Pasar Raya Padang Fase VII Kian Bergeliat, Tahun Ajaran Baru Dongkrak Ekonomi Pedagang

Penulis -

Rabu, 17 Juni 2026 - 23:32 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pedagang menunjukkan koleksi pakaian yang dijual di Pasar Raya Padang Fase VII. (Foto: Diskominfo Padang)

Pedagang menunjukkan koleksi pakaian yang dijual di Pasar Raya Padang Fase VII. (Foto: Diskominfo Padang)

Padang, Javanusa—Menjelang tahun ajaran baru, aktivitas perdagangan di Pasar Raya Padang Fase VII semakin ramai.

Masyarakat mulai memadati kawasan tersebut untuk membeli seragam, tas, sepatu, alat tulis, hingga berbagai kebutuhan sekolah lainnya.

Peningkatan kunjungan itu memberi dampak langsung terhadap perputaran ekonomi pedagang. Kondisi tersebut sekaligus menjadi indikator meningkatnya aktivitas ekonomi masyarakat di salah satu pusat perdagangan utama Kota Padang.

Tahun Ajaran Baru Jadi Penggerak Ekonomi Pasar

Kepala Dinas Perdagangan Kota Padang, Fizlan Setiawan, menilai momentum masuk sekolah menjadi kesempatan besar bagi pelaku usaha untuk meningkatkan penjualan.

Menurutnya, Pasar Raya Padang Fase VII kini menawarkan pilihan produk yang semakin lengkap sehingga mampu memenuhi berbagai kebutuhan pendidikan anak dalam satu lokasi.

“Momentum masuk tahun ajaran baru tentu menjadi peluang bagi pelaku usaha kita, khususnya pedagang di Pasar Raya Fase VII. Di sini bukan hanya tersedia pakaian atau alat tulis, tetapi juga sepatu, tas, dan berbagai perlengkapan sekolah lainnya yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Fizlan Setiawan.

Kelengkapan produk tersebut membuat kawasan pasar ini menjadi salah satu tujuan utama warga saat mempersiapkan kebutuhan sekolah.

Di saat yang sama, meningkatnya transaksi diharapkan mampu memperkuat pemulihan sektor perdagangan lokal.

Pemko Gandeng Perbankan dan Transportasi Digital

Untuk memaksimalkan peluang ekonomi tersebut, Pemerintah Kota Padang terus membangun kolaborasi dengan sejumlah mitra strategis.

Salah satu upaya yang sedang dilakukan adalah menjalin kerja sama dengan sektor perbankan dan layanan transportasi digital guna mendorong aktivitas ekonomi sekaligus meningkatkan daya beli masyarakat.

“Saat ini kami berupaya menjalin kerja sama dengan berbagai pihak, terutama dengan Grab dan Bank Nagari, untuk menggaet sektor perekonomian sekaligus mendorong peningkatan daya beli masyarakat,” kata Fizlan.

Baca Juga :  Data Jadi Kunci, Padang Targetkan Ekonomi Tumbuh 7,09 Persen di 2029

Langkah tersebut dapat memperluas akses masyarakat ke pusat perdagangan sekaligus memberikan dukungan bagi pelaku usaha yang beroperasi di kawasan pasar.

Siapkan Operasi Pasar Jaga Stabilitas Harga

Di tengah meningkatnya aktivitas perdagangan, Pemerintah Kota Padang juga mengantisipasi potensi kenaikan harga kebutuhan pokok.

Pemko akan menggelar operasi pasar secara berkala untuk menjaga harga sejumlah komoditas penting tetap terjangkau, seperti beras, minyak goreng, dan cabai.

Kebijakan ini dinilai penting agar pertumbuhan transaksi perdagangan tidak dibarengi tekanan inflasi yang dapat mengurangi kemampuan belanja masyarakat.

Rp40 Miliar untuk Revitalisasi Pasar

Selain menjaga iklim perdagangan, pemerintah juga menyiapkan peningkatan kualitas infrastruktur pasar.

Pemko Padang telah mengalokasikan sekitar Rp40 miliar untuk perbaikan sarana dan prasarana umum dalam program revitalisasi Pasar Raya Padang. Pelaksanaan pekerjaan tersebut akan ditangani oleh Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kota Padang.

Program revitalisasi diharapkan mampu menciptakan lingkungan pasar yang lebih nyaman, tertata, dan kompetitif sebagai pusat ekonomi modern.

Untuk memperkuat daya tarik kawasan, pemerintah juga merencanakan pembangunan fasilitas air mancur yang dijadwalkan berlangsung mulai 23 Juni hingga 31 Desember 2026.

Keberadaan fasilitas baru itu diharapkan dapat mempercantik kawasan pasar sekaligus meningkatkan kenyamanan pengunjung saat berbelanja.

Melalui penguatan aktivitas perdagangan, pengendalian harga, dan pembenahan infrastruktur, Pemerintah Kota Padang menargetkan Pasar Raya Padang semakin berkembang sebagai pusat ekonomi rakyat yang modern, dinamis, dan berkelanjutan. (*/red)

Berita Terkait

Satgas Payakumbuh Temukan Indikasi Pengisian BBM Berulang, SPBU Diminta Perketat Pengawasan
Empat Pasar di Pariaman Dapat Tambahan Anggaran Rehabilitasi Rp4,1 Miliar
Gebyar Pajak 2026, Mahyeldi Dorong Warga Sumbar Makin Taat Bayar Pajak
Rp115 Miliar Disiapkan untuk Pulihkan 38.000 UMKM Terdampak Bencana di Sumbar
SPKLU Center Pertama di Sumbar Diresmikan, Langkah Baru Menuju Green Province  
FIFA ASEAN CUP 2026 Jadi Berkah UMKM, Sehari Bisa Raup Omzet hingga Rp 1 Juta Sehari
Pertamina Cek Kualitas Pertalite di Padang, Sampel Diuji hingga Laboratorium Lemigas
Resmikan Al Harris Umrah, Fadly Amran Dorong Penguatan Ekonomi Haji dan Umrah

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 13:57 WIB

Berbagi Pengalaman di Unand, Fadly Amran Ajak Mahasiswa Jadi Pemimpin Berintegritas dan Peduli Sesama

Senin, 14 September 2026 - 20:33 WIB

Dies Natalis ke-70 Unand, Mahyeldi Minta Riset Tak Berhenti di Publikasi

Selasa, 18 Agustus 2026 - 14:24 WIB

Buka PKKMB PNP 2026, Fadly Amran Dorong Mahasiswa Aktif Berorganisasi dan Kejar Prestasi

Senin, 2 Maret 2026 - 08:06 WIB

Cegah Sejak Dini, FK Unbrah Edukasi Mahasiswa Baru tentang Bahaya Infeksi Menular Seksual

Jumat, 15 November 2024 - 07:02 WIB

Dosen PA Unbrah dan RSUD dr. Rasidin Padang Gelar Deteksi Dini Kanker Serviks Gratis

Senin, 4 November 2024 - 15:15 WIB

FK Unbrah Edukasi Masyarakat Padang Pariaman tentang Diabetes Melitus

Berita Terbaru