malaya, kami berharap pengalaman menjelajahi budaya di Kota Padang memberikan kenangan indah dan memperkaya perspektif kalian. Jadilah duta budaya yang membawa cerita positif tentang keramahtamahan dan keindahan alam serta budaya Padang ke Malaysia,” tambahnya.
Perkuat Posisi Padang di Mata Internasional
Suksesnya 7 Wonders Explorace: Culture Edition ini semakin mengukuhkan posisi Kota Padang sebagai destinasi pariwisata budaya yang ramah dan menarik di mata internasional.
Kolaborasi lintas batas seperti ini menjadi kunci dalam membangun jembatan kesepahaman dan persahabatan yang kokoh di kawasan Asia Tenggara.
Hadir langsung pada kesempatan tersebut, Rektor Universitas Negeri Padang, Krismadinata, bersama Dekan Fakultas Bahasa dan Seni UNP, Prof. Ermanto.
Sementara itu, delegasi dari negeri jiran dipimpin langsung oleh Kepala Kolej Kediaman Ketujuh (Za’ba) Universiti Malaya, Puan Aida Nurul Ain Abd Rahman, yang hadir mewakili Wakil Rektor Bidang Kemahasiswaan (Timbalan Naib Canselor Hal Ehwal Pelajar) Universiti Malaya.
Acara ini juga dikawal langsung oleh Ketua Pelaksana atau Pengarah Projek program, Saudari Nur Safidiana Nabila Mohd Nizam, bersama segenap jajaran Komite Tindakan Kolej. (*/red)






