Dorong Perbaikan Layanan Administrasi Kependudukan, Dinas Dukcapil Pessel Gelar Forum Diskusi Publik

Penulis -

Selasa, 23 Juni 2026 - 16:37 WIB

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kepala Dinas Dukcapil Pessel, Beriskhan saat menyampaikan paparan. (Foto: Dok. Niks)

Kepala Dinas Dukcapil Pessel, Beriskhan saat menyampaikan paparan. (Foto: Dok. Niks)

Pessel, Javanusa—Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Dukcapil) Kabupaten Pesisir Selatan (Pessel) menggelar Forum Diskusi Publik di ruang rapat Sekretaris Daerah Kantor Bupati, Selasa (23/6).

Kegiatan ini bertujuan menghimpun masukan dari berbagai pihak guna meningkatkan kualitas pelayanan publik, khususnya di bidang administrasi kependudukan.

Kegiatan yang dibuka oleh Kepala Dinas Dukcapil Pessel, Beriskah tersebut dihadiri Sekretaris Dinas Dukcapil Yef Indra, Kepala Statistik Pessel, Hendro Seprita Deza, Sekretaris Dinas Perikanan dan Pangan, Yusma Joyo, Direktur Rumah Sakit Permata Hati Muslim, perwakilan BKM Sago, biro travel dan umroh, serta sejumlah instansi terkait lainnya.

Dalam kesempatan itu, Beriskan menegaskan forum diskusi publik merupakan amanat dari regulasi, Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2009 tentang Pelayanan Publik, Peraturan Pemerintah Nomor 96 Tahun 2021, serta Peraturan Menteri PAN-RB Nomor 17 Tahun 2017 tentang Pedoman Penyelenggaraan Forum Konsultasi Publik.

“Forum ini menjadi ruang strategis untuk menyerap aspirasi masyarakat dan pemangku kepentingan. Tujuannya agar kebijakan yang diambil benar-benar sesuai kebutuhan masyarakat serta mampu meningkatkan kualitas layanan administrasi kependudukan,” ujarnya.

Ia menjelaskan melalui forum itu, pemerintah daerah dapat menyatukan pemahaman dengan masyarakat dan pihak eksternal terkait berbagai persoalan administrasi kependudukan yang masih belum optimal.

“Masukan dari publik sangat penting, baik dalam penyusunan kebijakan baru maupun perbaikan kebijakan yang sudah ada. Selain itu, forum ini juga berfungsi sebagai sarana edukasi agar masyarakat memahami hak dan kewajibannya dalam layanan administrasi kependudukan,” jelasnya.

Menurut Beriskhan, penyelenggara layanan akan memperoleh berbagai manfaat, di antaranya mendapatkan bahan evaluasi kebijakan, meningkatkan efektivitas pelayanan, serta mendorong partisipasi masyarakat dalam pengawasan.

“Partisipasi publik tidak hanya sebatas menerima layanan, tetapi juga ikut mengawasi dan memberikan masukan terhadap pelaksanaan pelayanan. Ini penting untuk memastikan pelayanan berjalan transparan, akuntabel, dan tepat sasaran,” ungkapnya.

Baca Juga :  Sekretariat DPRD Sumbar Perkuat Disiplin ASN Lewat Apel Pagi, Maifrizon Tekankan Koordinasi dan Pelayanan Publik  

Sementara itu, dari sisi masyarakat, forum ini memberikan ruang partisipasi yang dijamin Undang-undang, sekaligus meningkatkan pemahaman terhadap kebijakan yang diterapkan pemerintah.

“Dengan adanya forum ini, diharapkan terjadi keselarasan antara harapan masyarakat dengan kemampuan pemerintah dalam memberikan layanan, sehingga dapat meminimalisir dampak kebijakan yang merugikan publik,” katanya lagi.

Dalam sesi diskusi, salah seorang peserta menyoroti masih adanya data penerima bantuan sosial (bansos) lansia yang tidak akurat, di mana sejumlah penerima yang telah meninggal dunia lebih dari dua tahun masih tercatat sebagai penerima bantuan.

Menanggapi hal tersebut, Beriskhan menegaskan permasalahan tersebut terjadi karena belum dilaporkannya peristiwa kematian oleh pihak keluarga atau ahli waris kepada Dukcapil.

“Kami mengimbau masyarakat untuk segera melaporkan setiap peristiwa penting, seperti kelahiran maupun kematian, agar data kependudukan selalu akurat dan mutakhir. Akta kematian sangat penting sebagai dasar pembaruan data,” tegasnya.

Ia juga menyampaikan ke depan pihaknya akan meningkatkan koordinasi dengan pemerintah nagari melalui petugas di lapangan guna memastikan pelaporan administrasi kependudukan berjalan lebih optimal.

Selain itu, untuk memastikan penyaluran bansos tepat sasaran, ia mendorong penerapan teknologi verifikasi identitas berbasis biometrik, seperti pemindaian wajah (face recognition) atau sidik jari (fingerprint).

“Pemanfaatan teknologi ini akan membantu memastikan bahwa bantuan benar-benar diterima oleh yang berhak, sekaligus mencegah terjadinya penyimpangan data,” ujarnya.

Melalui forum ini, Dukcapil Pessel berharap tercipta sistem pelayanan administrasi kependudukan yang semakin baik, akurat, dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat.

“Harapan kami ke depan, kualitas layanan semakin meningkat, data kependudukan semakin valid, serta kepercayaan masyarakat terhadap pelayanan publik juga semakin tinggi,” harapnya.

Peserta forum tersebut dihadiri oleh berbagai unsur, seperti organisasi perangkat daerah (OPD), pihak BPJS, perwakilan rumah sakit, akademisi, statistik, pengadilan agama, jurnalis, lembaga pengguna layanan, serta pelaku usaha, termasuk biro travel, yang turut memberikan masukan demi perbaikan pelayanan publik di Kabupaten Pesisir Selatan. (yoniks)

Baca Juga :  Pengelolaan SP4N LAPOR Kota Padang Terbaik di Sumbar

Berita Terkait

Maju ke Tingkat Nasional, Kelurahan Sawah Padang Aua Kuniang Pamerkan Segudang Inovasi Pelayanan dan Ekonomi
BMKG Maritim Teluk Bayur Peringatkan Potensi Banjir Rob di Pesisir Sumbar 9–12 Oktober
Perkuat Ketahanan Pangan, Pemko Padang Dorong Budidaya Ikan RAS dan Mina Padi
Pemko Padang Perkuat Smart Surau, 400 Guru TQA/MDTW Ikuti Pembekalan
Padang Mulai Uji Teknologi AI untuk Petakan Kerusakan Infrastruktur Pascabencana
Kabut Asap Selimuti Padang, BPBD Minta Warga Tingkatkan Kewaspadaan
Penumpang KA Lembah Anai Terlibat Perselisihan, KAI Ingatkan Etika di Kereta
Kafilah Bungus Teluk Kabung Siap Hadapi MTQN ke-42 Kota Padang, Persiapan Capai 85 Persen

Berita Terkait

Kamis, 8 Oktober 2026 - 15:29 WIB

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Oktober 2026 - 14:47 WIB

Gavendri Rilis Album Kedua Sympathy/Empathy, Rekam Pergulatan Hidup sebagai Orang Dewasa

Rabu, 7 Oktober 2026 - 21:16 WIB

Tak Harus Menang untuk Bahagia, Lafa Pratomo dan Ari Lesmana Hadirkan Juara Dua

Rabu, 7 Oktober 2026 - 11:22 WIB

Sinopsis Film Uniform: Cinta di Balik Seragam, Kisah Perwira Muda Bongkar Kematian Kekasih

Selasa, 6 Oktober 2026 - 12:06 WIB

Kaisa dan Nada Swara Gembira Rilis Selamat Ulang Tahun, Lagu Ceria untuk Momen Spesial

Senin, 5 Oktober 2026 - 21:17 WIB

Lindee Cremona Raih Indomusik Awards 2026 lewat Lagu Kucing – di Tempat Biasa

Senin, 5 Oktober 2026 - 20:09 WIB

Float Rilis EP Constant Changes, Bawa Semangat Pulih lewat Yang Kembali Pulih

Senin, 5 Oktober 2026 - 18:05 WIB

Film Laut Bercerita Tayang 29 Oktober 2026, Kisah Mahasiswa Hilang di Tengah Ketegangan Yogyakarta

Berita Terbaru

Ifan resmi mundur dari GOVINDA setelah 18 tahun bersama. (Foto: IG @ade_govinda)

Hiburan

Setelah 18 Tahun, Ifan Resmi Mundur dari GOVINDA

Kamis, 8 Okt 2026 - 15:29 WIB