Long Boat Terbalik Dihantam Ombak di Perairan Mentawai, Satu Penumpang Masih Hilang

Penulis -

Selasa, 9 Juni 2026 - 13:05 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tim SAR melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di perairan Mentawai. (Foto: Tim SAR)

Tim SAR melakukan pencarian terhadap korban yang hilang di perairan Mentawai. (Foto: Tim SAR)

Padang, Javanusa—Satu penumpang dilaporkan hilang setelah sebuah long boat nelayan terbalik akibat dihantam ombak di kawasan Pintu Muara Sagalubeg, Perairan Sagulubbek, Kecamatan Siberut Barat Daya, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Senin (8/6/2026) sore.

Korban yang masih dalam pencarian diketahui bernama Jajanggi (48). Sementara itu, dua penumpang lainnya berhasil menyelamatkan diri dari kecelakaan laut tersebut.

Long Boat Terbalik Setelah Keluar dari Muara

Berdasarkan informasi yang dihimpun, long boat bermesin 40 PK itu berangkat dari Pantai Sagalubeg menuju lokasi penjemputan seorang warga yang sedang sakit. Setelah menjemput warga tersebut, kapal direncanakan melanjutkan perjalanan menuju Tuapejat.

Namun, sesaat setelah keluar dari muara, gelombang tinggi menerjang kapal yang mengangkut tiga orang tersebut hingga terbalik. Akibat kejadian itu, dua penumpang berhasil selamat, sedangkan satu orang lainnya hilang di laut.

Warga setempat segera melakukan pencarian awal menggunakan tiga unit long boat sebelum tim SAR tiba di lokasi kejadian.

Tim SAR Mentawai Bergerak ke Lokasi

Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 17.35 WIB dari kepala desa dan keluarga korban.

Setelah menerima laporan tersebut, Kantor SAR Mentawai langsung mengerahkan tim penyelamat menuju lokasi kejadian.

“Tim Rescue diberangkatkan pukul 17.50 WIB menggunakan RIB 02 menuju lokasi pencarian,” ujar Benteng.

Sebanyak enam personel SAR terlibat dalam operasi tersebut. Tim membawa berbagai perlengkapan pendukung, mulai dari alat navigasi, perangkat komunikasi, peralatan medis, perlengkapan evakuasi, telepon satelit, hingga perangkat Starlink untuk mendukung koordinasi selama operasi berlangsung.

Cuaca Buruk Hambat Operasi Pencarian

Meski bergerak cepat, tim menghadapi kendala cuaca saat melakukan pencarian pada malam hari. Hujan deras, angin dengan kecepatan sekitar 9 knot, serta gelombang laut mencapai dua meter menyulitkan proses pencarian di perairan barat Siberut.

Baca Juga :  Tekan Resiko Kecelakaan, KAI Sumbar Tutup Perlintasan Liar Duku–Lubuk Alung

Selain itu, jarak pandang yang terbatas pada malam hari membuat operasi pencarian tidak berjalan secara optimal.

Benteng menjelaskan, demi menjaga keselamatan personel, tim memutuskan untuk bersandar sementara di Dermaga Pei-Pei.

“Pada pukul 20.00 WIB tim mengarahkan haluan menuju Dermaga Pei-Pei karena kondisi cuaca dan gelombang yang cukup tinggi serta jarak pandang yang terbatas. Operasi SAR dihentikan sementara pada pukul 21.00 WIB dan dilanjutkan kembali pada Selasa pagi,” katanya.

Korban Masih Dicari

Hingga Selasa (9/6/2026) pagi, tim SAR bersama unsur terkait masih melanjutkan pencarian terhadap korban yang belum ditemukan.

Adapun identitas korban dalam kecelakaan laut tersebut yakni Danil (30) dan Hendrikus (34) yang berhasil selamat, serta Jajanggi (48) yang hingga kini masih dalam pencarian.

Tim SAR Mentawai menyatakan akan terus melakukan penyisiran di sekitar lokasi kejadian dengan mengerahkan sumber daya yang tersedia guna menemukan korban secepatnya. (*/red)

Berita Terkait

Polres Sijunjung Bongkar Pencurian Aki Tower Telekomunikasi, Dua Pria Dibekuk
Razia Tempat Hiburan Malam di Guguak, Satresnarkoba Polres Limapuluh Kota Tes Urine Pengunjung
Selama Porprov Sumbar 2026, PKL Dilarang Berjualan di Dalam Portal GOR H. Agus Salim
Truk CPO Terguling di Singuntur Mudo, Arus Padang–Painan Buka-Tutup
Kalapas Cibinong Wisnu Hani Putranto Dipecat sebagai ASN, Buntut Temuan Klaster Mewah
7 Kendaraan Tabrakan Beruntun di Panyalaian, Diduga Dipicu Rem Pikap Bermasalah
Gempa M 6,1 Sumba Barat Daya, 20 Rumah dan Sejumlah Fasilitas Rusak
Gempa Magnitudo 6,1 Guncang Sumba Barat Daya, Getaran Terasa hingga Manggarai Barat

Berita Terkait

Jumat, 9 Oktober 2026 - 21:49 WIB

Semen Padang FC Bidik 3 Poin atas Persikad, Teco Pantau Kondisi Pemain

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:30 WIB

Atlet Dayung Kota Padang Sabet Emas Nomor 1.000 Meter di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 19:14 WIB

Nofri Rinaldi Sumbang Emas, Payakumbuh Makin Dekat dengan Target Porprov Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 18:36 WIB

Tembus Final Porprov Sumbar 2026, Empat Petarung Wushu Payakumbuh Bidik Emas  

Jumat, 9 Oktober 2026 - 16:16 WIB

Anak Sasian PPS Sakato Semen Padang Raih 1 Emas dan 4 Perunggu di Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 15:21 WIB

Kabaddi Kota Padang Borong 8 Emas Porprov XVI Sumbar 2026

Jumat, 9 Oktober 2026 - 08:52 WIB

Futsal Porprov XVI Sumbar 2026 Masuk 8 Besar, Ini Jadwal dan Daftar Tim Lolos

Kamis, 8 Oktober 2026 - 17:20 WIB

Balap Motor Kota Padang Sabet 3 Emas di Porprov Sumbar 2026, Target Juara Umum Makin Terbuka

Berita Terbaru