Javanusa.com—Turki dan Paraguay menghadapi pertandingan penentu saat bertemu pada lanjutan Grup D Piala Dunia FIFA 2026 di San Francisco Bay Area Stadium, Sabtu (20/6/2026) pukul 10.00 WIB.
Setelah sama-sama tumbang pada laga perdana, kedua tim kini membutuhkan kemenangan untuk menjaga peluang lolos ke Babak 32 Besar.
Kondisi tersebut membuat duel Turki vs Paraguay menjadi salah satu laga paling krusial di Grup D.
Tambahan tiga poin akan membuka kembali jalan menuju fase gugur, sedangkan kekalahan berpotensi memperberat langkah salah satu tim di turnamen ini.
Turki dan Paraguay Sama-sama Tertekan
Paraguay datang dengan modal kurang meyakinkan setelah takluk dari tuan rumah Amerika Serikat di Los Angeles Stadium.
Tim asal Amerika Selatan itu kesulitan meredam permainan agresif lawan dan akhirnya gagal mengamankan poin.
Di sisi lain, Turki juga belum mampu menunjukkan performa terbaiknya. Skuad besutan Vincenzo Montella harus mengakui keunggulan Australia yang tampil efektif sepanjang pertandingan.
Penampilan gemilang Nestory Irankunda menjadi pembeda bagi Australia. Selain itu, kiper Patrick Beach beberapa kali menggagalkan peluang emas Turki sehingga mereka gagal mencetak gol.
Hasil tersebut membuat kedua tim berada dalam situasi yang sama. Mereka harus segera bangkit jika ingin tetap bersaing memperebutkan tiket ke fase berikutnya.
Montella Minta Suporter Tetap Mendukung Tim
Menjelang laga penting ini, pelatih Turki Vincenzo Montella meminta publik dan pendukung tetap memberikan kepercayaan kepada para pemain.
Menurutnya, skuad Turki memahami ekspektasi besar yang dibebankan kepada mereka. Namun, para pemain juga membutuhkan dukungan saat menghadapi masa sulit.
“Kami memiliki mimpi besar dan tanggung jawab besar kepada para penggemar serta masyarakat. Para pemain mengetahui hal itu dan telah menunjukkannya selama tiga tahun terakhir sejak saya berada di sini,” ujar Montella.
Pelatih asal Italia tersebut mengakui suasana tim sempat menurun setelah kekalahan dari Australia. Meski demikian, ia melihat para pemain tetap menunjukkan tekad kuat untuk bangkit.
“Saya ingin para pemain mendapatkan dukungan ketika mereka membutuhkannya, bukan hanya saat menang. Mereka bukan robot, mereka manusia. Saya yakin jika mereka tampil lebih rileks dan tenang, mereka akan menunjukkan performa terbaik,” tambahnya.
Paraguay Berupaya Jaga Asa Lolos
Sementara itu, Paraguay juga datang dengan motivasi tinggi. Kekalahan dari Amerika Serikat membuat mereka tidak memiliki banyak ruang untuk kembali kehilangan poin.
Tim berjuluk La Albirroja dikenal mengandalkan disiplin permainan dan kekuatan duel fisik. Karakter tersebut diperkirakan kembali menjadi senjata utama saat menghadapi Turki.
Paraguay diyakini akan berusaha memaksimalkan setiap peluang yang tercipta demi meraih kemenangan pertama mereka di Piala Dunia 2026.
Tiga Poin Jadi Target Utama
Tekanan besar yang mengiringi kedua tim diprediksi membuat pertandingan berlangsung sengit sejak menit awal. Baik Turki maupun Paraguay diperkirakan akan menurunkan komposisi terbaik untuk mengamankan hasil maksimal.
Bagi Turki, kemenangan menjadi kesempatan untuk menjawab keraguan yang muncul setelah kekalahan pada laga pembuka. Sebaliknya, Paraguay membutuhkan hasil positif agar peluang lolos tetap terbuka.
Dengan situasi klasemen yang belum menguntungkan, duel di San Francisco Bay Area Stadium diperkirakan berlangsung menarik dan penuh tensi.
Pertandingan ini bukan sekadar perebutan tiga poin, tetapi juga pertarungan mempertahankan mimpi di Piala Dunia FIFA 2026. (*/red)






