Padang, Javanusa—Wali Kota Padang Fadly Amran memimpin Apel Siaga Sensus Ekonomi (SE) 2026 yang digelar Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Padang di Lapangan Upacara Balai Kota Padang, Aie Pacah, Rabu (17/6/2026).
Apel siaga tersebut dihadiri Kapolresta Padang Kombes Pol Apri Wibowo, Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Didi Aryadi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan, pimpinan organisasi perangkat daerah (OPD), camat se-Kota Padang, serta tim petugas sensus dari 11 kecamatan.
Data Akurat Jadi Dasar Perencanaan Pembangunan
Dalam amanatnya, Fadly Amran menegaskan bahwa data yang akurat menjadi fondasi utama dalam penyusunan kebijakan dan perencanaan pembangunan.
Menurutnya, keberhasilan pembangunan tidak hanya ditentukan oleh pelaksanaan program. Tetapi juga oleh kualitas perencanaan yang ditopang data yang valid dan dapat dipercaya.
“Saya selalu meyakini 50 persen keberhasilan ditentukan oleh perencanaan, dan 50 persen lainnya oleh aksi. Dalam perencanaan, komponen terbesar adalah data. Karena itu, SE 2026 ini memiliki peran yang sangat penting untuk menghadirkan data ekonomi masyarakat yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan,” ujar Fadly Amran.
Ia menjelaskan, hasil sensus akan menjadi rujukan bagi pemerintah pusat maupun daerah dalam merumuskan berbagai kebijakan ekonomi.
Data tersebut akan mendukung penyusunan stimulus ekonomi, perizinan usaha, pengembangan usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM), hingga berbagai program pemberdayaan masyarakat.
Selain itu, Fadly Amran mengingatkan pentingnya peran petugas sensus sebagai garda terdepan dalam proses pengumpulan data.
Karena itu, ia meminta seluruh petugas memahami metode pendataan dengan baik, bekerja secara teliti, serta menjalankan setiap tahapan pendataan secara maksimal.
“Kami mengapresiasi seluruh petugas sensus yang telah bersedia mengabdikan waktu, tenaga, dan pikirannya demi mensukseskan pelaksanaan SE 2026. Kami berharap SE ini menghasilkan data yang berkualitas sehingga mampu mendukung pembangunan ekonomi Kota Padang,” katanya.
BPS Kerahkan 608 Petugas Sensus
Kepala BPS Kota Padang Dessi Febriyanti menyampaikan bahwa pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 berlangsung mulai 15 Juni hingga 31 Agustus 2026.
Untuk mendukung kegiatan tersebut, BPS Kota Padang mengerahkan 608 petugas mitra sensus yang didukung 42 personel BPS Kota Padang.
Dessi menjelaskan, petugas akan mengumpulkan berbagai informasi terkait kegiatan usaha di Kota Padang.
Data yang dihimpun meliputi jenis usaha, produksi atau output usaha, omzet, jumlah tenaga kerja, serta berbagai karakteristik usaha lainnya.
Selain itu, petugas juga mendata kegiatan ekonomi usaha rumahan, termasuk usaha yang memanfaatkan platform digital.
BPS Ajak Masyarakat Berikan Data Secara Jujur
Dalam kesempatan yang sama, Dessi mengajak masyarakat untuk mendukung pelaksanaan sensus dengan menerima kedatangan petugas serta memberikan informasi yang benar.
Menurutnya, BPS mengusung slogan “TIR”, yaitu Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia.
“Kami memiliki slogan TIR, yaitu Terima petugas, Isi atau jawab pertanyaan dengan benar dan jujur, serta Rahasia. Kami menghimbau masyarakat untuk menerima kedatangan petugas sensus dan memberikan informasi yang dibutuhkan secara jujur,” ujar Dessi. (*/red)






