Padang, Javanusa—Tim SAR gabungan menemukan korban yang hilang akibat kecelakaan long boat di perairan Muara Sagalubeg, Kabupaten Kepulauan Mentawai, Sumatera Barat, Selasa (9/6/2026).
Korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia setelah sehari sebelumnya terseret arus ketika kapal yang ditumpanginya terbalik akibat diterjang gelombang.
Kepala Kantor Pencarian dan Pertolongan Mentawai, Benteng Hilton Telaumbanua, mengatakan korban ditemukan sekitar pukul 09.30 WIB pada hari kedua operasi pencarian.
“Korban ditemukan mengapung di laut sekitar 0,83 nautical mile dari lokasi awal kejadian. Selanjutnya tim SAR gabungan melakukan evakuasi dan membawa jenazah ke Perkampungan Sagalubeg untuk diserahkan kepada keluarga,” ujarnya dalam keterangan resmi.
Penemuan tersebut sekaligus mengakhiri upaya pencarian yang dilakukan oleh tim SAR gabungan sejak laporan kehilangan korban diterima pada Senin (8/6/2026).
Long Boat Terbalik Dihantam Gelombang Tinggi
Insiden itu terjadi pada Senin (8/6/2026) sekitar pukul 12.00 WIB. Saat itu, sebuah long boat kayu bermesin 40 PK berangkat dari kawasan Pantai Sagalubeg menuju Tua Pejat untuk menjemput seorang warga yang membutuhkan evakuasi medis.
Namun, saat kapal baru keluar dari Muara Sagalubeg menuju lokasi tujuan, gelombang tinggi menghantam badan kapal. Kondisi cuaca yang kurang bersahabat dan posisi kapal yang berada di pintu muara membuat long boat kehilangan keseimbangan hingga akhirnya terbalik.
Tiga orang berada di atas kapal ketika kejadian berlangsung. Dua penumpang berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu orang lainnya terseret arus dan dinyatakan hilang.
SAR Gabungan Kerahkan Pencarian Intensif
Setelah menerima laporan kejadian, tim SAR gabungan langsung menggelar operasi pencarian di sekitar lokasi kecelakaan. Berbagai unsur terlibat dalam operasi tersebut, antara lain Basarnas Mentawai, TNI, Polri, masyarakat, serta nelayan setempat.
Tim melakukan penyisiran di area perairan sekitar lokasi kejadian menggunakan perahu dan pengamatan visual dari permukaan laut. Upaya pencarian terus berlangsung hingga hari kedua sebelum korban akhirnya ditemukan.
Imbauan Keselamatan bagi Masyarakat Pesisir
Benteng Hilton mengimbau masyarakat yang beraktivitas di laut agar selalu mengutamakan aspek keselamatan. Ia menegaskan pentingnya penggunaan alat pelindung diri dan perangkat komunikasi darurat saat melaut.
“Saya mengimbau masyarakat Kepulauan Mentawai untuk selalu menggunakan pelampung atau life jacket serta membawa perangkat darurat seperti PLB, EPIRB, atau radio marabahaya saat beraktivitas di laut,” katanya. (*/red)






