Hasil MotoGP Italia 2026: Marco Bezzecchi Finis Terdepan, Aprilia Berpesta di Kandang

Penulis -

Senin, 1 Juni 2026 - 10:41 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi meraih kemenangan pada MotoGP Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu. (Foto: Motogp.com)

Pembalap Aprilia Racing Marco Bezzecchi meraih kemenangan pada MotoGP Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu. (Foto: Motogp.com)

Mugello, Javanusa—Marco Bezzecchi meraih kemenangan pada MotoGP Italia 2026 yang berlangsung di Sirkuit Mugello, Minggu.

Pembalap Aprilia Racing itu finis terdepan di hadapan publik tuan rumah sekaligus membawa Aprilia mencatatkan hasil satu-dua bersama rekan setimnya, Jorge Martin.

Kemenangan tersebut menjadi salah satu pencapaian paling berkesan dalam karier Bezzecchi. Selain diraih di negara asalnya, hasil itu juga datang bersama tim pabrikan Italia di salah satu lintasan paling bergengsi dalam kalender MotoGP.

Bezzecchi Rebut Kembali Pimpinan Balapan

Balapan berlangsung ketat sejak lap pertama. Bezzecchi yang memulai lomba dari posisi terdepan sempat kehilangan pimpinan setelah Jorge Martin merebut posisi pertama saat memasuki tikungan pembuka.

Sementara itu, Raul Fernandez yang sebelumnya menjuarai Sprint Race mengalami awal balapan yang sulit. Pembalap Spanyol tersebut melebar di Tikungan 1 pada lap pertama sehingga posisinya merosot ke urutan ke-17.

Bezzecchi tidak membiarkan Martin memimpin terlalu lama. Pada lap awal, pembalap bernomor 72 itu kembali mengambil alih posisi terdepan setelah melancarkan manuver di Tikungan 4.

Persaingan semakin menarik ketika Francesco Bagnaia mulai menunjukkan kecepatannya. Juara Mugello tiga musim beruntun tersebut naik ke posisi ketiga pada lap pertama sebelum merebut posisi kedua dari Martin.

Tak lama berselang, Bagnaia mengambil alih pimpinan lomba setelah menyalip Bezzecchi di tikungan San Donato. Manuver itu langsung mendapat sambutan meriah dari puluhan ribu penonton yang memadati tribun Mugello.

Di belakang trio terdepan, pertarungan sengit terjadi dalam perebutan posisi empat besar. Marc Marquez menghadapi tekanan dari Pedro Acosta, sementara Fermin Aldeguer dan Ai Ogura terus menjaga jarak dengan kelompok depan.

Duel Sengit Warnai Perebutan Posisi Terdepan

Memasuki lap ketujuh, Bagnaia masih memimpin balapan. Namun, Bezzecchi terus menempel ketat di belakangnya. Jorge Martin juga tetap berada dalam jangkauan setelah menjaga selisih waktu kurang dari satu detik.

Baca Juga :  Turki Tersingkir dari Piala Dunia 2026 Usai Takluk 0-1 dari Paraguay

Duel menarik turut tersaji antara Marc Marquez dan Pedro Acosta. Pembalap KTM itu sempat menyalip Marquez di sektor Scarperia. Namun, para pembalap Ducati kembali merebut posisi saat memasuki zona pengereman Tikungan 1.

Ketatnya persaingan di kelompok kedua membuat mereka kehilangan waktu terhadap para pemimpin balapan. Situasi tersebut dimanfaatkan Fabio Di Giannantonio yang perlahan mendekati rombongan pemburu podium.

Memasuki pertengahan lomba, Jorge Martin mulai meningkatkan ritme balapannya. Selisih waktu dengan dua pembalap terdepan terus berkurang sehingga tekanan terhadap Bagnaia dan Bezzecchi semakin besar.

Momentum penting hadir ketika balapan menyisakan 10 lap. Bezzecchi berhasil menyalip Bagnaia di Tikungan 1 dan kembali memimpin perlombaan. Setelah merebut posisi pertama, ia langsung membangun jarak aman hingga hampir satu detik.

Kecepatan Bezzecchi juga membuka peluang bagi Martin untuk menyerang Bagnaia. Pada lap ke-16, pembalap Spanyol itu sukses merebut posisi kedua dan mulai mengejar rekan setimnya di depan.

Meski demikian, keunggulan yang telah dibangun Bezzecchi membuat Martin kesulitan memangkas selisih secara signifikan. Pembalap Italia tersebut tetap tampil konsisten hingga memasuki fase akhir balapan.

Bagnaia Menangi Duel Podium atas Ogura

Sementara itu, perebutan podium ketiga berlangsung semakin sengit. Performa Bagnaia mulai menurun sehingga Ai Ogura dan Pedro Acosta mampu mendekat.

Insiden sempat terjadi ketika Ogura dan Acosta bersenggolan saat berebut posisi. Keduanya tetap melanjutkan balapan, tetapi Acosta kehilangan waktu berharga akibat kontak tersebut.

Situasi itu dimanfaatkan Fabio Di Giannantonio yang berhasil melewati Acosta dan naik ke posisi lima besar.

Pada dua lap terakhir, perhatian penonton tertuju pada duel antara Bagnaia dan Ogura untuk memperebutkan podium ketiga. Pembalap Jepang itu terus memangkas jarak dan berhasil menyalip Bagnaia menjelang tikungan terakhir Bucine pada lap penutup.

Baca Juga :  Pemko Pariaman-Forkopimda Silaturahmi dengan Veteran

Namun, Bagnaia menunjukkan pengalamannya. Pembalap Ducati Lenovo Team tersebut melakukan manuver balasan saat keluar dari tikungan terakhir dan memenangkan duel drag race menuju garis finis.

Bagnaia akhirnya mengamankan posisi ketiga dengan keunggulan sangat tipis, yakni 0,034 detik atas Ogura.

Klasemen MotoGP 2026

Di depan, Bezzecchi melintasi garis finis tanpa gangguan berarti untuk memastikan kemenangan. Jorge Martin menyusul di posisi kedua sehingga Aprilia mencatatkan hasil finis satu-dua di kandang sendiri.

Ogura harus puas menempati posisi keempat setelah tampil impresif dari posisi start ke-13. Di Giannantonio menyelesaikan balapan di posisi kelima, diikuti Pedro Acosta di urutan keenam.

Marc Marquez yang kembali turun balap setelah menjalani operasi bahu kanan finis di posisi ketujuh. Hasil tersebut menjadi modal positif bagi juara dunia bertahan itu untuk menghadapi seri-seri berikutnya.

Raul Fernandez juga menunjukkan performa impresif dengan bangkit dari posisi ke-17 pada lap pertama dan finis di urutan kedelapan. Fermin Aldeguer menempati posisi kesembilan, sedangkan Diogo Moreira melengkapi 10 besar.

Brad Binder, Joan Mir, Luca Marini, Franco Morbidelli, dan Jack Miller turut mengamankan poin pada seri Italia.

Berkat kemenangan tersebut, Bezzecchi semakin kokoh di puncak klasemen sementara MotoGP 2026. Pembalap Aprilia Racing itu kini unggul 17 poin atas Jorge Martin menjelang seri berikutnya yang akan digelar di Hungaria. (*/red)

Berita Terkait

Raul Fernandez Pecahkan Rekor Lap Mandalika, Aprilia Kuasai Tiga Besar
Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain
Maigus Nasir Lepas 12 Atlet SOIna ke Pesonas II 2026, Berharap Bawa Pulang Medali
Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026
Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026
Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  
Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026
Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Berita Terkait

Sabtu, 10 Oktober 2026 - 11:00 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Dorong Sinergi Legislatif-Eksekutif untuk Cegah Korupsi

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:20 WIB

Evi Yandri Tinjau SLB Negeri 1 Padang, Siap Perjuangkan Kebutuhan Sekolah

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:09 WIB

Muhidi Ungkap 3 Kunci Kesuksesan Siswa: Dengarkan Guru, Perbanyak Literasi, dan Perkuat Karakter

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:10 WIB

Guru PPPK Sumbar Didorong Jadi Agen Perubahan, Muhidi Tekankan SDM Unggul

Minggu, 4 Oktober 2026 - 07:46 WIB

Gebyar Pajak Sumbar, Muhidi Dorong Warga Taat Bayar PKB untuk Perkuat Pembangunan

Sabtu, 3 Oktober 2026 - 15:39 WIB

Kasus Kekerasan Perempuan dan Anak di Solsel, Mario Syahjohan Minta UU TPKS Ditegakkan Solsel, Javanusa—Kasus kekerasan terhadap perempuan dan anak di wilayah hukum Polres Solok Selatan (Solsel) mendapat perhatian serius dari Anggota DPRD Sumatera Barat (Sumbar), Mario Syahjohan. Mario meminta seluruh pihak memperkuat pencegahan dan memastikan setiap laporan kekerasan mendapat penanganan sesuai ketentuan hukum. Menurutnya, dampak kekerasan tidak berhenti pada luka fisik, tetapi juga dapat memengaruhi kondisi psikologis dan masa depan korban. Sebagai putra daerah Solok Selatan, Mario menilai masyarakat perlu membangun lingkungan yang aman bagi perempuan dan anak. Ia juga mengingatkan agar kasus kekerasan tidak dianggap sebagai persoalan keluarga yang dapat diselesaikan begitu saja melalui perdamaian. “Kekerasan seksual merupakan tindak pidana serius. Karena itu, setiap kasus harus ditangani sesuai ketentuan hukum yang berlaku. Jangan sampai persoalan seperti ini dianggap sebagai persoalan biasa yang cukup diselesaikan dengan perdamaian semata,” tegas Mario, Jumat (2/10/2026). Mario Tekankan Penegakan UU TPKS Mario mengatakan aparat dan pihak terkait perlu menggunakan Undang-Undang Nomor 12 Tahun 2022 tentang Tindak Pidana Kekerasan Seksual atau UU TPKS sebagai dasar penanganan. Undang-undang tersebut mencakup berbagai bentuk kekerasan seksual. Di antaranya pelecehan seksual nonfisik dan fisik, pemaksaan kontrasepsi, pemaksaan sterilisasi, pemaksaan perkawinan, penyiksaan seksual, eksploitasi seksual, perbudakan seksual hingga kekerasan seksual berbasis elektronik. Namun, Mario menegaskan penanganan perkara tidak cukup hanya mengejar pertanggungjawaban pelaku. Negara dan seluruh pihak terkait juga harus memastikan korban memperoleh perlindungan dan pendampingan. “Yang harus kita pikirkan bukan hanya bagaimana menghukum pelaku, tetapi juga bagaimana memastikan korban mendapatkan perlindungan, pendampingan, pemulihan, serta kesempatan untuk kembali menjalani kehidupan secara layak tanpa stigma,” ujarnya. Perdamaian Jangan Mengorbankan Hak Korban Mario turut mengingatkan masyarakat agar tidak menjadikan perdamaian sebagai jalan pintas dalam perkara kekerasan seksual. Terlebih jika korban merupakan anak, proses penyelesaian harus tetap mempertimbangkan keselamatan dan hak korban. Ia menilai tekanan untuk menjaga nama baik keluarga tidak boleh mengorbankan kepentingan anak. Korban juga tidak seharusnya menanggung beban untuk menyelesaikan persoalan yang dilakukan oleh orang dewasa. “Jangan sampai demi menjaga nama baik keluarga atau alasan lainnya, hak dan keselamatan korban justru dikorbankan. Anak adalah pihak yang harus kita lindungi, bukan pihak yang harus dibebani untuk menyelesaikan persoalan orang dewasa,” katanya. Selain itu, Mario meminta masyarakat berhati-hati terhadap pemberian uang atau imbalan yang berkaitan dengan upaya memengaruhi proses penegakan hukum. Menurutnya, penyelesaian setiap perkara harus berjalan dalam koridor peraturan perundang-undangan. Langkah tersebut penting untuk memastikan hak korban tetap terlindungi dan proses hukum berjalan sebagaimana mestinya. Ancaman terhadap Anak Perlu Menjadi Evaluasi Mario juga menyoroti persoalan lain berupa ancaman pembunuhan dan tindakan penyerangan yang dilakukan orang dewasa hingga memasuki pekarangan rumah. Peristiwa tersebut menyasar anak dan pada akhirnya diselesaikan melalui jalan damai. Ia menilai kejadian seperti itu perlu menjadi bahan evaluasi bersama. Menurut Mario, lingkungan tempat anak tumbuh harus menghadirkan rasa aman, bukan ketakutan. “Ketika yang menjadi korban adalah anak, maka keselamatan dan masa depannya harus menjadi prioritas. Kita tidak ingin anak-anak tumbuh dalam ketakutan karena merasa lingkungan di sekitarnya tidak memberikan rasa aman,” ujarnya. Perlindungan Perempuan dan Anak Tanggung Jawab Bersama Mario yang telah dua periode menjadi Anggota DPRD Sumatera Barat menegaskan perlindungan perempuan dan anak tidak dapat dibebankan hanya kepada keluarga atau sekolah. Pemerintah, aparat penegak hukum, lembaga pendidikan, tokoh masyarakat, dunia usaha, keluarga dan masyarakat memiliki peran dalam menciptakan lingkungan yang aman. “Keamanan dan perlindungan anak adalah tanggung jawab kita bersama. Negara hadir untuk memberikan perlindungan, sementara masyarakat harus membangun lingkungan yang tidak memberikan ruang bagi kekerasan,” katanya. Karena itu, Mario mendorong Pemerintah Kabupaten Solok Selatan dan seluruh pemangku kepentingan memperkuat program pencegahan kekerasan. Edukasi masyarakat, pendampingan korban serta sistem pelaporan yang mudah diakses juga perlu diperkuat. Ia berharap sistem tersebut berjalan secara berkelanjutan. Dengan demikian, korban dan keluarga tidak merasa takut ketika hendak melaporkan kekerasan yang mereka alami. Dorong Solok Selatan Jadi Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak Mario berharap keberhasilan pembangunan Solok Selatan tidak hanya dilihat dari pertumbuhan ekonomi dan pembangunan infrastruktur. Kemampuan daerah menciptakan ruang hidup yang aman bagi perempuan dan anak juga harus menjadi indikator penting. “Mari kita jadikan Solok Selatan bukan hanya daerah yang maju pembangunannya, tetapi juga kabupaten yang ramah, aman dan memberikan rasa nyaman bagi perempuan dan anak. Tidak boleh ada toleransi terhadap kekerasan, dan tidak boleh ada anak yang merasa sendirian ketika menghadapi kekerasan,” pungkasnya. Menurut Mario, cita-cita menjadikan Solok Selatan sebagai Kabupaten Ramah Perempuan dan Anak membutuhkan komitmen lintas sektor. Penguatan keluarga, edukasi masyarakat, keberanian melapor, pendampingan korban dan penegakan hukum yang konsisten harus berjalan beriringan. “Melindungi perempuan dan anak bukan sekadar kewajiban hukum, tetapi juga investasi moral untuk memastikan generasi Solok Selatan tumbuh dalam lingkungan yang aman, bermartabat dan penuh kasih,” tutup Mario Syahjohan. (*)

Jumat, 2 Oktober 2026 - 19:04 WIB

Muhidi Dorong Sekolah Ramah Anak Perkuat Perlindungan dan Hak Pelajar

Jumat, 2 Oktober 2026 - 17:14 WIB

Ketua DPRD Sumbar Muhidi Bacakan Ikrar Hari Kesaktian Pancasila di HUT ke-81 Sumbar

Berita Terbaru