Gubernur Mahyeldi Dorong Ekonomi Syariah Sumbar Jadi Penggerak Ekonomi Daerah

Penulis -

Senin, 25 Mei 2026 - 10:38 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Gubernur Sumbar menghadiri DAUN Syariah Festival di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Minggu (24/5/2026). (Foto: ADPSB)

Gubernur Sumbar menghadiri DAUN Syariah Festival di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Minggu (24/5/2026). (Foto: ADPSB)

Padang, Javanusa—Gubernur Sumatera Barat (Sumbar) Mahyeldi Ansharullah mendorong penguatan ekosistem ekonomi dan keuangan syariah terintegrasi.

Ia menilai langkah ini strategis untuk memperkuat ketahanan ekonomi daerah dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Mahyeldi menyampaikan hal tersebut saat menghadiri DAUN (Dari Nagari Untuk Negeri) Syariah Festival. Kegiatan ini mengusung tema “Akselerasi Pertumbuhan Ekonomi dan Keuangan Syariah Regional Berkelanjutan Melalui Sinergi dan Transformasi Digital”. Acara berlangsung di Kantor Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, Minggu (24/5/2026).

Modal Sosial Budaya Jadi Kekuatan Sumbar

Mahyeldi menegaskan Sumbar memiliki modal sosial dan budaya kuat untuk mengembangkan ekonomi syariah. Ia menilai karakter masyarakat yang memegang falsafah Adat Basandi Syarak, Syarak Basandi Kitabullah (ABS-SBK) sejalan dengan prinsip ekonomi syariah.

“Sumbar punya modal kuat menjadikan ekonomi syariah sebagai penggerak pertumbuhan baru yang manfaatnya bisa langsung dirasakan masyarakat. Ini yang perlu kita optimalkan ke depan,” tegas Mahyeldi.

Ekonomi Halal Sudah Tumbuh di Masyarakat

Mahyeldi menjelaskan sektor riil berbasis halal terus berkembang di Sumbar. Ia menyoroti kuliner halal, fesyen muslim, pariwisata halal, serta pengelolaan zakat produktif yang sudah hadir dalam aktivitas ekonomi masyarakat.

Namun demikian, ia mengingatkan masih ada tantangan yang perlu diselesaikan. Tantangan tersebut terutama pada literasi masyarakat terhadap produk dan layanan keuangan syariah. Selain itu, integrasi industri halal dan sektor keuangan syariah juga belum optimal.

Kolaborasi Jadi Kunci Penguatan Ekosistem

Mahyeldi menilai pengembangan ekonomi syariah harus berjalan secara kolaboratif. Pemerintah daerah, lembaga keuangan, dunia pendidikan, pelaku usaha, dan komunitas masyarakat perlu memperkuat ekosistem bersama.

“Ekonomi syariah tidak boleh berhenti sebagai wacana. Ia harus hadir sebagai kekuatan dan solusi nyata untuk membuka peluang usaha, memperkuat UMKM, dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” harapnya.

Baca Juga :  Pemko Padang Dukung Pertamina Goes to Campus 2026 di Unand, Dorong Mahasiswa Berkontribusi di Sektor Energi
DAUN Syariah Festival Perkuat Literasi dan Inklusi

Mahyeldi berharap DAUN Syariah Festival menjadi bagian dari Road to Festival Ekonomi Syariah (FESyar) 2026. Ia menilai kegiatan ini dapat memperluas literasi dan inklusi ekonomi syariah di masyarakat.

Selain itu, ia menegaskan Sumbar berpotensi menjadi rujukan nasional dalam pengembangan ekonomi syariah berbasis budaya dan inovasi digital.

Bank Indonesia: Ekonomi Syariah Jadi Motor Pertumbuhan

Kepala Perwakilan Bank Indonesia Sumbar, M. Abdul Majid Ikram, menyatakan ekonomi dan keuangan syariah kini menjadi motor pertumbuhan ekonomi nasional. Ia menilai sektor ini tumbuh inklusif dan berkelanjutan.

“Sumatera Barat memiliki modal budaya dan sosial yang sangat kuat untuk menjadi pusat pengembangan ekonomi syariah di Indonesia,” ujarnya.

Ia juga menyampaikan pertumbuhan ekonomi Sumbar tetap positif dengan capaian 5,02 persen. Penguatan ekosistem ekonomi syariah dinilai dapat mendorong pertumbuhan lebih tinggi.

Selain itu, Sumbar kembali masuk kandidat penilaian Anugerah Adinata Syariah tingkat nasional. Sebelumnya, Sumbar meraih peringkat kedua pada 2025.

Kegiatan ini turut dihadiri Direktur Eksekutif KDEKS Sumbar Prof. Ahmad Wira, Kepala BPJPH Sumbar Dr. Ikra Abdi, serta perwakilan perbankan syariah. Hadir pula akademisi, pelaku UMKM halal, dan komunitas juru sembelih halal Sumbar. (*/adpsb)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru