Pemko Payakumbuh Pertahankan Opini WTP 12 Kali Berturut-turut, Bukti Tata Kelola Keuangan Transparan

Penulis -

Jumat, 29 Mei 2026 - 19:11 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menerima LHP LKPD 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Jumat (29/5/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta menerima LHP LKPD 2025 di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Jumat (29/5/2026). (Foto: MC Payakumbuh)

Padang, Javanusa—Pemerintah Kota Payakumbuh kembali mempertahankan opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP) dari Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) RI atas Laporan Keuangan Pemerintah Daerah (LKPD) Tahun 2025. Raihan tersebut menjadi yang ke-12 kali secara berturut-turut.

Capaian itu memperkuat komitmen Pemko Payakumbuh dalam menjaga tata kelola keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan tepat sasaran.

Pengelolaan anggaran yang baik dinilai penting untuk memastikan manfaat pembangunan dirasakan langsung oleh masyarakat.

“Alhamdulillah, predikat WTP yang ke-12 berturut-turut ini menjadi bukti Pemko Payakumbuh fokus dan serius bekerja untuk membangun Kota Payakumbuh menjadi lebih baik,” kata Wali Kota Payakumbuh Zulmaeta di Kantor BPK RI Perwakilan Sumatera Barat, Padang, Jumat (29/5/2026).

Zulmaeta menerima langsung LHP tersebut bersama Sekretaris Daerah Rida Ananda, Asisten III Ifon Satria Chan, Kepala Badan Keuangan Daerah Andri Narwan, Inspektur Syahril, serta jajaran terkait lainnya.

WTP Perkuat Kepercayaan Publik

Zulmaeta menegaskan opini WTP bukan sekadar penghargaan administratif. Menurut dia, capaian tersebut menjadi bagian penting dalam memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap pengelolaan keuangan daerah.

Ia menilai tata kelola keuangan yang baik akan berdampak pada optimalisasi program pembangunan dan pelayanan publik di Kota Payakumbuh.

“Saya menyampaikan terima kasih kepada seluruh jajaran, mulai dari Sekda, asisten, hingga seluruh OPD yang telah bekerja keras menghasilkan LKPD yang berkualitas dan memenuhi standar akuntansi yang berlaku,” ujarnya.

Selain mengapresiasi jajaran internal pemerintah daerah, Zulmaeta juga menyampaikan terima kasih kepada tim auditor BPK RI. Selama proses audit interim, tim auditor aktif memberikan arahan dan masukan terhadap penyusunan laporan keuangan daerah.

Ia berharap capaian tersebut semakin memperkuat sinergi antara pemerintah daerah, DPRD, Forkopimda, dan masyarakat dalam mewujudkan tata kelola pemerintahan yang transparan dan akuntabel.

Baca Juga :  Tempuh Medan Berat, Tagana Payakumbuh Antarkan Bantuan ke Warga Terisolir di Subarang Aia Palembayan

“Kami berharap capaian ini semakin memperkuat kerja sama seluruh pihak dalam mewujudkan pengelolaan keuangan daerah yang transparan, akuntabel, dan berpihak kepada kepentingan masyarakat,” katanya.

Tindak Lanjut Rekomendasi Capai 83,47 Persen

Zulmaeta juga meminta seluruh organisasi perangkat daerah terus meningkatkan disiplin administrasi serta memperbaiki kualitas pengelolaan anggaran.

Langkah itu penting agar seluruh rekomendasi hasil pemeriksaan dapat ditindaklanjuti secara maksimal.

“Segala rekomendasi dan masukan yang konstruktif dalam meningkatkan kualitas pengelolaan keuangan negara di Kota Payakumbuh tentu sangat kami apresiasi,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala BPK RI Perwakilan Sumatera Barat Sudarminto Eko Putra mengatakan Kota Payakumbuh menjadi salah satu daerah yang konsisten menyerahkan LKPD tepat waktu setiap tahun.

“Payakumbuh termasuk yang cepat menyerahkan LKPD setiap tahunnya. Dengan sudah 12 kali meraih WTP, ini merupakan prestasi yang cukup bagus bagi Kota Payakumbuh,” katanya.

Selain mempertahankan opini WTP, Pemko Payakumbuh juga mencatat tindak lanjut rekomendasi hasil pemeriksaan sebesar 83,47 persen. Angka tersebut menjadi yang tertinggi ketiga di Sumatera Barat.

“Kami memberikan apresiasi kepada Pemko Payakumbuh karena telah menindaklanjuti rekomendasi dan perbaikan hingga mencapai 83,47 persen,” ujarnya.

Sudarminto turut mengingatkan pentingnya pengawasan internal serta kepatuhan administrasi di seluruh OPD agar kualitas tata kelola keuangan daerah tetap terjaga.

“Pimpinan daerah harus terus mengingatkan setiap OPD agar patuh terhadap administrasi keuangan, selalu mengacu pada aturan yang berlaku, dan disiplin dalam menggunakan anggaran,” pungkasnya. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:05 WIB

Alesha, Pesenam 6 Tahun Asal Payakumbuh Bersama Tsafani dan Adiba Raih Perunggu Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru