Dua Inovasi Pelajar Payakumbuh Lolos Final TTG Sumbar 2026, Usung Teknologi Pertanian dan Pangan

Penulis -

Jumat, 5 Juni 2026 - 18:19 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Dua inovasi pelajar Payakumbuh lolos final TTG Sumbar 2026. (Foto: MC Payakumbuh)

Dua inovasi pelajar Payakumbuh lolos final TTG Sumbar 2026. (Foto: MC Payakumbuh)

Payakumbuh, Javanusa—Kota Payakumbuh kembali meloloskan dua inovasi karya pelajar ke babak final Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna (TTG) Tingkat Provinsi Sumatera Barat 2026.

Capaian ini melanjutkan tradisi prestasi daerah tersebut yang dalam lima tahun terakhir konsisten meraih gelar juara tingkat provinsi dan pernah mewakili Sumbar pada Gelar Teknologi Tepat Guna Nasional 2024.

Dua inovasi yang berhasil menembus tahap penilaian tingkat provinsi setelah melalui proses seleksi pada Kamis (4/6/2026) yakni SAVIOR (Smart Agriculture Vision Observer and Responder) karya siswa SMA Islam Boarding School Raudhatul Jannah pada kategori Kompetisi Inovasi Teknologi Tepat Guna.

Sementara itu, INOCER (Intelligence Food Composition Checker and Recommendation) karya siswa SMP Islam Raudhatul Jannah masuk pada kategori Teknologi Tepat Guna.

Keberhasilan tersebut semakin memperkuat posisi Payakumbuh sebagai salah satu daerah dengan ekosistem inovasi pelajar yang berkembang di Sumbar.

Apresiasi DPMD Sumbar terhadap Inovasi Pelajar

Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa Provinsi Sumatera Barat, Yozarwardi Usama Putra, mengapresiasi capaian para pelajar Payakumbuh yang mampu menghadirkan inovasi berbasis teknologi untuk menjawab kebutuhan masyarakat.

“Payakumbuh keren. Rawat inovasi-inovasi ini serta anak-anak kita agar terus berpikir intelektual,” kata Yozarwardi saat penilaian di Payakumbuh, Kamis.

Menurutnya, kemunculan berbagai inovasi dari kalangan pelajar menunjukkan budaya riset, kreativitas, dan kemampuan memecahkan persoalan telah tumbuh dengan baik di daerah tersebut.

Ia menegaskan pembinaan berkelanjutan perlu terus dilakukan. Dengan demikian, inovasi yang lahir tidak hanya berprestasi dalam kompetisi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.

Seleksi Ketat dan Selaras dengan Asta Cita Presiden

Sementara itu, Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah (Bappeda) Kota Payakumbuh, Syafwal mengatakan pemerintah daerah melakukan penjaringan dan seleksi secara bertahap sebelum menetapkan inovasi yang diikutsertakan pada kompetisi tingkat provinsi.

Baca Juga :  Panen Raya Padi meluas, Stok Beras Nasional Capai 4 Juta Ton Lebih

“Dalam usulan inovasi ini kami melakukan penjaringan dan seleksi yang matang. Inovasi yang dipilih juga selaras dengan Asta Cita Presiden, khususnya dalam mendukung misi ketahanan pangan nasional,” ujarnya.

Syafwal menjelaskan SAVIOR dirancang untuk membantu pemantauan dan respons terhadap kondisi pertanian secara lebih efektif melalui pemanfaatan teknologi.

Di sisi lain, INOCER merupakan sistem cerdas yang mampu memeriksa komposisi pangan sekaligus memberikan rekomendasi bagi pengguna.

Menurutnya, kedua inovasi tersebut menunjukkan kemampuan generasi muda Payakumbuh dalam mengembangkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat serta tantangan pembangunan saat ini.

Dukungan untuk Keberlanjutan Inovasi Daerah

Koordinator Inovasi Kota Payakumbuh, Robby Hafanos, mengatakan tim penilai dari Pemerintah Provinsi Sumbar juga menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan inovasi yang berkembang di daerah.

“Kami berdialog langsung dengan Kepala DPMD Sumbar dan beliau menyampaikan dukungan terhadap keberlanjutan inovasi daerah, mulai dari fasilitasi hak kekayaan intelektual hingga promosi produk inovasi bagi pemenang kompetisi,” katanya.

Robby berharap capaian tersebut menjadi motivasi bagi generasi muda Payakumbuh untuk terus menghadirkan solusi atas berbagai persoalan di lingkungan sekitar melalui inovasi dan pemanfaatan teknologi.

“Mudah-mudahan capaian ini menjadi energi positif bagi generasi muda, baik milenial maupun Gen Z, agar lebih responsif terhadap persoalan di sekitarnya dan mampu menjadi problem solver melalui inovasi yang bermanfaat bagi masyarakat,” pungkasnya.

Keberhasilan meloloskan dua inovasi sekaligus ke babak final kompetisi tingkat provinsi memperpanjang catatan prestasi Payakumbuh sebagai salah satu daerah dengan ekosistem inovasi pelajar yang berkembang di Sumbar. (*/red)

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:13 WIB

Muhammad Fakhri Ramadan Raih Emas Lompat Tinggi Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 16:55 WIB

Debut Manis, Alfarel Radhiya Bawa Emas MMA Kota Padang di Porprov Sumbar 2026

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:59 WIB

Gulat Kota Padang Juara Umum Porprov XVI Sumbar, Raih 16 Medali Emas

Kamis, 8 Oktober 2026 - 08:06 WIB

Mikel Arteta Sepakat Perpanjang Kontrak di Arsenal

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:50 WIB

David Silva Comeback dari Pensiun, Gabung Klub Hong Kong Supreme Sha Tin

Kamis, 8 Oktober 2026 - 07:32 WIB

Usai Bertugas di FIFA ASEAN Cup 2026, Pedro Rodriguez Umumkan Pensiun

Kamis, 8 Oktober 2026 - 06:37 WIB

Stefano Cugurra Resmi Tangani Semen Padang FC, Targetkan Promosi ke Super League

Berita Terbaru